Unik, Pemudik Trans Sulawesi Taweli - Toboli Dihadang Ratusan Kera Hitam

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 31 Mei 2019 | 09:15 WIB
Unik, Pemudik Trans Sulawesi Taweli - Toboli Dihadang Ratusan Kera Hitam
Seekor Kera hitam Sulawesi (Macaca tonkeana) berada di jalan pada jalur mudik poros Tawaeli-Toboli di Kawasan Pegunungan Kebun Kopi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (30/5). [ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah]

Suara.com - Ratusan kera hitam menghadang pemudik yang lewat jalur mudik Trans Sulawesi Taweli - Toboli. Kera hitam itu jinak.

Kera hitam saban hari berkeliaran di jalur mudik Trans Sulawesi Taweli-Toboli yang lebih dikenal sebagai kawasan Kebun Kopi. Sehingga mengundang perhatian pengendara yang melintas di jalur cukup ramai itu.

Kera hitam itu ada yang kecil sampai besar. Padahal ketika ruas jalan nasional itu belum semulus sekarang, kera jarang terlihat. Kalau pun ada, biasanya mereka hanya bergantungan di pohon-pohon di pinggiran jalan.

Akan tetapi, sekarang kera - kera hitam itu berkeliaran dengan bebas di badan jalan. Ketika ada kendaraan yang melintas, mereka berlari ke pinggir jalan.

Seekor Kera hitam Sulawesi (Macaca tonkeana) berada di jalan pada jalur mudik poros Tawaeli-Toboli di Kawasan Pegunungan Kebun Kopi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (30/5). [ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah]
Seekor Kera hitam Sulawesi (Macaca tonkeana) berada di jalan pada jalur mudik poros Tawaeli-Toboli di Kawasan Pegunungan Kebun Kopi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (30/5). [ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah]

Oleh karena terlihat jinak, setiap kali pengendara melintas di beberapa titik yang selama ini menjadi tempat kera berkeliaran, mereka turun dari kendaraan dan mengambil gambar. Bahkan, ada yang memberi mereka makanan, seperti roti dan pisang.

Oleh karena sudah sering seperti itu, kera-kera tersebut setiap pagi dan menjelang sore hari telah menunggu di pinggir jalan untuk mendapatkan makanan dari pengendara yang melintas di jalan.

Rini (21), seorang pemudik, mengatakan kemungkinan besar kera-kera turun ke jalan karena kesulitan mendapatkan makanan di dalam hutan kawasan tersebut.

Apalagi, dalam kurun beberapa tahun terakhir, jalur Trans Sulawesi itu terus diperlebar, sedangkan pohon-pohon di sekitarnya ditebang guna kepentingan pembangunan jalan tersebut.

Seekor Kera hitam Sulawesi (Macaca tonkeana) berada di jalan pada jalur mudik poros Tawaeli-Toboli di Kawasan Pegunungan Kebun Kopi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (30/5). [ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah]
Seekor Kera hitam Sulawesi (Macaca tonkeana) berada di jalan pada jalur mudik poros Tawaeli-Toboli di Kawasan Pegunungan Kebun Kopi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (30/5). [ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah]

Selain itu, di kawasan Kebun Kopi semakin banyak warga membuka lahan kebun sehingga hutan semakin berkurang fungsinya.

"Ini salah satu yang menyebabkan kera turun ke jalan agar bisa mendapatkan makanan," katanya.

Faridah, seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng selain mengaku senang bisa mudik ke kampung halamannya pada Lebaran tahun ini, juga senang ketika melintas di kawasan itu ada segerombolan kera berkeliaran di pinggir jalan.

"Ini suatu pemandangan yang unik, sebab biasanya kera takut sama suara kendaraan dan orang. Tapi justru kera yang ada di beberapa titik pada jalur Trans Sulawesi sangat jinak dan bisa didekati orang yang melintas," kata mahasiswi asal Kabupaten Tolitoli itu.

Namun, mereka yang mendekati kera-kera tersebut tetap harus waspada, karena pernah kejadian di mana seorang perempuan mengabadikan kera-kera itu dengan telepon selulernya, tetapi seekor kera melompat dan membawa kabur perangkat itu.

Kera itu langsung berlari masuk hutan, sedangkan pemilik telepon seluler tidak bisa berbuat apa-apa. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Info Mudik 2019, Harga Tiket Pesawat Jakarta - Semarang Segini

Info Mudik 2019, Harga Tiket Pesawat Jakarta - Semarang Segini

Bisnis | Kamis, 30 Mei 2019 | 16:20 WIB

Info Mudik 2019, Harga Tiket Pesawat Jakarta - Surabaya Segini

Info Mudik 2019, Harga Tiket Pesawat Jakarta - Surabaya Segini

Bisnis | Kamis, 30 Mei 2019 | 16:16 WIB

Info Mudik 2019, Harga Tiket Pesawat Jakarta - Yogyakarta Segini

Info Mudik 2019, Harga Tiket Pesawat Jakarta - Yogyakarta Segini

Bisnis | Kamis, 30 Mei 2019 | 16:13 WIB

Info Mudik 2019, Harga Tiket Pesawat Jakarta - Pangkalpinang Segini

Info Mudik 2019, Harga Tiket Pesawat Jakarta - Pangkalpinang Segini

Bisnis | Kamis, 30 Mei 2019 | 16:09 WIB

Info Mudik 2019, Harga Tiket Pesawat Jakarta - Pekanbaru Segini

Info Mudik 2019, Harga Tiket Pesawat Jakarta - Pekanbaru Segini

Bisnis | Kamis, 30 Mei 2019 | 16:01 WIB

Terkini

DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat

DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:08 WIB

Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya

Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:05 WIB

Tambahan TKD Rp10,6 Triliun Tuntas Disalurkan, Pemulihan Pasca Bencana Melaju Pesat

Tambahan TKD Rp10,6 Triliun Tuntas Disalurkan, Pemulihan Pasca Bencana Melaju Pesat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:04 WIB

Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan

Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:50 WIB

Cuan di Tengah Banjir Kembangan Jakbar: Modal Gerobak, Agus Raup Rp800 Ribu Cuma dalam 3 Jam!

Cuan di Tengah Banjir Kembangan Jakbar: Modal Gerobak, Agus Raup Rp800 Ribu Cuma dalam 3 Jam!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:47 WIB

PKB Buka Suara soal Ambang Batas Parlemen: Fleksibel soal Angka, Asal Suara Rakyat Tak Hilang

PKB Buka Suara soal Ambang Batas Parlemen: Fleksibel soal Angka, Asal Suara Rakyat Tak Hilang

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:40 WIB

Antisipasi Dampak ke Jokowi Jadi Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando

Antisipasi Dampak ke Jokowi Jadi Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:38 WIB

Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!

Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:24 WIB

Uji Publik RUU Hak Cipta: AI dan Royalti Jadi Fokus

Uji Publik RUU Hak Cipta: AI dan Royalti Jadi Fokus

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:18 WIB

KPK Dalami Kasus Maidi, Tiga Kepala Dinas Pemkot Madiun Diperiksa

KPK Dalami Kasus Maidi, Tiga Kepala Dinas Pemkot Madiun Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:16 WIB