Pesantren Kilat di Amerika Serikat, Melihat Anak Indonesia Belajar Puasa

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 Mei 2019 | 12:41 WIB
Pesantren Kilat di Amerika Serikat, Melihat Anak Indonesia Belajar Puasa
Anak-anak tengah mengikuti program Ramadhan di IMAAM Center untuk belajar mengaji, tauhid dan fikih selama bulan Ramadhan. (VOA/Eva M.)

Suara.com - Pesantren kilat jadi agenda tradisi ramadan yang tak lewatkan, begitu juga di Amerika Serikat. Anak-anak cerita keceriaan sampai curhat, jadi rajin tarawih.

Seratusan anak berusia 6 hingga 13 tahun mengikuti pesantren kilat yang khusus dibuat IMAAM Center pada bulan Ramadan ini. Alvino Heriyanto, salah seorang anak yang ikut pesantren kilat minggu pertama di IMAAM Center, di Maryland, Amerika, Sabtu (11/5/2019) sore lalu.

Ia adalah satu dari seratusan anak yang tidak saja belajar mengaji, tetapi juga tauhid, fikih dan akhlak yang khusus dibuat IMAAM Center selama bulan Ramadan.

“Saya suka belajar di sini karena gurunya baik dan luar biasa. Seperti tadi saya diajar hal-hal yang membatalkan wudhu. Saya sudah tahu sih dari orang tua saya, tapi yang disampaikan tadi lebih detil. Saya juga bisa ketemu banyak teman baru,” Alvino

Alvino Heriyanto, usia 7 tahun, adalah siswa kelas dua sebuah sekolah dasar di Maryland. Ia baru belajar berpuasa penuh tahun ini. Sementara Gwyneth Budiantoro, usia 13 tahun, dan kini duduk di kelas 8 atau setara SMP kelas dua di Indonesia, mengatakan ikut pesantren karena ada beberapa teman lain yang juga ikut.

“Suasana di sini juga enak. Very nice. Tenang. Belajarnya juga mudah dan bisa diskusi. Saya sangat ingin bisa membaca Al Qur’an lebih baik,’’ ujarnya.

Salah seorang pengajar di pesantren kilat anak-anak ini, Ifdal Yusuf, mengatakan awalnya ia diminta IMAAM Center untuk menjadi imam sholat tarawih, tetapi kemudian ia tertarik juga mengajar anak-anak.

“Saya awalnya diajak khusus untuk tarawih, tetapi kemudian juga untuk mengajar anak-anak. Materi awal hari ini adalah tentang menguatkan kembali dasar-dasar wudhu, salat. Saya sudah siapkan dari awal karena kalau ajar anak-anak seumur ini pasti mereka akan tanyakan banyak soal, apalagi mereka memang mau belajar, jadi harus siap bahan yang bagus dan menarik," kata Ifdal.

"Saya sebelumnya sudah mengajar anak-anak khusus belajar Al Quran. Belajar dari pengalaman itu, kalau disuruh diam dan pertanyaannya tidak dijawab, nanti ia menemui kesulitan dalam praktiknya. Saya akan mencoba menjawab sebisa mungkin agar mereka puas dan kelak dapat mempraktikkan sholat atau wudhu atau hal-hal lain yang ingin diketahuinya,” tambahnya.

baca juga

Ifdal Yusuf, yang khusus belajar Al Quran sejak lulus sekolah dasar, tampaknya tahu persis cara yang tepat untuk menghadapi anak-anak, yang serba ingin tahu dan masih belum dapat menyampaikan keinginan mereka dengan sempurna.

“Anak-anak sekarang ada banyak soal, tapi kita tidak pandai menjawab. Kita tidak mau menjawab keingintahuan mereka. Mereka jadi bingung untuk menjadi Muslim yang baik. Anak-anak sekarang itu butuh mentor, butuh pendamping. Jadi saya memang ingin mereka banyak bertanya, apa yang tidak mereka ketahui di rumah, bisa ditanyakan. Saya akan coba jawab. Saya juga ingin anak-anak mensyukuri Ramadan yang mereka jalani,” lanjut Ifdal.

Ditemui VOA seusai mengajar Sabtu sore, Ifdal Yusuf, yang hampir menyelesaikan kuliah dalam bidang psikologi klinis, mengatakan sangat senang terlibat dalam program-program IMAAM Center dan ke depan malah ingin mengkaji lebih dalam antara ilmu psikologi yang ditekuninya dengan Islam.

“Ifdal ingin satukan Islam dan psikologi dan kemudian ingin beri services kepada jemaah dan komunitas yang membutuhkan. Apa bisa Ifdal tolong, Ifdal tolong. Tapi kalau di luar, out of my scope, saya akan terus terang bilang tidak bisa. Saya khan masih belajar juga. Alhamdulillah apa yang dikasih Allah SWT, saya share kembali,” ujarnya.

