Viral, Video Hoaks Orasi untuk KPU Bawa-bawa Wali Kota Risma

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Viral, Video Hoaks Orasi untuk KPU Bawa-bawa Wali Kota Risma
Tangkapan layar video orasi hoaks yang bawa-bawa Wali Kota Risma - (Twitter)

Wanita itu meminta KPU agar tak curang di Pemilu.

Suara.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini disebut-sebut menjadi orator yang menuntut kejujuran KPU dalam sebuah video viral. Humas Kota Surabaya pun segera mengklarifikasi bahwa itu hoaks.

Dalam video tersebut tampak seorang wanita memimpin orasi menggunakan Bahasa Indonesia dengan logat Jawa kental, yang terkadang dicampur dengan bahasa Jawa.

Pada spanduk di belakangnya tertulis kalimat "KPU jangan curang. KPU harus jujur dan adil. Jangan berat sebelah".

Dalam orasinya, wanita itu mendesak KPU, Bawaslu, dan polisi untuk berlaku jujur dalam menyelenggarakan Pemilu.

"Saya cuma mengimbau Ketua KPU bersama pengurus, Bawaslu, petugas Pemilu, polisi-polisi, kowe sing bekas muridku, ojo kemakan kowe yo (kalian yang mantan murid saya, jangan termakan ya, -red)," serunya.

Menurut beberapa penyebar video, wanita yang menjadi orator dalam video viral itu adalah Wali Kota Risma. Tak sedikit yang menganggap suara wanita itu mirip seperti Wali Kota Risma, sehingga memercayainya dan menyebar video itu sampai viral di media sosial.

Menyikapi viral-nya video tersebut, Humas Kota Surabaya langsung memberikan klarifikasi melalui akun resmi Twitter @BanggaSurabaya.

Disebutkan, wanita yang memimpin orasi itu bukanlah Wali Kota Risma. Selain itu, kejadian tersbeut juga tidak berlokasi di Surabaya.

"KLARIFIKASI VIDEO HOAX ATAS NAMAKAN BU RISMA!

Pemkot Surabaya menyatakan bahwa video ini tidak benar menyatakan Bu Risma terlibat dalam video ini.

Dalam video ini, kejadiannya juga tidak berada di Surabaya.

Yuk kita jangan ikut dalam menyebarkan video hoax!" tulis akun tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS