Hendropriyono: Rizieq, Yusuf Martak, Keturunan Arab Jangan Provokasi

Reza Gunadha

Selasa, 07 Mei 2019 | 15:28 WIB
Hendropriyono: Rizieq, Yusuf Martak, Keturunan Arab Jangan Provokasi
Abdullah Makhmud Hendropriyono, di Jakarta, Senin (12/6/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Eks Kepala Badan Intelijen Negara AM Hendropriyono mewanti-wanti sejumlah warga negara Indonesia keturunan Arab tidak menjadi provokator.

Hendropriyono melontarkan pernyataan keras tersebut, terkait adanya informasi mengenai seruan gerakan massa yang meluas di masyarakat, terutama yang dianjurkan pentolan FPI Rizieq Shihab.

"Saya peringatkan kepada Rizieq, Yusuf Martak (Ketua GNPF), dan semua orang yang berteriak revolusi. Itu kan inskonstitusional, merusak tata tertib, tak boleh seperti itu,” kata Hendropriyono seperti diberitakan Covesia.com—jaringan Suara.com, Selasa (7/5/2019).

Ia menuturkan, banyak WNI keturunan Arab di Indonesia menjadi tokoh yang dihormati publik. Karenanya, ia berharap sebagian warga keturunan Arab tak memprovokasi revolusi.

"Masyarakat sangat menghormati orang-orang Arab, karena mereka juga warga Indonesia. Di kampung-kampung itu, warga pada cium tangan orang Arab. Artinya kedudukan mereka dimuliakan dan secara langsung atau tidak, diakui sebagai pemimpin informal,” tuturnya.

Karena itulah, posisi WNI keturunan Arab yang mulia itu diharapkan bisa mengayomi masyarakat, bukan sebaliknya.

"Jadi ya jangan justru memprovokasi revolusi. Memprovokasi agar warga turun, menggelar gerakan politik jalanan. Hal itu inkonstitusional," tegasnya.

Hendropriyono menuturkan, pernyataannya tersebut sama sekali tak bertendensi mendiskriminasi atas dasar SARA.

Sebab, banyak warga keturunan Arab sejak dulu berjuang atas nama Indonesia, seperti ketika masa perjuangan kemerdekaan. Begitu pula warga keturunan Tionghoa.

Ia memisalkan Muhammad Ali Al Khatiri yang mendirikan organisasi Hadromi, yang bergerak untuk membawa pedamaian di tengah masyarakat.

"Nenek moyang saya juga Arab, saya tak membenci mereka. Tidak ada urusan dengan SARA, saya cuma mengingatkan bahwa mereka memunyai peran signifikan di tengah masyarakat,” katanya.

Hendropriyono lantas mengungkapkan alasannya memberikan pernyataan keras tersebut. “Saya tak bisa diam, saya nasionalis. Kalau saja saya punya kekuasaan, saya kerjakan pakai tangan sendiri. Namun, saya sudah tua, jadi pakai mulut saja. Kalau lebih tua lagi nanti, saya pakai doa,” tukasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habib Rizieq Minta Situng KPU Dihentikan, Demokrat: Siapa Dia?

Habib Rizieq Minta Situng KPU Dihentikan, Demokrat: Siapa Dia?

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 15:12 WIB

Rizieq Shihab Kirim Video Tutup-tutupan untuk Ijtima Ulama III

Rizieq Shihab Kirim Video Tutup-tutupan untuk Ijtima Ulama III

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 10:07 WIB

Seruan Habib Rizieq: Kepung Kantor Bawaslu dan KPU

Seruan Habib Rizieq: Kepung Kantor Bawaslu dan KPU

News | Selasa, 30 April 2019 | 16:08 WIB

Rizieq Sihab: Kecurangan Pilpres 2019 Pengulangan Tahun 2014

Rizieq Sihab: Kecurangan Pilpres 2019 Pengulangan Tahun 2014

News | Senin, 22 April 2019 | 17:14 WIB

Rizieq Tuduh Luhut dan Hendropriyono Curangi Pilres: Kalian Akan Tenggelam

Rizieq Tuduh Luhut dan Hendropriyono Curangi Pilres: Kalian Akan Tenggelam

News | Senin, 22 April 2019 | 17:02 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB