Bikin Bom Ibu Setan, Teroris Bekasi Belajar dari Twitter dan YouTube

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Jum'at, 10 Mei 2019 | 18:59 WIB
Bikin Bom Ibu Setan, Teroris Bekasi Belajar dari Twitter dan YouTube
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, menjelaskan terduga teroris Eky hendak meledakkan bom saat ada unjuk rasa di KPU. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Terduga teroris yang dibekuk di Bekasi, Eky alias EY (27), ternyata memiliki kemampuan memodifikasi bom dengan pemicu WIFI, berkat belajar secara autodidak melalui media sosial Twitter dan YouTube.

Eky yang diketahui memunyai bakat mereparasi alat-alat elektronik termasuk ponsel itu, memperdalam kemampuannya merakit bom melalui media sosial.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, Eky mempelajari sejumlah bom dengan berbagai jenis daya ledak yang sudah dipraktikan teroris di sejumlah negara seperti Suriah, Irak, dan Sri Lanka.

"Bom ini berhasil dipraktikkan sehingga memacu, memotivasi EY untuk memperdalam bagaimana caranya membuat mother of satan bomb ini menggunakan alat pemicu pakai WIFI, bukan dengan sinyal ponsel," di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019).

Dedi mengatakan, saat dilakukan penangkapan juga didapati barang bukti berupa bom yang sudah dibuat oleh EY bersama YM (18) terduga teroris lainnya.

"Dari keompok EY dan YM, dua yang sudah berhasil dirakit. Tapi bahan bakunya cukup banyak dan kami belum tahu karena EY punya sumber dana cukup baik, melatih, dan rekrut," ujar Dedi.

Atas dasar itu pula, dikatakan Dedi, kurang lebih ada 1.600 konten di media sosial terkait cara merakit bom yang diblokir kepolisian.

"Twitter kurang lebih ada juga, di YouTube ada juga. Sudah kurang lebih memblokir 1.600 konten-konten, video-video yang terkait terorisme.”

Untuk diketahui, Eky alias EY, terduga teroris berusia 27 tahun yang dibekuk di Bekasi beberapa hari lalu, memunyai memampuan memodifikasi jenis bom modern bebasis WIFI.

baca juga

Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Jumat (10/5/2019).

Selain merakit bom berbahan kimia, ternyata Eky juga sudah menyiapkan rangkaian switching yang sengaja dibuat apabila di Komisi Pemilihan Umum RI terjadi unjuk rasa secara besar-besaran pada 22 Mei 2019.

Dedi menerangkan, tadinya Eky akan memanfaatkan jaringan atau sinyal ponsel sebagai pemantik bom untuk meledak.

Namun, hal itu urung dilakukan Eky lantaran dirinya memperkirakan akan ada alat penghilang sinyal atau jammer pada saat unjuk rasa.

“Diprediksi sama dia ada jammer terhadap ponsel. Jammer bisa dilakukan beberapa pihak sehingga ponsel tak bisa beroperasi maksimal sebagai switching bom," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijadikan Media Belajar Rakit Bom, Polisi Tutup 1.600 Konten Berbau Teroris

Dijadikan Media Belajar Rakit Bom, Polisi Tutup 1.600 Konten Berbau Teroris

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 18:31 WIB

Teroris Mau Ledakkan Bom Ibu Setan Pakai WIFI saat Ada Demo 22 Mei di KPU

Teroris Mau Ledakkan Bom Ibu Setan Pakai WIFI saat Ada Demo 22 Mei di KPU

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 15:39 WIB

Densus Ciduk Terduga Teroris YM, Forki: Kalau Atlet Asal Bekasi Iya, Tapi..

Densus Ciduk Terduga Teroris YM, Forki: Kalau Atlet Asal Bekasi Iya, Tapi..

Sport | Jum'at, 10 Mei 2019 | 14:42 WIB

Berstatus Tersangka Pencucian Uang, Bachtiar Nasir Dicekal Keluar Negeri

Berstatus Tersangka Pencucian Uang, Bachtiar Nasir Dicekal Keluar Negeri

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 09:59 WIB

Tersangka Teroris Bekasi, Forki: YM Bukan Atlet Karate Bekasi Kota

Tersangka Teroris Bekasi, Forki: YM Bukan Atlet Karate Bekasi Kota

Jabar | Kamis, 09 Mei 2019 | 23:06 WIB

Terkini

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

×