Program Ramadan untuk anak-anak ini dilangsungkan setiap hari Sabtu oleh IMAAM Center, satu organisasi keagamaan nirlaba yang didirikan pada tahun 1995 di negara bagian Maryland. Program diawali dengan mengajak anak-anak membaca dan menghafal surat-surat pendek dalam Al Quran, berdasarkan kelompok usia.

Selepas itu anak-anak diajak berdiskusi tentang beragam hal terkait tauhid, fikih dan akhlak. Selain Ifdal Yusuf, ada pula Dedeh Agustina dan Siti Chafsah dari Iqra Learning Center, serta sejumlah guru madrasah ikut membantu.

Program anak-anak yang berakhir sesaat sebelum buka puasa ini diakhiri dengan berbuka puasa dan sholat Maghrib bersama. Mereka juga dapat melanjutkan kegiatan dengan makan malam bersama dan sholat tarawih yang berlangsung hingga jauh malam.

Sementara itu ratusan warga Indonesia ikut memadati acara buka puasa, salat Maghrib dan makan malam bersama Sabtu lalu. IMAAM Center yang berkapasitas 500 orang itu membludak hingga salat Maghrib dilakukan lebih dari satu kali saja. Hujan deras dan udara yang tidak bersahabat tidak menyurutkan komunitas Indonesia untuk bersilaturahmi dan berbuka puasa hari keenam. Acara berbuka puasa bersama ini dilangsungkan setiap hari. (VOA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mandi Khusus Jelang Ramadan, Ini 3 Tradisi Unik Orang Indonesia

Mandi Khusus Jelang Ramadan, Ini 3 Tradisi Unik Orang Indonesia

Lifestyle | Kamis, 04 April 2019 | 11:31 WIB

Begini Cara Warga Pekanbaru Semarakkan Ramadan

Begini Cara Warga Pekanbaru Semarakkan Ramadan

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2015 | 17:25 WIB

Syahdunya Ramadan di Sudan

Syahdunya Ramadan di Sudan

Lifestyle | Jum'at, 04 Juli 2014 | 12:55 WIB

Terkini

Fakta Mitchell Baker: Sang Adik Bela Hong Kong, Sama-sama Gacor Bobol Lawan

Fakta Mitchell Baker: Sang Adik Bela Hong Kong, Sama-sama Gacor Bobol Lawan

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:13 WIB

Angkat Ritual Asli Banyuwangi, Sihir Tanah Kubur Tembus 57 Ribu Penonton di Hari Pertama

Angkat Ritual Asli Banyuwangi, Sihir Tanah Kubur Tembus 57 Ribu Penonton di Hari Pertama

Entertainment | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:05 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Brightening Sesuai Review, Bikin Kulit Cerah dan Glowing Alami

5 Rekomendasi Sunscreen Brightening Sesuai Review, Bikin Kulit Cerah dan Glowing Alami

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:05 WIB

Mitchell Baker Menggila, Persaingan Lini Depan Timnas Indonesia Panas, Ole Romeny Tersingkir?

Mitchell Baker Menggila, Persaingan Lini Depan Timnas Indonesia Panas, Ole Romeny Tersingkir?

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:56 WIB

Hasil Piala AFF 2026: Tiga Gol Mitchell Baker Bawa Indonesia Hajar Kamboja

Hasil Piala AFF 2026: Tiga Gol Mitchell Baker Bawa Indonesia Hajar Kamboja

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:52 WIB

Mitchell Baker Hattrick Timnas Indonesia Menang 5-1, Kenapa John Herdman Malah Kesal?

Mitchell Baker Hattrick Timnas Indonesia Menang 5-1, Kenapa John Herdman Malah Kesal?

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:46 WIB

John Herdman Lebih Baik Dibanding Shin Tae-yong di Debut Piala AFF

John Herdman Lebih Baik Dibanding Shin Tae-yong di Debut Piala AFF

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:38 WIB

4 Shio yang Paling Beruntung 28 Juli 2026: Masa Sulit Berakhir, Rezeki Datang

4 Shio yang Paling Beruntung 28 Juli 2026: Masa Sulit Berakhir, Rezeki Datang

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:35 WIB

Review Buku Navigating Night, Kisah Hangat Keluarga Imigran

Review Buku Navigating Night, Kisah Hangat Keluarga Imigran

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:34 WIB

Harga Minyak Turun 8 Persen Usai Trump Ancam Iran: Pilih Damai atau Hancur Total?

Harga Minyak Turun 8 Persen Usai Trump Ancam Iran: Pilih Damai atau Hancur Total?

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:19 WIB

×