Kisah Perantau: Kue dan Sirup Jadi Buah Tangan Ika Temui Anak di Kampung

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Kamis, 30 Mei 2019 | 12:07 WIB
Kisah Perantau: Kue dan Sirup Jadi Buah Tangan Ika Temui Anak di Kampung
PRT bernama Ika Hayati saat hendak pulang mudik lebaran. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Ika Hayati (54) sudah delapan bulan telah mengadu nasib ke Jakarta. Dari Sumedang, Jawa Barat, wanita paruh baya itu merantau ke Cinere, Depok, Jawa Barat.

Ika bekerja sebagai pekerja rumah tangga (PRT) sejak September 2018 lalu.

Kamis (30/5/2019) Ika terlihat sedang menunggu bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Dia hendak pulang ke kampung halamannya di Sumedang. Di sebelahnya duduk seorang pria berusia 60 tahun. Pria itu bernama Sukara, yang tidak lain adalah suami Ika.

"Ini suami saya, mau jemput," kata Ika.

Senyum Ika melebar, sebab beberapa jam lagi atau setidaknya besok dia sudah bisa berkumpul dengan keenam orang anaknya yang sudah menunggu di Sumedang. Berkumpul, melepas kangen, dan memasak untuk keluarga setidaknya itu yang sudah terbayangkan apa yang akan lakukannya saat Lebaran nanti.

Namun, senyum Ika seketika merapat saat ditanyai suka dan duka bekerja jauh dari keluarga. Bekerja jauh dari keluarga bukan hal yang mudah, kata Ika.

Air mata Ika perlahan turun ke pipinya. Saat dirinya ingat dan merasakan betapa beratnya hidup jauh dari anak dan suami. Tapi, seberapa berat beban yang harus ditanggungnya itu, wanita paruh baya itu mau tidak mau harus tetap dijalaninya. Perjuangannya mencari rezeki di Ibu Kota tak lain untuk membiayai pendidikan anak-anaknya. Sebab, Ika memiliki harapan masa depan sang anak harus lebih baik dari orang tuanya. 

"Namanya kerja jauh dari anak, dari suami, ya gitu pasti ada enggak enaknya. Tapi mau enggak mau saya harus tetap kerja. Apalagi suami saya juga sudah enggak kerja, anak dua masih sekolah," ucapnya.

Setiap bulan Ika mengaku diberi upah Rp 2 juta. Semua uang itu pun dia kirimkan untuk keperluan makan dan keperluan pendidikan dua anaknya yang masih sekolah di kampung.

baca juga

Tapi Ika merasa beruntung meski seluruh upahnya itu dikirim ke keluarga di kampung namun dia masih suka diberi uang lebih oleh majikannya. Uang itu biasa Ika simpan untuk untuk keperluan mendesak.

"Pokoknya setiap bulan saya kirim semua ke kampung Rp 2 juta. Kalau saya disini juga kan enggak ada keperluan apa-apa. Pokoknya mah saya yang penting anak bisa sekolah dan makan di sana. Kalau saya di sini Alhamdulillah makan, sabun, pulsa dikasih sama si Ibu," tuturnya.

Ika mengatakan tak ada bekal khusus yang dibawa dari Jakarta ke kampung. Dia hanya membawa kue dan beberapa sirup saja.

Bagi Ika, saat ini yang dia nanti-nanti adalah bertemu seluruh anaknya. Dia mengaku sudah delapan bulan ini selama bekerja menunggu momen kumpul dan makan bersama dengan seluruh anggota keluarganya di rumah.

"Ya pingin cepat-cepat kumpul aja sama anak. Ngariung bareng makan, cerita-cerita gitu lah. Sudah lama kan itu enggak pernah lagi saya rasakan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemudik Motor Disarankan Tak Lewati Jalur Pantura Lohbener-Krangkeng

Pemudik Motor Disarankan Tak Lewati Jalur Pantura Lohbener-Krangkeng

Jabar | Kamis, 30 Mei 2019 | 09:54 WIB

Rabu Malam, Pemudik yang Gunakan Motor Ramaikan Arteri Karawang

Rabu Malam, Pemudik yang Gunakan Motor Ramaikan Arteri Karawang

Otomotif | Kamis, 30 Mei 2019 | 05:05 WIB

Sebanyak 14 Rest Area Tol Trans Jawa Siapkan Toilet Khusus Pemudik Difabel

Sebanyak 14 Rest Area Tol Trans Jawa Siapkan Toilet Khusus Pemudik Difabel

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 00:34 WIB

Agar Tak Tersesat,  Dishub Kota Solo Bagikan Buku Panduan Kepada Pemudik

Agar Tak Tersesat, Dishub Kota Solo Bagikan Buku Panduan Kepada Pemudik

Jawa Tengah | Rabu, 29 Mei 2019 | 18:53 WIB

Dikirim ke 10 Kota Tujuan, 700 Motor Pemudik DKI Diangkut Pakai 36 Truk

Dikirim ke 10 Kota Tujuan, 700 Motor Pemudik DKI Diangkut Pakai 36 Truk

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 17:21 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×