Sempat Linglung dan Mengigau, Ketua Panwascam di Bali Akhirnya Meninggal

Chandra Iswinarno | Suara.com

Minggu, 12 Mei 2019 | 20:37 WIB
Sempat Linglung dan Mengigau, Ketua Panwascam di Bali Akhirnya Meninggal
Ketua Panwascam Rendang Kabupaten Karangasem Provinsi Bali, I Gede Artana. [Berita Bali]

Suara.com - Ketua Panwascam Rendang Kabupaten Karangasem Provinsi Bali, I Gede Artana (51) mengembuskan nafas terakhir setelah divonis mengalami gagal ginjal di Rumah Sakit Gianyar, Minggu (12/5/2019).

Koordinator Divisi SDM Bawaslu Karangasem Diana mengatakan Gede Artana meninggal dunia sekira pukul 12.27 WITA.

"Ya beliau meninggal dunia di rumah sakit Sanjiwani sekitar pukul 12.27 wita dan sekarang sudah berada di rumah duka Desa Pempatan," katanya saat melayat ke rumah duka seperti dilansir Berita Bali - jaringan Suara.com, Minggu (12/05/2019).

Devi mengemukakan jenazah warga Desa Pempata tersebut rencananya akan dikubur pada hari Selasa 14 Mei 2019 pukul 12.00 WITA seperti disampaikan oleh pihak keluarga setelah melalui rapat pihak keluarga dan prajuru Desa Adat Pempatan.

Sebelum dirawat di rumah sakit, mendiang sempat terbaring lemas di tempat tidur. Menurut informasi yang diberikan keponakan mendiang, Meli Melani, mulanya Artana sempat mengeluhkan tidak enak badan. Kemudian pada Sabtu (04/05/2019), kondisi Artana semakin drop hingga akhirnya diajak untuk memeriksakan diri di salah satu tempat prakter dokter yang ada di Desa Pempatan.

Setelah mendapat pemeriksaan, saat itu dokter kemudian memberikan rekomendasi agar sang paman mendapat perawatan lebih lanjut dan disarankan untuk dirujuk ke Puskesmas Rendang.

Kondisi Artana semakin mengkhawatirkan karena sempat linglung tidak ingat kepada siapapun. Bahkan, beberapa kali Artana sempat mengigau mengatakan kata 'Pancasila NKRI harga mati' berulang kali.

"Sempat linglung tidak ingat kepada siapapun dan suka mengigau soal pemilu," katanya, beberapa waktu lalu.

Artana yang dibawa ke Puskesmas Rendang segera mendapat pertolongan dan observasi awal tim medis Puskesmas Rendang. Namun, menurut salah seorang petugas Puskesmas, saat itu dari hasil observasi Artana tidak tidak mengalami sesuatu hal yang mengkhawatirkan sehingga hanya dirawat satu malam saja dan pada hari Minggu siang (05/05/2019) pulang.

Tetapi, justru setelah itu kondisinya justru malah semakin memburuk hingga akhirnya Artana kembali dibawa ke puskesmas dan mendapat rujukan ke RS Sanjiwani.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

13 Penyakit Penyebab Ratusan Petugas KPPS Meninggal

13 Penyakit Penyebab Ratusan Petugas KPPS Meninggal

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 17:50 WIB

Tewas Misterius, Petugas KPPS Membusuk di Hutan Setelah Hilang 5 Hari

Tewas Misterius, Petugas KPPS Membusuk di Hutan Setelah Hilang 5 Hari

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 14:04 WIB

Keluarga Menolak Jasad Petugas KPPS yang Meninggal Dibongkar

Keluarga Menolak Jasad Petugas KPPS yang Meninggal Dibongkar

Jawa Tengah | Sabtu, 11 Mei 2019 | 14:07 WIB

Hasil Investigasi Kemenkes Atas Meninggalnya Petugas KPPS di 4 Provinsi

Hasil Investigasi Kemenkes Atas Meninggalnya Petugas KPPS di 4 Provinsi

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 07:12 WIB

Banyak Petugas KPPS Meninggal, Kesira: Perketat Syarat Calon Petugas Pemilu

Banyak Petugas KPPS Meninggal, Kesira: Perketat Syarat Calon Petugas Pemilu

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 21:15 WIB

Terkini

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:05 WIB

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:53 WIB

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:48 WIB

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:39 WIB

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:34 WIB

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:29 WIB

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:25 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB