Heboh Sinyal Maju Pilpres, Ini Makna Mobil Putra SBY Bernopol B 2024 AHY

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 03 Mei 2019 | 21:24 WIB
Heboh Sinyal Maju Pilpres, Ini Makna Mobil Putra SBY Bernopol B 2024 AHY
Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Suara.com/Ummi Hadya Saleh)

Suara.com - Mobil Land Cruiser bernopol B 2024 AHY yang dipakai Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Kamis (2/5/2019) sontak menimbulkan pertanyaan publik. Bahkan berkembang isu, pelat nomor B 2024 AHY itu menandakan putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono akan maju di Pilpres 2024 mendatang.

Lantaran membuat heboh, Deputi Media Kogasma sekaligus Ketua Yayasan AHY, Ni Luh Putu Caosa Indryani menjelaskan pelat nomor dari mobil Land Cruiser yang ditumpangi AHY itu.

Menurutnya, mobil yang dipakai Anissa Pohan itu merupakan milik Yayasan AHY Foundation.

"Kendaraan ini resmi terdaftar di kepolisian dan Samsat Jakarta Selatan. Selain kendaraan ini, ada juga kendaraan milik yayasan lainnya dengan jenis yang sama berplat nomor B 2045 AHY," kata Caosa seperti dilansir kepada Timesindoenesia.com--jaringan Suara.com, Jumat (3/5/2019). 

Kemudian, penggunaan plat nomor khusus itu dikatakan Caosa agar memudahkan dalam mengingat kendaraan yang dimiliki oleh Yayasan.

Yakni, makna 2024 dan 2045 adalah tahun di mana AHY sebagai pendiri Yayasan akan memulai program SDM Indonesia Emas untuk mempersiapkan manusia-manusia unggul Indonesia yang kompeten, berintegritas dan memiliki kecintaan pada NKRI, di mulai dari tahun 2024 dan diakhiri pada milestone pertama tahun 2045.

"Program SDM unggul Indonesia Emas ini menitikberatkan bukan hanya kepada metode bangku sekolah formal, tetapi juga menitikberatkan kepada metode penugasan lapangan dengan misi-misi dan sasaran-sasaran tertentu dalam memajukan bangsa dan negara," ujar Caosa.

Lebih lanjut Caosa mengatakan, perencanaan program sudah dimulai dari tahun 2017, sejak Yayasan AHY didirikan. Bahkan, beberapa Universitas di Australia, Singapura dan Tiongkok, sudah meminta kepada AHY untuk mengirim pemuda pemudi terpilihnya ke Universitas terbaik di negara itu.

"Rencana implementasi program akan kami realisasikan pada tahun 2020 sebagai pilot project. Tentu nanti akan ada perbaikan-perbaikan yang akan kami sempurnakan, sebelum memulai program tersebut pada 2024. Selanjutnya, pasca 2045, akan diteruskan oleh generasi penerus mendatang sebagai program yang berkelanjutan," tandas Caosa menyikapi rasa penasaran publik akan makna pelat mobil B 2024 AHY.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKN: Pertemuan AHY - Jokowi Menandakan Prabowo Ditinggal Partai Koalisi

TKN: Pertemuan AHY - Jokowi Menandakan Prabowo Ditinggal Partai Koalisi

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 16:23 WIB

BPN Bantah Prabowo Batal Jenguk Ani Gegara AHY Diajak Jokowi ke Istana

BPN Bantah Prabowo Batal Jenguk Ani Gegara AHY Diajak Jokowi ke Istana

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 16:13 WIB

Respons AHY ke Istana, Puan: Ada Kemungkinan Demokrat Merapat ke Jokowi

Respons AHY ke Istana, Puan: Ada Kemungkinan Demokrat Merapat ke Jokowi

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 15:09 WIB

Imbauan AHY Beda dari Ijtimak Ulama 3, Yusuf Martak: Mungkin Dia Belum Tahu

Imbauan AHY Beda dari Ijtimak Ulama 3, Yusuf Martak: Mungkin Dia Belum Tahu

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 13:54 WIB

Pakar Ekspresi Sebut AHY Sudah Akui Kemenangan Jokowi

Pakar Ekspresi Sebut AHY Sudah Akui Kemenangan Jokowi

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 13:13 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB