TKN Jokowi Tuding Prabowo Otoriter dan Anti Kritik karena Serang Media

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 02 Mei 2019 | 12:47 WIB
TKN Jokowi Tuding Prabowo Otoriter dan Anti Kritik karena Serang Media
Prabowo Subianto. (Foto: Instagram @rizky_irmansyah)

Suara.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily ikut mengomentari orasi Calon Presiden Prabowo Subianto yang menuding media ikut merusak demokrasi. Prabowo dinilai otoriter dan anti kritik.

Menurutnya, Prabowo kerap menyerang media secara kasar melalui pernyatan-pernyataanya.

"Berkali-kali Prabowo tercatat menyerang secara kasar media. Dan kali ini Prabowo menyebut media ikut merusak demokrasi di Indonesia," ujar Ace saat dihubungi wartawan, Kamis (2/5/2019).

Tak hanya itu, Ace menyebut tuduhan kasar yang dialamatkan kepada media menunjukkan mantan Danjen Kopassus itu tak mengerti fungsi pers dalam demokrasi.

"Bahkan sangat jelas mencerminkan watak seorang pemimpin otoriter yang sangat anti kritik dan juga anti pada suara kritis media. Jika media tidak menyuarakan kepentingan politiknya maka media dianggap merusak demokrasi," ucap dia.

Politisi Partai Golkar mengatakan media bekerja berdasarkan prinsip-prinsip jurnalisme. Kemudian media juga memberitakan berdasarkan fakta, melakukan check dan recheck terhadap apa yang disampaikan serta juga melakukan edukasi ke publik.

"Dengan cara kerja media seperti itu jelas hoaks, kebohongan, dan juga ujaran kebencian tidak mendapatkan tempat di media kita," tutur Ace.

Kemudian kata Ace, media bukan diibaratkan seperti bebek yang bisa digiring untuk kepentingan politik Prabowo. Sebab media memiliki akal sehat yang tidak ingin meracuni masyarakat dengan kebohongan dan provokasi.

"Media pasti bukan seperti bebek-bebek yang bisa digiring utk kepentingan politik Prabowo. Awak media pasti punya akal sehat yang tidak mudah dikendalikan untuk sebar kebohongan dan sandiwara. Media juga pasti rasional dengan tidak mau meracuni masyarakat dengan halunisasi, ilusi dan provokasi," ucap dia.

baca juga

Sebelumnya Prabowo Subianto kembali menyemburkan kata-kata sindiran kepada awak media, yang hadir meliput dirinya saat menghadiri acara salah satu serikat buruh pendukungnya di di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019). Prabowo menuding media massa akan merusak demokrasi Indonesia kalau sering memelintir perkataannya.

Awalnya, Prabowo bertanya kepada para buruh harus berbicara apa adanya atau normatif. Sontak seluruh buruh berteriak meminta Prabowo berbicara apa adanya. Namun, Prabowo mengatakan kalau ada media massa, dia tidak bisa berbicara apa adanya.

"Saudara saya mau bertanya, berharap saya bicara apa adanya atau yang manis-manis? Normatif atau apa adanya? Itu banyak (reporter) TV ya? Entah ditanyangkan enggak, ditayangkan gue enggak tau" kata Prabowo berapi-api di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019).

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu kemudian berpesan kepada media agar berhati-hati dalam membuat berita.

"Para media hati-hati, kami mencatat kelakuan kalian satu-satu. Kami bukan kambing yang bisa kau atur-atur. Hati-hati kau yah. Hati-hati kau. Suara rakyat adalah suara Tuhan," tegas Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua BPN Tak Tahu Soal Real Count, Arief Poyuono Buka Suara

Ketua BPN Tak Tahu Soal Real Count, Arief Poyuono Buka Suara

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 11:59 WIB

Demokrat Ingatkan Prabowo Tak Perlu Ikuti Saran Ijtimak Ulama III

Demokrat Ingatkan Prabowo Tak Perlu Ikuti Saran Ijtimak Ulama III

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 09:39 WIB

Prabowo Semakin Sulit Mengejar, Jokowi Lebih Unggul 11,32 Juta Suara

Prabowo Semakin Sulit Mengejar, Jokowi Lebih Unggul 11,32 Juta Suara

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 06:07 WIB

Ijtimak Ulama III Digelar Tim Prabowo, TKN: Umat Mana yang Mereka Wakili?

Ijtimak Ulama III Digelar Tim Prabowo, TKN: Umat Mana yang Mereka Wakili?

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 06:05 WIB

Rizal Ramli Sebut Rakyat Butuh Presiden Baru, Bukan Ibu Kota Baru

Rizal Ramli Sebut Rakyat Butuh Presiden Baru, Bukan Ibu Kota Baru

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 17:38 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×