Moeldoko: Presiden Simbol Negara, Jangan Diperlakukan Semena-mena

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 14 Mei 2019 | 17:27 WIB
Moeldoko: Presiden Simbol Negara, Jangan Diperlakukan Semena-mena
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan presiden merupakan simbol negara. Untuk itu ia meminta masyarakat Indonesia tidak memperlakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan semena-mena.

"Ya kami melihatnya dari sisi bernegara, etika benergara, janganlah memperlakukan seorang presiden simbol negara ini semena-mena. Sembarangan seperti itu," ujar Moeldoko di kantor Staf Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/5/2019)

Pernyataan Moeldoko menyusul adanya ancaman dari seorang pemuda yang ingin memenggal Jokowi. Kini, pihak kepolisian sudah menetapkan Hermawan Susanto, pemuda yang mengancam penggal kepala Jokowi sebagai tersangka.

Mantan panglima TNI itu menuturkan, dari sisi etika seorang warga negara yakni Hermawan Susanto tidak pantas memperlakukan seorang kepala negara dengan cara mengancam Jokowi.

"Tapi saya melihat dari sisi etika, dari sisi pelanggaran hukum supaya dipahami dengan baik. Bahwa itu tidak pantas, sebagai warga negara yang punya etika janganlah memperlakukan atau memperlakukan kepala negara sebagai simbol negara seperti itu," ucap dia.

Selain itu, Moeldoko juga menyoroti fenomena masyarakat yang seenaknya melanggar hukum, namun setelah ditindak aparat kepolisian langsung meminta maaf.

"Jangan lagi juga fenomena yang berkembang sekarang ini, seenaknya berbuat sesuatu setelah polisi melakukan tindakan, minta maaf. Apa-apa ini yang begini," kata dia.

Tak hanya itu, dirinya juga sudah menginstruksikan kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian untuk menindak masyarakat yang terbukti melanggar hukum.

"Saya sudah sampaikan kepada kapolri, jangan lagi ada maaf, tindak saja. Nanti diberi maaf makin enggak tertib. Yang salah tindak, agar tidak sembarangan tatak ramanya, hukumnya, ada aturan-aturannya," kata Moeldoko.

baca juga

"Kalau ini dibiarkan, nanti negara ini menjadi caos, negara ini menjadi anarkis, negara ini menjadi tidak tertib. Negara ini harus tetap tertib nggak boleh sembarangan," Moeldoko menambahkan.

Terkait adanya ancaman terhadap Presiden Jokowi, Moeldoko menyebut pihaknya akan terus meningkatkan kewaspadaan.

"Kalau dari sisi security pasti kami akan meningkatkan kewaspadaan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Pria Ancam Penggal Jokowi, Putri Amien Rais: Pribumi Kian Terpojok

Soal Pria Ancam Penggal Jokowi, Putri Amien Rais: Pribumi Kian Terpojok

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 16:01 WIB

Geger Kasus 'Tembak Jokowi' RJ, Bang Jack Polisi Gondrong Langsung Jawab

Geger Kasus 'Tembak Jokowi' RJ, Bang Jack Polisi Gondrong Langsung Jawab

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 14:45 WIB

Kemungkinan Pengancam Penggal Kepala Jokowi Bukan Hanya Hermawan Susanto

Kemungkinan Pengancam Penggal Kepala Jokowi Bukan Hanya Hermawan Susanto

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 13:21 WIB

Pemuda Ancam Penggal Jokowi Bolos Kerja Demi Ikut Demo Ormas di Bawaslu

Pemuda Ancam Penggal Jokowi Bolos Kerja Demi Ikut Demo Ormas di Bawaslu

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 13:15 WIB

Ditangkap karena Ancam Jokowi, Hermawan Tak Bisa Lagi Galang Dana Wakaf

Ditangkap karena Ancam Jokowi, Hermawan Tak Bisa Lagi Galang Dana Wakaf

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 12:43 WIB

Terkini

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

×