Prabowo Minta Jadi Presiden ke MK, Budiman: Jangan Manjakan Anak, Tuips

Rendy Adrikni Sadikin

Selasa, 28 Mei 2019 | 11:46 WIB
Prabowo Minta Jadi Presiden ke MK, Budiman: Jangan Manjakan Anak, Tuips
Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko. [Suara.com/Muhammad Yasir]

Suara.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko menanggapi tuntutan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ke Mahkamah Konstitusi agar dinyatakan sebagai presiden dan wakil presiden.

Melalui kicauannya, Budiman Sudjatmiko menasihati warganet, sesayang ataupun sekaya apapun, agar tidak memanjakan anak. Tujuannya, agar kemauannya tidak harus dituruti dengan abai terhadap aturan dan etika.

Cuitan tersebut diunggah Budiman Sudjatmiko seraya menyisipkan tautan laman berita di sebuah media online atau media daring yang berjudul 'Prabowo Minta Jadi Presiden ke MK, Yusril Tertawa.'

"Tuips, sesayang apapun kamu pada anakmu dan sekaya apapun kamu, jangan manjakan dia. Ajari dia berbagi, supaya saat besar, dia tak berpikir apapun yang dimauinya harus dituruti dengan mengabaikan aturan dan etika. Bebannya berat untuk banyak orang," kicau Budiman Sudjatmiko seperti dikutip SUARA.com dari akun Twitter @budimansudjatmiko, Selasa (28/5/2019).

Cuitan Budiman Sudjatmiko. [Twitter]
Cuitan Budiman Sudjatmiko. [Twitter]

Budiman Sudjatmiko melanjutkan, "'Berjuang', 'berikhtiar', 'creative problem soving' adalah hal-hal yang harus diajarkan pada anak bahkan meskipun kamu mampu memberikannya seketika yang dia minta."

"'Berimajinasi', baik untuk masa depan ataupun membayangkan dirinya jadi orang lain yang tak punya fasilitas sebanyak dirinya, penting dilatihkan pada anakmu," cuit Budiman Sudjatmiko.

Pun Budiman Sudjatmiko memberikan nasihat, jika memang orangtua tidak memiliki sisa uang dan waktu untuk mendampingi, sewalah guru tambahan. Tapi, jika memiliki waktu di rumah, dampingi anak-anak.

"Jikapun kamu punya sisa uang dan kamu tak cukup punya waktu tiap saat mendampinginya, sewalah guru tambahan untuk jadi teman diskusinya melatih imajinasi, pemikiran kritis dan kemampuan matematikanya. Saat kau di rumah, kaulah yang melakukannya dengan dia," kicau Budiman Sudjatmiko.

Menurut Budiman Sudjatmiko, peristiwa politik belakangan ini memperlihatkan kegagalan dunia pendidikan menciptakan tradisi berpikir kritis, berdaya juang dan imajinasi, termasuk empati, warga.

baca juga

"Kejadian-kejadian politik akhir-akhir ini (yang tercermin di media sosial) menunjukkan betapa dunia pendidikan kita gagal menciptakan tradisi berpikir kritis, berdaya juang dan imajinasi (termasuk empati) warga. Perselisihan mudah dipelesetkan jadi kebencian tanpa dasar," cuit Budiman Sudjatmiko.

Berikut nasihat lain Budiman Sudjatmiko dalam kicauannya seperti dilansir SUARA.com:

"Wong orang dididik baik-baik sejak kecil aja bisa jadi jahat dan mengorbankan orang lain. Ingat dalam sejarah manusia lebih banyak orang mati untuk perkelahian di antara niat-niat baik daripada baik lawan jahat. Lebih banyak orang mati atas nama ide/niat baik daripada korban perampokan," cuit Budiman Sudjatmiko.

