BPN: Prabowo Menang pun Kami Ungkap Kecurangan Pemilu

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 27 April 2019 | 19:53 WIB
BPN: Prabowo Menang pun Kami Ungkap Kecurangan Pemilu
Wasekjen Gerindra Andre Rosiade. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin melihat sebuah paradoks ketika Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengklaim kemenangan namun terus meneriakkan kecurangan dalam pemilu.

Mendengar hal tersebut, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menerangkan bukan soal menang atau kalah namun menyelamatkan sistem demokrasi dari kejahatan.

Juru bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Andre Rosiade menjelaskan bahwa bukan soal menang atau kalah yang harus dibicarakan. Menurutnya, kecurangan yang terjadi dalam pemilu lah yang harus segera diungkap.

"Ini bukan soal menang atau kalah, tapi kecurangan itu adalah perbuatan yang merusak demokrasi dari pemilu kita harus diungkap, harus diproses agar ke depan pemilu kita menjadi sehat," kata Andre kepada Suara.com, Sabtu (27/4/2019).

Andre kemudian mengungkapkan bahwa sekalipun Prabowo - Sandiaga menang Pilpres 2019, pihaknya pun tetap akan terus menyuarakan adanya kecurangan yang terjadi di pemilu tahun ini. Bahkan, BPN Prabowo - Sandiaga tengah mendorong untuk dibentuk Tim Pencari Fakta (TPF) guna mengungkap segala kecurangan.

"Kami menang pun kami akan ungkap kecurangan itu apalagi kalau ada indikasi, indikasi oknum-oknum aparat, institusi negara yang bermain kan itu harus diungkap dan itulah kita dorong tim pencari fakta agar diungkap segala hal itu," ujarnya.

Tanpa menuduh pihak siapapun, Andre mengibaratkan dalam satu istilah. Apabila yang berbuat curang itu dianggap sebagai maling, maka orang yang kemalingan akan terus berteriak.

"Jadi gini, ini rakyat perlu tahu, curang itu sama dengan maling. Curang itu maling, maling biasanya diam. Orang kemalingan biasanya teriak. silahkan masyarakat nilai sendiri. Saya tidak menuduh siapapun, biar publik yang menilai," pungkasnya.

Untuk diketahui, Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi - Maruf Amin, Usman Kansong mengaku heran dengan klaim kemenangan yang disampaikan Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Menurutnya, ada klaim kemenangan itu terasa aneh, karena Prabowo dan tim BPN menyebut Pemilu 2019 terdapat banyak kecurangan.

"Kita tahu bahwa diawal saat baru saja selesai pencoblosan, 02 menyatakan menang dengan 62 persen, anehnya, uniknya, lucunya bersamaan dengan itu menyatakan pemilu curang. Inikan paradoks," ujar Usman di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kalah di Banten, Ketua PWNU ke Ma'ruf: Kami Malu, Mungkin Abah Kurang Puas

Kalah di Banten, Ketua PWNU ke Ma'ruf: Kami Malu, Mungkin Abah Kurang Puas

Banten | Sabtu, 27 April 2019 | 19:30 WIB

Keok di Tanah Kelahiran, Ma'ruf: Bukan Kalah tapi Belum Menang

Keok di Tanah Kelahiran, Ma'ruf: Bukan Kalah tapi Belum Menang

News | Sabtu, 27 April 2019 | 19:16 WIB

BPN: Tim Pencari Fakta Bukan Untuk Delegitimasi KPU dan Bawaslu

BPN: Tim Pencari Fakta Bukan Untuk Delegitimasi KPU dan Bawaslu

News | Sabtu, 27 April 2019 | 18:00 WIB

Setuju Usulan Perludem, Gerindra: Sentra Gakkumdu Harus Dibubarkan!

Setuju Usulan Perludem, Gerindra: Sentra Gakkumdu Harus Dibubarkan!

News | Sabtu, 27 April 2019 | 16:56 WIB

Diklaim Bisa Bicara dengan Semut dan Ular, Andre Cerita Prabowo dan Ular

Diklaim Bisa Bicara dengan Semut dan Ular, Andre Cerita Prabowo dan Ular

News | Jum'at, 26 April 2019 | 20:51 WIB

Terkini

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB