Darmin Sebut Ancaman Trump ke China Jadi Tekanan Baru untuk Dunia

Iwan Supriyatna, Muslimin Trisyuliono

Kamis, 09 Mei 2019 | 15:57 WIB
Darmin Sebut Ancaman Trump ke China Jadi Tekanan Baru untuk Dunia
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Suara.com/Muslimin)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut, kebijakan Presiden AS Donald Trump yang akan menaikan tarif impor barang-barang China akan menjadi tekanan baru bagi dunia.

Diketahui Presiden Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif impor 200 miliar dolas AS pada 25 persen barang-barang China. Presiden Trump menilai China telah melanggar kesepakatan karena meningkatkan jumlah barang impornya.

"Intinya kalau mereka bisa menyelesaikan permasalahan ini semua akan baik, dunia akan lebih normal. Kalau tidak pasti akan ada tekanan bukan hanya Indonesia bagi dunia ada tekanan baru lagi," ujar Menko Darmin di Hotel Shangri-La, Kamis (9/5/2019).

Menko Darmin belum mengambil langkah untuk imbas dari Presiden Trump yang berencana menaikan tarif impor tersebut.

"Kita belum tahu seperti apa, jadi jangan ditebak-tebak deh yang jelas sekarang ini ekonomi dunia sedang melambat," tambahnya.

Presiden Trump akan memberlakukan rencana menaikan tarif impor pada hari Jumat pukul 12.01 waktu setempat. Kebijakan tersebut diketahui diunggah dari akun media sosial Twitter Presiden Trump.

"Saya baru saja mengumumkan bahwa kami akan menaikan tarif dan kami tidak akan mundur sampai China berhenti menipu pekerja kami dan mencuri pekerjaan kami, dan itulah yang akan terjadi, jika tidak, kami tidak harus melakukan bisnis dengan mereka," kata Trump seperti dikutip dari Reuters.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Baterai Listrik Ternyata Didominasi Negara-negara Asia

Produksi Baterai Listrik Ternyata Didominasi Negara-negara Asia

Otomotif | Kamis, 09 Mei 2019 | 13:45 WIB

Perang Dagang Makin Panas, Trump Ancam Berlakukan Tarif Impor China

Perang Dagang Makin Panas, Trump Ancam Berlakukan Tarif Impor China

Bisnis | Kamis, 09 Mei 2019 | 09:27 WIB

Konfliknya Beragam, 5 Figur Publik Ini Diboikot Met Gala

Konfliknya Beragam, 5 Figur Publik Ini Diboikot Met Gala

Lifestyle | Rabu, 08 Mei 2019 | 08:04 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×