Kepemimpinan Akan Berakhir, Ini Permintaan Pimpinan KPK untuk Penerusnya

Dwi Bowo Raharjo, Welly Hidayat

Rabu, 15 Mei 2019 | 17:21 WIB
Kepemimpinan Akan Berakhir, Ini Permintaan Pimpinan KPK untuk Penerusnya
Ketua KPK Agus Rahardjo (tengah), dan kedua wakilnya, Laode Muhammad Syarif (kiri) dan Basaria Panjaitan (kanan belakang berbaju putih) seusai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/7/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief berharap pimpinan KPK periode selanjutnya mampu melanjutkan program yang sudah baik di era kepemimpinan Agus Rahardjo Cs. Termasuk dapat menangani kasus tindak pidana korupsi lebih banyak lagi.

"Ya, melanjutkan apa yang telah dirintis oleh (kepemimpinan Agus Rahardjo). Ini kan jilid lima mereka ya. Semoga lebih banyak lagi kasus yang ditangani yang berikutnya," kata Laode di Gedung KPK, Cabang C-1, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019).

Selain itu, Laode juga berharap pada pimpinan KPK yang baru nantinya dapat meningkatkan penindakan terhadap korporasi. Untuk diketahui, KPK telah menetapkan tersangka pada korporasi, seperti ke PT Duta Graha Indah (PT DGI), PT Tuah Sejati, PT Nindya Karya, PT Putra Ramadhan, dan PT Merial Esa.

"Kalau tindak pidana korporasi baru kita mulai ini, mudah-mudahan yang akan datang menjadi lebih banyak lebih masif lagi," ujar Laode

Laode juga menginginkan pimpinan KPK yang akan datang bisa menambah wilayah koordinator tim KPK disejumlah daerah di Indonesia.

"Dari segi koordinator wilayah KPK bisa lebih matang lagi, kan sekarang kami mendirikan 9 koordinator wilayah sebagai semacam cabang KPK untuk fokus daerah-daerah tertentu," kata Laode.

Untuk diketahui, masa jabatan pimpinan KPK periode saat ini atau keempat terdiri dari Agus Rahardjo, Basaria Panjaitan, Saut Situmorang, Laode M. Syarif, dan Alexander Marwata akan berakhir pada Desember 2019.

Selama masa kepemimpinan Agus, KPK telah mendirikan sembilan koordinator wilayah, atau semacam cabang KPK untuk fokus memberantas korupsi di daerah-daerah tertentu.

"Jadi, ada orang-orang tertentu yang fokus pada daerah-daerah tertentu," kata dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua KPK Peringati Rini Soemarno, Ada Beberapa BUMN Terindikasi Korupsi

Ketua KPK Peringati Rini Soemarno, Ada Beberapa BUMN Terindikasi Korupsi

Bisnis | Kamis, 09 Mei 2019 | 12:18 WIB

Pencet Tombol Lift Kantor Pakai Kaki, Pegawai KPK Diberi Sanksi

Pencet Tombol Lift Kantor Pakai Kaki, Pegawai KPK Diberi Sanksi

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 21:04 WIB

Ketua KPK Berharap Koruptor Dipenjara di Lapas Nusakambangan Tahun Ini

Ketua KPK Berharap Koruptor Dipenjara di Lapas Nusakambangan Tahun Ini

News | Selasa, 30 April 2019 | 18:51 WIB

Mangkir, Pimpinan KPK Maklumi Kesibukan Menteri Lukman Setelah Pemilu

Mangkir, Pimpinan KPK Maklumi Kesibukan Menteri Lukman Setelah Pemilu

News | Jum'at, 26 April 2019 | 18:33 WIB

Berkunjung ke Riyadh, KPK Kerja Sama dengan Lembaga Anti Korupsi Arab Saudi

Berkunjung ke Riyadh, KPK Kerja Sama dengan Lembaga Anti Korupsi Arab Saudi

News | Kamis, 25 April 2019 | 15:31 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×