Bantai Keluarganya saat Sahur, Aidil Ternyata Suami Ketiga Irawati

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 08 Mei 2019 | 10:20 WIB
Bantai Keluarganya saat Sahur, Aidil Ternyata Suami Ketiga Irawati
Ibu berusia 35 tahun bernama Irawati dan kedua anaknya, Zikra (14) dan bayi berusia 16 bulan, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Selasa (7/5/2019) pada waktu sahur pukul 04.00 WIB. [dok.istimewa]

Suara.com - Aparat Satreskrim Polres Lhokseumawe masih menelisik motif Aidil Ginting membunuh istrinya, Irawati (35) dan dua anaknya; Zikra (14) dan bayi berusia 16 bulan pada Selasa (7/5/2019) dini hari atau waktu sahur. 

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T. Herlambang menilai tidak ada kelainan atau ganggua jiwa yang dilatar belakangi Aidil membunuh keluarganya itu. Menurutnya, saat diinterogasi pascaditangkap, Aidil memberikan jawaban kepada polisi secara lancar.

"Namun nyatanya setelah diajak berkomunikasi kami yakin tersangka tidak memiliki gangguan," kata Indra seperti dilansir Portalsatu.com--jaringan Suara.com, Rabu (8/5/2019).

Dari keterangan warga sekitar, kata Indra tersangka setiap harinya bekerja sebagai pekerja bangunan.

AG, suami yang telah melakukan pembunuhan terhadap keluarganya. (portalsatu.com)
Aidil Ginting, suami yang telah melakukan pembunuhan terhadap keluarganya. (portalsatu.com)

"Bahkan dari keterangan saksi-saksi di sekitar rumah (lokasi kejadian) tersebut bahwa tersangka tidak mengalami gangguan. Pekerjaan tersangka sehari-hari sebagai tukang bangunan di Banda Aceh. Makanya di dalam tasnya itu terdapat sejumlah alat-alat kerja bangunan," ujar Indra.

Menurut Indra, tersangka Aidil menikah dengan Irawati sekitar empat bulan lalu. Tersangka merupakan suami terakhir dari korban yang sebelumnya sudah menikah dua kali.

"Lalu kami menemukan fakta yang diduga kuat menjadi tersangka pembunuhan itu adalah berinisial AG, suami ketiga Irawati. Karena suami pertamanya sudah meninggal dan suami keduanya sudah bercerai," kata dia.

Lewat pemeriksaan saksi-saksi, akhirnya polisi mencari keberadaan Aidil yang melarikan diri ke kawasan Simpang Lambaro, Aceh Besar, arah ke Bandara Sultan Iskandar Muda.

Lantaran dianggap melawan saat dibekuk, polisi akhirnya terpaksa melumpuhkan Aidil dengan timah panas yang bersarang ke kedua kakinya. Dari penangkapan itu, polisi menyita sebilah pisau yang diduga dipakai Aidil saat menghabisi nyawa istri dan dua anaknya.

Dalam kasus ini, polisi menjerat Aidil dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu dan 2 Adiknya Dibunuh Ayah saat Rizky Khusyuk Tadarusan

Ibu dan 2 Adiknya Dibunuh Ayah saat Rizky Khusyuk Tadarusan

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 09:00 WIB

Kronologi Aidil Bunuh Keluarganya, Sang Istri Sempat Kirim SMS ke Tetangga

Kronologi Aidil Bunuh Keluarganya, Sang Istri Sempat Kirim SMS ke Tetangga

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 08:13 WIB

Balita Lompat dari Lantai 2 Rumah Usai Lihat Ayah Bunuh Ibu dan Saudaranya

Balita Lompat dari Lantai 2 Rumah Usai Lihat Ayah Bunuh Ibu dan Saudaranya

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 14:41 WIB

Aidil Ginting Bunuh Istri dan Dua Anak Tirinya Sewaktu Sahur

Aidil Ginting Bunuh Istri dan Dua Anak Tirinya Sewaktu Sahur

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 13:25 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB