TKN Tanya Alasan Prabowo Dipanggil Presiden, Ini Jawaban BPN

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Selasa, 30 April 2019 | 10:01 WIB
TKN Tanya Alasan Prabowo Dipanggil Presiden, Ini Jawaban BPN
[Facebook]

Suara.com - Rekaman video 'siap presiden' yang dilakukan Tim Kampanye Nasional Joko Widodo alias Jokowi dan Maruf Amin berbuntut panjang. Ada pihak yang merasa video itu melecehkan.

Ya, Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno merasa video tersebut merupakan bentuk penghinaan terhadap purnawirawan TNI.

Seperti diketahui, beberapa waktu silam, para purnawirawan tersebut mengular dan melakukan salam 'siap presiden' di depan Prabowo Subianto di Rumah Kertanegara.

Video 'siap presiden' yang dilakukan TKN Jokowi - Maruf dinilai memparodikan adegan tersebut.

Tudingan penghinaan tersebut ditegaskan kembali oleh juru bicara Andre Rosiade dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam TV One yang ditayangkan pada Senin (29/4/2019).

"Yang diparodikan oleh Arya Sinulingga dan kawan-kawan TKN ini adalah purnawirawan, para pejuang. Yang dihina, yang diparodikan dan dilecehkan teman-teman TKN ini adalah purnawirawan TNI," ujar Andre Rosiade.

Arya Sinulingga, yang hadir mewakili TKN, malah mempertanyakan sebutan 'presiden' dari purnawirawan untuk Prabowo Subianto yang notabene tidak menjabat sebagai presiden. Dia menuding sebutan itu adalah pelecehan.

"Itu pelecehan nggak bos? Kan Pak Prabowo bukan presiden?" ujar Arya Sinulingga.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Andre Rosiade mengatakan bahwa panggilan untuk Prabowo Subianto di internal BPN adalah 'presiden'.

"Kalau panggilan Pak Prabowo di internal kami adalah presiden dan purnawirawan itu hormat dengan sepenuh hati, lalu Pak Prabowo membalas hormat dengan sepenuh hati," ujar Andre Rosiade.

Arya Sinulingga kembali menegaskan pernyataannya terkait sebutan presiden untuk Prabowo Subianto.

"Purnawirawan itu melakukan pelecehan terhadap Pak Prabowo. Pak Prabowo bukan presiden dan nggak ada yang tahu itu purnawirawan. Kan katanya (sebutan presiden untuk Prabowo--RED) internal mereka. Itu pelecehan karena Pak Prabowo bukan presiden," ujar Arya Sinulingga.

Menurut Arya Sinulingga, Prabowo Subianto seharusnya menolak para purnawirawan TNI itu untuk menyebut Prabowo sebagai presiden. Sebab, imbuhnya, Prabowo bukan presiden.

"Beliau (Prabowo (RED) bukan presiden. Itu justru pelecehan terhadap beliau (Prabowo--RED) sendiri dan pelecehan terhadap jabatan presiden. Kasihan Pak Prabowo dan kasihan purnawirawannya yang seolah terilusi, bertemu Prabowo seolah dia presiden. Padahal bukan," kata Arya Sinulingga.

Andre Rosiade kembali menegaskan bahwa 'presiden' merupakan panggilan internal Gerindra untuk Prabowo Subianto. Namun, Andre Rosiade mengalihkan fokus pembicaraan ke dugaan kecurangan pemilu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hingga Selasa Pagi, Prabowo Tertinggal 10,23 Juta Suara dari Jokowi

Hingga Selasa Pagi, Prabowo Tertinggal 10,23 Juta Suara dari Jokowi

News | Selasa, 30 April 2019 | 06:32 WIB

Jokowi Pilih Pindahkan Ibu Kota Negara ke Luar Pulau Jawa, Ini Alasannya

Jokowi Pilih Pindahkan Ibu Kota Negara ke Luar Pulau Jawa, Ini Alasannya

News | Senin, 29 April 2019 | 17:53 WIB

FPI Beberkan Penyebab Prabowo Kalah di TPS Kandang Habib Rizieq

FPI Beberkan Penyebab Prabowo Kalah di TPS Kandang Habib Rizieq

News | Senin, 29 April 2019 | 17:32 WIB

Video Siap Presiden Jokowi Viral, Adian Napitupulu Bilang Begini

Video Siap Presiden Jokowi Viral, Adian Napitupulu Bilang Begini

News | Senin, 29 April 2019 | 15:36 WIB

Jokowi Parodikan Siap Presiden Prabowo, BPN: Penistaan Terhadap TNI

Jokowi Parodikan Siap Presiden Prabowo, BPN: Penistaan Terhadap TNI

News | Senin, 29 April 2019 | 15:20 WIB

Terkini

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:11 WIB

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:04 WIB

Tak Sekedar Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

Tak Sekedar Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:18 WIB

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:08 WIB