"Karena itu kemanusiaan harus dilatihkan juga. Niat baik tanpa perikemanusiaan akan melahirkan totaliterisme. Beda dengan otoriterisme yang semata-mata didorong haus kuasa, totaliterisme itu selalu merupakan hasil ide baik dalam politik yang dimutlakan. Ini mengancam kemanusiaan," kicau Budiman.

"Ajari anakmu ini: 'Kamu harus jadi orang baik, tapi jika kamu berbuat salah, wajar. Maafkan dirimu dan perbaiki diri. Jika nggak bisa, minta tolong orang lain. Juga jika temanmu berbuat salah. Bantu memperbaiki diri'. Penting untuk tahu kekuatan dan kelemahan diri dan berbagi," cuit Budiman Sudjatmiko.

"Beritahu juga anakmu tentang tantangan-tantangan zamannya & ukuran-ukuran keberhasilannya. Ukuran sukses zamannya bukan berada di puncak piramida rantai makanan sosial (dalam kuasa uang, akademik, politik dan sebagainya), tapi berada di sentralitas titik temu arus-arus kehidupan yang berjejaring," kicaunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usul Jokowi-Prabowo Ketemu di Ramadan, Ferdinand: Daripada Kucing-kucingan

Usul Jokowi-Prabowo Ketemu di Ramadan, Ferdinand: Daripada Kucing-kucingan

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 11:27 WIB

Tak Percaya Media Tapi Prabowo ke MK Bawa Link Berita, Ini Kata BPN

Tak Percaya Media Tapi Prabowo ke MK Bawa Link Berita, Ini Kata BPN

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 10:37 WIB

Dipanggil Polda Sumut, Dahnil Mengaku Belum Terima Surat Panggilan

Dipanggil Polda Sumut, Dahnil Mengaku Belum Terima Surat Panggilan

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 10:35 WIB

Demokrat Respon soal Usulan Jokowi dan Prabowo Bertemu Sebelum Lebaran

Demokrat Respon soal Usulan Jokowi dan Prabowo Bertemu Sebelum Lebaran

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 10:26 WIB

SBY: Ada yang Larang Pihak 02 Komunikasi dengan 01

SBY: Ada yang Larang Pihak 02 Komunikasi dengan 01

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 02:05 WIB

Terkini

Botol Plastik Disulap Jadi Sapu, Warga Petukangan Utara Raup Omzet hingga Rp3 Juta per Bulan

Botol Plastik Disulap Jadi Sapu, Warga Petukangan Utara Raup Omzet hingga Rp3 Juta per Bulan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:45 WIB

7 Cara Membersihkan Tabung Mesin Cuci 1 Tabung dari Kerak dan Lumut Hitam

7 Cara Membersihkan Tabung Mesin Cuci 1 Tabung dari Kerak dan Lumut Hitam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Polresta Solo Siapkan 350 Personel Amankan Laga Persis Solo vs Kendal Tornado FC

Polresta Solo Siapkan 350 Personel Amankan Laga Persis Solo vs Kendal Tornado FC

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:37 WIB

Dukung Atlet Indonesia di Panggung Dunia, BRI Perkuat Komitmen terhadap Olahraga Nasional

Dukung Atlet Indonesia di Panggung Dunia, BRI Perkuat Komitmen terhadap Olahraga Nasional

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:32 WIB

BRI Dorong Prestasi Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

BRI Dorong Prestasi Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Bogor | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:28 WIB

Kapolri Suyudi Ganti Kapolda Sulawesi Selatan

Kapolri Suyudi Ganti Kapolda Sulawesi Selatan

Sulsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Sembilan Hakim MK Dilaporkan ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran

Sembilan Hakim MK Dilaporkan ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:27 WIB

BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Bekaci | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Harga Emas Antam Terus Turun, Buyback Ikut Tertekan

Harga Emas Antam Terus Turun, Buyback Ikut Tertekan

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026, BRI Hadir di Rumah Indonesia Nagoya

Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026, BRI Hadir di Rumah Indonesia Nagoya

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:22 WIB

×