Anies Bakal Razia Gelandangan dan Pengemis Musiman sewaktu Lebaran

Reza Gunadha
Anies Bakal Razia Gelandangan dan Pengemis Musiman sewaktu Lebaran
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

"Pada tingkat kelurahan memang diubah jamnya, jadi dari jam setengah 8 sampai jam 12 siang," ujar Anies.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menertibkan pengemis dan gelandangan yang menyerbu ibu kota saat Hari Raya Idul Fitri. Mereka akan dibina oleh Dinas Sosial DKI.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap, para gelandangan dan pengemis tidak datang ke Ibu Kota hanya untuk mencari belas kasihan dari warga saat hari raya.

"Mudah-mudahan tidak (ada yang datang) dan tentu kami akan mentertibkan," kata Anies di Puskesmas Kalideres, Jakarta Timur, Senin (3/6/2019).

Setelah gelandangan dan pengemis dirazia, Anies menginstruksikan Dinas Sosial DKI Jakarta untuk membina mereka.

"Memastikan mereka-mereka yang memang membutuhkan bantuan dinas sosial akan siap untuk membantu," jelasnya.

Untuk diketahui, menjelang hari raya Idul Fitri, sejumlah gelandangan dan pengemis mulai menjamur di beberapa ruas jalan Ibu kota Jakarta.

Puskesmas Tetap Buka

Selain itu, Anies yang melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke Puskesmas Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, memastikan layanan kesehatan tetap buka saat libur lebaran.

Anies memastikan beberapa puskesmas tingkat kelurahan akan tetap melayani masyarakat setengah hari pada tanggal 3,4, dan 7 Juni 2019 mulai pukul 08.00 - 12.00 WIB. Namun pada tanggal 5 dan 6 Juni puskesmas kelurahan tutup.

"Pelayanan kesehatan bisa datang ke kelurahan masih juga masih buka tapi nanti kelurahan tanggal 3, 4 dan 7 itu beroperasi hanya jam terbatas, dan tanggal 5, 6 kelurahan tutup," kata Anies.

"Pada tingkat kelurahan memang diubah jamnya, jadi dari jam setengah 8 sampai jam 12 siang," ujar Anies.

Anies mengarahkan masyarakat yang membutuhkan, tetap ke puskesmas kecamatan atau langsung Rumah Sakit Umum Daerah di Jakarta.

"Puskesmas Kecamatan buka 24 jam, meskipun hari lebaran. Jadi hari lebaran pun menangani 24 jam, IGD (RSUD) 24 jam pelayanan 24 jam, jadi kalau Puskesmas Kecamatan tidak ada jam operasi yang terbatas," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menambahkan, tenaga medis di Puskesmas Kecamatan akan bersiaga meski tinggal 40 persen.

Sementara di RSUD yang berjaga di unit rawat jalan tinggal 40 persen, sementara di unit gawat darurat akan tetap disiagakan 100 persen tenaga medis.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS