Fahri Hamzah Sebut Kemungkinan Meninggalnya Petugas KPPS Karena Diracun

Senin, 06 Mei 2019 | 15:58 WIB
Fahri Hamzah Sebut Kemungkinan Meninggalnya Petugas KPPS Karena Diracun
Sejumlah relawan pendukung Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno bertemu Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (6/5/2019). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendorong adanya investigasi mendalam soal banyaknya anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal usai bertugas pada Pemilu 2019. Menurutnya, kejadian meninggalnya ratusan petugas KPPS bisa jadi dikarenakan banyak hal.

Hal itu diungkapkan Fahri usai menerima kehadiran sejumlah relawan pendukung Capres - Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (6/5/2019). Dalam pertemuan tersebut, sejumlah dokter juga ikut hadir dan menyampaikan kecurigaannya soal banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia.

"Saya kira sebaiknya pemerintah terbuka dengan apa yg terjadi terutama KPU ya. Dibuka saja masalahnya apa dan investigasi terhadap korban itu harus dilakukan satu persatu jangan membuat generalisasi lalu ada uang tutup mulut tidak boleh begitu," kata Fahri.

Dalam kesempatan itu pula, Fahri mendapat informasi bahwa kemungkinan adanya petugas KPPS yang meninggal dunia dikarenakan diracun dan juga kemungkinan lainnya.

Karena itu Fahri akan mendorong DPR khususnya komisi II untuk membentuk tim investigasi khusus terkait dengan banyaknya korban berjatuhan karena Pemilu 2019.

"Tadi beberapa investigasi yang mereka lakukan itu cukup mengagetkan karena modus dari meninggalnya juga sebagiannya ada kemungkinan adanya racun begitulah," ujarnya.

Fahri menyampaikan bahwa dirinya tidak terlalu sepakat apabila para korban meninggal dunia itu harus nelewati proses autopsi demi mengungkap penyebab di balik banyaknya korban yang meninggal dunia. Dirinya lebih menyarankan untuk melakukan sesi wawancara kepada keluarga korban agar bisa melihat rekam kesehatan yang kemudian bisa menjadi acuan untuk investigasi selanjutnya.

"Bagaimana orang ini bisa meninggal gitu loh. Sehingga ini bisa menjadi bahan bagi DPR khususnya, untuk menemukan ini ada modus apa pada matinya jatuhnya korban sampai di atas 500 dengan hari ini yang meninggal dan ribuan yang di rumah sakit dan yang di rumah sakit itu sebaiknya di investigasi," tandasnya.

Baca Juga: Fahri Hamzah Cibir Banyak KPPS Meninggal, Tompi Beri Jawaban Telak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI