Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Rabu, 25 Februari 2026 | 14:40 WIB
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi menyatakan biaya pendidikan dokter spesialis di Indonesia sangat mahal, mencapai miliaran rupiah.
  • Mahalnya biaya tersebut membatasi akses pendidikan spesialis hanya untuk kalangan yang memiliki kemampuan finansial memadai.
  • Pemerintah mendorong reformasi pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit agar pembiayaan bukan lagi penghalang akses.

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui biaya pendidikan dokter spesialis di Indonesia sangat mahal, bahkan mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu penyebab jumlah dokter spesialis di Tanah Air masih terbatas.

“Pendidikan spesialis itu super mahal, terutama di Indonesia. Ratusan juta bahkan miliaran yang harus dikeluarkan,” ujar Budi saat memberikan sambutan dalam acara orientasi pusat Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, struktur pembiayaan yang tinggi membuat akses pendidikan dokter spesialis semakin sempit dan hanya dapat dijangkau kalangan tertentu.

Budi membandingkan kondisi di Indonesia dengan praktik di berbagai negara lain. Ia menyebut, secara umum pendidikan dokter spesialis di dunia tidak memungut uang kuliah seperti di Indonesia.

“Di seluruh dunia tidak ada pendidikan dokter spesialis yang harus bayar uang kuliah. Dokter spesialis itu dibayar gajinya,” katanya.

Perbedaan sistem ini, lanjut dia, menjadi hal mendasar yang perlu dibenahi. Jika biaya pendidikan terus mahal dan cenderung naik setiap tahun, maka kesempatan menjadi dokter spesialis akan semakin terbatas.

Budi menilai mahalnya pendidikan juga berpotensi menjadikan profesi dokter spesialis hanya bisa diakses oleh kelompok masyarakat tertentu.

“Ini akan membatasi bahwa sekolah dokter spesialis hanya untuk orang-orang kaya, hanya untuk orang-orang privileged tertentu, atau keluarga yang memang sudah punya latar belakang mampu,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini juga mempertegas alasan jumlah dokter spesialis di Indonesia masih sedikit dibanding kebutuhan nasional.

baca juga

Karena itu, pemerintah mendorong reformasi melalui program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit (hospital-based). Skema ini dirancang agar pembiayaan tidak lagi menjadi penghalang utama, sekaligus untuk memastikan dokter yang dididik sesuai dengan kebutuhan layanan di daerah.

Dengan perubahan struktur pendidikan dan pembiayaan tersebut, pemerintah berharap akses menjadi dokter spesialis lebih adil dan tidak lagi didominasi faktor kemampuan ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasta Takjil Buka Puasa Versi Menkes, Es Buah dan Gorengan Masuk Kategori Ini

Kasta Takjil Buka Puasa Versi Menkes, Es Buah dan Gorengan Masuk Kategori Ini

Lifestyle | Rabu, 25 Februari 2026 | 12:10 WIB

Menkeu Ungkap Defisit BPJS Capai Puluhan Triliun, Siap-siap Iuran Naik?

Menkeu Ungkap Defisit BPJS Capai Puluhan Triliun, Siap-siap Iuran Naik?

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:31 WIB

Menkes Budi: Iuran BPJS Naik 2026 Tidak Lebih Mahal dari Beli Rokok, Warga Miskin Aman

Menkes Budi: Iuran BPJS Naik 2026 Tidak Lebih Mahal dari Beli Rokok, Warga Miskin Aman

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:02 WIB

Power Nap Berapa Lama yang Ideal? Disarankan Dokter Tirta Selama Puasa Ramadan

Power Nap Berapa Lama yang Ideal? Disarankan Dokter Tirta Selama Puasa Ramadan

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56 WIB

Ketua IDAI Yakin Mutasi dari RSCM ke RS Fatmawati adalah Hukuman karena Kritis ke Pemerintah?

Ketua IDAI Yakin Mutasi dari RSCM ke RS Fatmawati adalah Hukuman karena Kritis ke Pemerintah?

News | Senin, 23 Februari 2026 | 19:25 WIB

Solidaritas Dokter Menguat, IDAI Tuntut Kemenkes Batalkan Mutasi dan Pemecatan Dokter Piprim dkk

Solidaritas Dokter Menguat, IDAI Tuntut Kemenkes Batalkan Mutasi dan Pemecatan Dokter Piprim dkk

News | Senin, 23 Februari 2026 | 18:57 WIB

Ingin Kulit Glowing Saat Lebaran? Ini 5 Makanan yang Wajib Dikonsumsi Menurut Dokter

Ingin Kulit Glowing Saat Lebaran? Ini 5 Makanan yang Wajib Dikonsumsi Menurut Dokter

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 11:06 WIB

Terkini

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

×