Desakan Tarik Brimob dari Pengamanan Sipil Menguat, Polri: Ini Ulah Individu, Bukan Struktural

Vania Rossa, Muhammad Yasir

Rabu, 25 Februari 2026 | 14:28 WIB
Desakan Tarik Brimob dari Pengamanan Sipil Menguat, Polri: Ini Ulah Individu, Bukan Struktural
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir (kanan) memberikan keterangan pers saat ditemui di kawasan Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). (Antara/Nadia Putri Rahmani)
baca 10 detik
  • YLBHI mendesak penarikan Brimob dari pengamanan sipil karena potensi kasus kekerasan yang kontraproduktif terhadap masyarakat.
  • Polri mengakui kelemahan individu dalam insiden, namun menilai pelibatan Brimob tetap penting di wilayah tertentu, seperti Indonesia timur.
  • Kasus penganiayaan pelajar hingga tewas di Tual berujung PTDH terhadap Bripda Masias Siahaya dan proses hukum pidana berlanjut.

Suara.com - Desakan agar Korps Brimob ditarik dari peran pengamanan sipil mencuat menyusul rangkaian kasus kekerasan yang melibatkan anggotanya. Salah satunya datang dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia atau YLBHI yang menilai pelibatan pasukan elite itu dalam pengamanan masyarakat sipil berpotensi kontraproduktif.

Menanggapi hal tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menegaskan Polri terbuka terhadap kritik, namun menilai insiden yang terjadi bukanlah persoalan struktural.

“Polri sebagai institusi yang terbuka berterima kasih dan mengapresiasi setiap masukan, saran yang sifatnya konstruktif. Kejadian ini bukan bagian daripada struktur, tidak,” ujar Johnny kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).

Ia mengakui adanya kelemahan dalam peristiwa yang terjadi, namun menekankan bahwa tindakan tersebut berada pada ranah individu.

“Benar ada kelemahan, iya kami akui. Ini merupakan tindakan-tindakan di tataran individu, ini. Kami sedang melaksanakan tetap evaluasi untuk kemudian memperkuat,” katanya.

Terkait tuntutan agar Brimob tidak lagi dilibatkan dalam pengamanan sipil, Johnny menyebut kehadiran Brimob justru dibutuhkan di sejumlah wilayah dengan karakteristik tertentu, terutama di kawasan Indonesia timur.

“Khusus untuk konteks pelibatan kawan-kawan Brimob Polri yang mem-backup satuan kewilayahan apakah Polres kemudian satker yang ada di Polda dengan karakteristik wilayah Indonesia khususnya seperti kami ketika bertugas di wilayah timur Indonesia, ini adalah hal yang sangat membantu,” jelasnya.

Menurut dia, pelibatan Brimob bersama satuan kewilayahan bertujuan menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Tentunya yang dilakukan oleh kawan-kawan Brimob Polri juga bersama dengan satuan kewilayahan untuk menjamin keamanan, untuk menjamin ketertiban sosial, untuk menjamin keselamatan ini,” ujarnya.

baca juga

Meski demikian, Johnny menegaskan setiap kritik akan menjadi bahan evaluasi internal. 

“Jadi secara prinsip tadi kami berterima kasih mengapresiasi setiap masukan kritikan bagian daripada kita untuk melaksanakan evaluasi ya seperti itu,” katanya.

Aniaya Pelajar hingga Tewas 

Desakan penarikan Brimob menguat setelah kasus penganiayaan terhadap Arianto Tawakal pelajar berusia 14 tahun di Kota Tual, Maluku, yang berujung kematian. Dalam perkara tersebut, Bripda Masias Siahaya telah dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) melalui sidang Komisi Kode Etik Polri.

Tak hanya sanksi etik, proses pidana juga berjalan. Berkas perkara telah dilimpahkan tahap I ke Kejaksaan Negeri Tual. Bripda Masias dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak juncto KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kasus ini memicu sorotan luas publik dan mendorong evaluasi terhadap pelibatan pasukan Brimob dalam tugas-tugas pengamanan sipil. Kritik mengarah pada pendekatan represif yang dinilai tidak sejalan dengan prinsip humanis dalam penanganan masyarakat.

Di tengah tekanan tersebut, Polri menegaskan komitmen untuk melakukan evaluasi tanpa serta-merta menarik Brimob dari fungsi pengamanan wilayah yang dinilai masih dibutuhkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku

Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 13:21 WIB

BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual

BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 12:54 WIB

Tak Hanya Dipecat, Bripda Masias Kini Hadapi Proses Pidana, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Jaksa!

Tak Hanya Dipecat, Bripda Masias Kini Hadapi Proses Pidana, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Jaksa!

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 12:08 WIB

Terkini

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:56 WIB

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:33 WIB

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

×