Buru Narkoba dan Pelaku Kriminal, Terminal Rambutan Dijaga Anjing Pelacak

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Kamis, 30 Mei 2019 | 13:18 WIB
Buru Narkoba dan Pelaku Kriminal, Terminal Rambutan Dijaga Anjing Pelacak
Anggota Unit K-9 Mabes Polri saat berjaga di Terminal Kampung Rambutan. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Memasuki masa mudik lebaran 2019 pengamanan dan kemanan di terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur diperketat. Dua ekor anjing pelacak dari unit K-9 Mabes Polri diterjunkan di terminal terbesar di Jakarta tersebut.

Bripda Dominikus mengatakan pengaman dengan menggunakan anjing pelacak baru dikerahkan hari ini hingga arus balik nanti.

"Baru hari ini, sampai nanti pas arus balik," kata Dominikus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (30/5/2019).

Anggota Unit K-9 Mabes Polri saat berjaga di Terminal Kampung Rambutan. (Suara.com/Yasir)
Anggota Unit K-9 Mabes Polri saat berjaga di Terminal Kampung Rambutan. (Suara.com/Yasir)

Dominikus menuturkan dua unit anjing pelacak K-9 yang dikerahkan merupakan jenis Belgian Malinois. Keduanya memiliki keahlian berbeda.

Dominikus mengatakan satu unit K-9 jenis Belgian Malinois memiliki kemampuan untuk melacak kriminal umum. Sedangkan, satu unit K-9 jenis Belgian Malinois lainnya memiliki kemampuan untuk melacak narkoba.

"Ada dua K-9, satu khusus untuk melacak narkoba, satu lagi kriminal," tuturnya.

Untuk diketahui, sejumlah pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman dengan menggunakan moda transportasi bus mulai memadati terminal Kampung Rambutan.

Berdasar data di Terminal Kampung Rambutan, per tanggal 29 Mei 2019, tercatat 374 bus telah diberangkatkan keluar kota di H-7 Lebaran 2019. Adapun jumlah pemudik tercatat mencapai 8.480. Sementara, aktivitas normal penumpang pada hari biasa hanya berkisar 1.800 hingga 2.000 penumpang.

Kendati demikian, staf Tata Usaha (TU) di Terminal Kampung Rambutan, Alvigan mengatakan jumlah pemudik di H-7 Lebaran 2019 tersebut tercatat lebih rendah dibanding data pemudik di hari yang sama pada Lebaran 2018. Pada 2018 lalu, tercatat 403 bus telah diberangkatkan keluar kota dengan jumlah pemudik mencapai 8.744.

baca juga

"Kalau dibandingkan H-7 lebaran tahun lalu memang menurun. Persentase penurunannya sekitar 3 persen," kata Alvigan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

H-6 Lebaran, 100 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di Stasiun Senen

H-6 Lebaran, 100 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di Stasiun Senen

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 13:04 WIB

Terminal Kampung Rambutan Sediakan RPTRA, Pemudik yang Bawa Anak Terbantu

Terminal Kampung Rambutan Sediakan RPTRA, Pemudik yang Bawa Anak Terbantu

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 12:47 WIB

Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur

Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 09:42 WIB

Jelang Mudik, Terminal Tirtonadi Solo Dirikan Tempat Istirahat Copet

Jelang Mudik, Terminal Tirtonadi Solo Dirikan Tempat Istirahat Copet

Jawa Tengah | Selasa, 28 Mei 2019 | 13:28 WIB

Volume Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Meningkat 20 Persen

Volume Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Meningkat 20 Persen

News | Selasa, 19 Juni 2018 | 16:45 WIB

Pulang Kampung, Pemudik Masih Padati Terminal Kampung Rambutan

Pulang Kampung, Pemudik Masih Padati Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 19 Juni 2018 | 16:30 WIB

Terkini

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:07 WIB

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:50 WIB

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:48 WIB

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:38 WIB

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:34 WIB

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:32 WIB