Jack Ma Bikin Geger China, Minta Karyawan Bercinta 6 Kali Setiap 6 Hari

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Senin, 13 Mei 2019 | 11:14 WIB
Jack Ma Bikin Geger China, Minta Karyawan Bercinta 6 Kali Setiap 6 Hari
CEO Alibaba Jack Ma. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - China tengah dihebohkan oleh pernyataan dari miliarder yang merupakan pendiri Alibaba Group, Jack Ma. Ia meminta karyawannya untuk bercinta sebanyak enam kali dalam enam hari.

Pada Jumat (10/5/2019) lalu, Jack Ma berhasil mengumpulkan lebih dari seratus karyawan yang baru menikah dan pasangan mereka. Ia mengatakan, meski harus bekerja keras, mereka juga wajib bersenang-senang sepenuhnya.

Diberitakan Shanghaiist, Sabtu (11/5/2019), Alibaba dan perusahaan teknologi China lainnya mendapat kecaman tahun ini karena mempromosikan jadwal kerja "996", yang berarti bahwa karyawan harus bekerja dari pukul 9 pagi sampai 9 malam selama 6 hari setiap minggu.

Pada Jumat lalu, perusahaan Jack Ma merayakan "Ali Day" ke-15. Perayaan tahunan pada 2019 ini ditandai dengan upacara untuk karyawan yang telah menikah selama setahun terakhir.

Jack Ma memimpin upacara itu dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk tetap mengobarkan "semangat 996", sembari menganjurkan bahwa dalam kehidupan pribadi, para karyawannya yang sudah menikah harus mengikuti konsep "669".

"Apa itu 669? Enam hari, enam kali, dengan 'lebih lama' sebagai kuncinya," ucap Jack Ma sambil tersenyum saat menggunakan pelesetan untuk angka sembilan dan kata 'lama' menurut pelafalan China.

Alibaba tampak sangat bangga dengan pernyataan tersebut sampai mengunggah kutipan itu di akun resmi Weibo-nya.

Dalam pidatonya, yang disiarkan langsung secara online, Jack Ma juga mendorong karyawannya untuk memiliki lebih banyak anak. Ia mengungkapkan, pernikahan harus memberikan 'hasil' dan menyebut anak-anak sebagai investasi yang lebih bagus daripada properti.

Pesan Jack Ma itu diketahui bertolak belakang dengan 'kebijakan satu anak' di China, yang sudah dijalankan pemerintah beberapa dekade terakhir. Mereka membatasi para pasutri supaya hanya memiliki satu anak untuk mengurangi populasi penduduk China dan mengatasi krisis demografis yang sedang menjulang. Sejauh ini, China dikabarkan belum berhasil membalikkan tren dan tingkat kelahirannya terus merosot.

Belum diketahui apakah para karyawan Jack Ma benar-benar akan mengikuti saran bosnya.  Sementara itu, di media sosial, warganet menunjukkan bahwa "996" dan "669" tampaknya tidak begitu seimbang.

"Berangkat kerja jam 9 malam. Pulang sampai rumah jam 10:30 malam. Siapa yang masih punya tenaga?" komentar seseorang.

Belum ada tanggapan dari Jack Ma tentang reaksi publik terhadap pernyataannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Tarif Impor dan Perang Dagang, Trump Serukan China Mau Negosiasi

Soal Tarif Impor dan Perang Dagang, Trump Serukan China Mau Negosiasi

Bisnis | Minggu, 12 Mei 2019 | 14:40 WIB

Darmin Sebut Ancaman Trump ke China Jadi Tekanan Baru untuk Dunia

Darmin Sebut Ancaman Trump ke China Jadi Tekanan Baru untuk Dunia

Bisnis | Kamis, 09 Mei 2019 | 15:57 WIB

Produksi Baterai Listrik Ternyata Didominasi Negara-negara Asia

Produksi Baterai Listrik Ternyata Didominasi Negara-negara Asia

Otomotif | Kamis, 09 Mei 2019 | 13:45 WIB

Perang Dagang Makin Panas, Trump Ancam Berlakukan Tarif Impor China

Perang Dagang Makin Panas, Trump Ancam Berlakukan Tarif Impor China

Bisnis | Kamis, 09 Mei 2019 | 09:27 WIB

Bully Orang Berbadan Kecil, Pria Kekar Ini Langsung Ambruk Saat Dibalas

Bully Orang Berbadan Kecil, Pria Kekar Ini Langsung Ambruk Saat Dibalas

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 05:00 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB