Komunitas Ojol Keluhkan Pendapatan Menurun Selama Jalan Thamrin Ditutup

Senin, 27 Mei 2019 | 17:49 WIB
Komunitas Ojol Keluhkan Pendapatan Menurun Selama Jalan Thamrin Ditutup
Sejumlah driver ojek online mengeluhkan penutupan Jalan M. H. Thamrin. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Sejumlah driver ojek online mengeluhkan penutupan Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat sekitar satu minggu atau sejak 21 Mei hingga hari ini. Mereka menilai pendapatannya menurun pasca kerusuhan 22 Mei.

Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh komunitas dari Gabungan Aksi Roda Dua atau Garda saat menyambangi kantor Bawaslu RI. Mereka juga memberikan karangan bunga sebagai bentuk dukungan ke TNI - Polri atas dibukanya kembali akses Jalan M. H. Thamrin hari ini.

"Bukan hanya menurun, kita ini tidak bisa kemana-mana. Jalan serba ditutup, jalan ditutup hingga akhirnya kita untuk narik customer ke satu tujuan ke lokasi ini tidak bisa dilalui. Karena ya ada penutupan tersebut sangat merugikan sekali," ujar Presidium Garda Ari Nurprianto di Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).

Ari menuturkan, ia bersama rekan driver ojek online lainnya hanya mendapat order di bawah 10 trip selama jalan di depan gedung Bawaslu RI ditutup. Hal itu jauh menurun dibanding hari sebelum.

"(Menurun) 30 sampai 40 persen. Sehari biasanya bisa 15 sampai 24 trip, waktu kerusuhan dibawah 10 trip," kata Ari.

Ia bersama para driver ojek online merasa bersyukur lantaran akses Jalan MH Thamrin dan lainnya akan segera dibuka pada hari ini. Untuk itu merereka memberikan karangan bunga bertuliskan "Jakarta Kembali Aman, Kami Bisa Cari Rezeki Lagi" sebagai bentuk terima kasih kepada TNI - Polri.

Ojek online mengirimkan karangan bunga di depan Gedung Bawaslu. (Suara.com/Novian)
Ojek online mengirimkan karangan bunga di depan Gedung Bawaslu. (Suara.com/Novian)

"Alhamdulillah dengan adanya bapak TNI - Polri kami dari ojek online bisa mencari nafkah kembali dan masyarakat yang menggunakan jalan saat ini sudah tidak terganggu lagi," kata Ari.

Sebelumnya, kepolisian bekerjasama dengan Dinas Perhubungan melakukan pembongkaran terhadap pagar beton atau Movable Concrete Barrier (MCB) yang berada di depan Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan pembukaan itu dilakukan menyeluruh secara bertahap dan ditargetkan sekesai pada hari ini. Sehingga, akses sepanjang Jalan MH Thamrin mengarah ke Bundaran Hotel Indonesia dan sebaliknya dapat digunakan kembali.

Baca Juga: BW Punya Catatan Hitam Soal Sengketa Pemilu, Yusril: Kami Tak Akan Ungkit

"Kami melakukan pembongkaran baik itu kawat beton maupun barier yang sudah terpasang sejak dari tanggal 21 [Mei], proses ini berjalan bersamaan baik yang ada di Bawaslu, KPU, Istana Negara, dan di depan MK ataupun Sapta Pesona," kata Harry di depan Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI