Yakin Prabowo - Sandi Menang Pilpres Jadi Alasan PKS Bertahan di Koalisi

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 03 Mei 2019 | 18:42 WIB
Yakin Prabowo - Sandi Menang Pilpres Jadi Alasan PKS Bertahan di Koalisi
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Koalisi pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga tengah digoyang isu keretakan pasca melihat hasil sementara Pilpres 2019. Terkait itu, PKS menegaskan akan tetap berada di dalam koalisi Indonesia Adil Makmur.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menuturkan, partai yang dipimpin Sohibul Iman ini selain tetap berada di partai koalisi juga yakin Prabowo - Sandiaga akan menang PILPRES 2019.

"PKS pasti yakin kok InsyaAllah Prabowo - Sandi menang, mangkanya kita masih bertahan. Kalau sampai saat ini PKS itu punya sikap politik etika," kata Mardani di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Mardani kemudian mengajak masyarakat untuk kembali mengingat masa Pilpres 2014, dimana PKS saat itu menjadi partai setia pendukung pasangan Prabowo dan Hatta Rajasa.

Saat itu, PKS berada di dalam koalisi bersama Partai Golkar, PPP dan PAN. Namun ketika hasil akhir Pilpres 2014 yang memutuskan Jokowi dan Jusuf Kalla yang menang, partai-partai tersebut langsung putar haluan, kecuali PKS dan Gerindra.

Meski demikian, Mardani menyebut dalam politik semua bisa berubah. Ia kemudian sempat mencontohkannya dengan pertemuan Presiden Jokowi dengan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (2/5/2019).

"Kita koalisi yang dewasa kok enggak koalisi yang suudzon. Apapun monggo saja gitu dan kami yakin koalisi Adil Makmur ini dibangun bukan untuk kepentingan kekuasaan," kata dia.

Dalam kesempatan ini, Mardani sempat bercerita soal undangan yang diberikan Jokowi kepada PKS pada 2015 silam.

Saat itu, PKS telah menyampaikan kepada Jokowi bahwa PKS akan mengkritik apa yang memang dinilai tidak baik dan akan mendukung apabila yang dilakukan pemerintah itu baik. Akan tetapi, PKS tetap berada dalam pendiriannya yakni berada di luar pemerintahan.

baca juga

"Dari awal saya bilang pak Jokowi nyuwun sewu, kami PKS tetap di luar pemerintahan, kami akan kritik apa yang salah, kami akan dukung apa yang benar tapi izinkan kami di luar," tuturnya.

"PKS sampai sekarang istiqomah bersama koalisi Adil Makmur," Mardani menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koalisi Prabowo Adem, BPN: Mungkin Pihak Luar yang Menginginkan Retak

Koalisi Prabowo Adem, BPN: Mungkin Pihak Luar yang Menginginkan Retak

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 14:21 WIB

Sekab: Pertemuan Jokowi dan AHY untuk Turunkan Tensi Ketegangan

Sekab: Pertemuan Jokowi dan AHY untuk Turunkan Tensi Ketegangan

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 14:04 WIB

Ibu Kota Mau Pindah, Risma Cuma Mau Surabaya Jadi Kota Bisnis

Ibu Kota Mau Pindah, Risma Cuma Mau Surabaya Jadi Kota Bisnis

Jatim | Jum'at, 03 Mei 2019 | 11:35 WIB

Jokowi Selalu Dibisiki Masalah Sengketa Lahan saat Blusukan ke Daerah

Jokowi Selalu Dibisiki Masalah Sengketa Lahan saat Blusukan ke Daerah

Bisnis | Jum'at, 03 Mei 2019 | 10:57 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×