Kenang Ani Yudhoyono, Sekjen Demokrat: Sekuntum Melati yang Wanginya Abadi

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 03 Juni 2019 | 14:11 WIB
Kenang Ani Yudhoyono, Sekjen Demokrat: Sekuntum Melati yang Wanginya Abadi
Pemakaman Ani Yudhoyono. (Suara.com/Muhaimin)

Suara.com - Partai Demokrat saat ini tengah dirundung duka setelah Ani Yudhoyono, istri dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninggal dunia.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan menganggap sosok Ani Yudhoyono serupa dengan bunga melati yang wanginya abadi.

"Di mata saya, Ibu Ani Yudhoyono adalah sekuntum melati yang wanginya abadi. Seorang ibu dari dua orang putra yang kemudian menjelma jadi ibu negara untuk sebuah bangsa," kata Hinca dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/6/2019).

Menurut Hinca, Ani merupakan simbol dari perempuan Indonesia yang menunjukkan kekuatannya melalui sikap lemah lembut serta sifat welas asih. Keunggulan yang dimiliki Ani itu ditunjukkan kala dirinya mendampingi SBY saat memimpin Indonesia selama 10 tahun lamanya.

Kemesraan SBY dan Ani Yudhoyono. [Twitter]
Kemesraan SBY dan Ani Yudhoyono. [Twitter]

"Tanpa kita sadari, selama sepuluh tahun kebangkitan bangsa di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ada tangan lembut Ibu Ani yang senantiasa merajut persaudaraan kita sesama bangsa," kata dia.

Meskipun didapuk menjadi ibu negara, Hinca menyebutkan kalau Ani tidak haus dengan eksistensi. Mengenang Ani sebagai anak yang lahir dari keluarga tentara, Hinca mengatakan bahwa darah pejuang negara dari Letjen Sarwo Edhi Wibowo mengalir kepada Ani.

"Beliau adalah pribadi unggul yang enggan untuk menonjolkan diri. Sosok ibu yang senantiasa hadir di tengah-tengah kita semua. Jejak cintanya pada Indonesia sudah terlukis manakala beliau lahir di tengah-tengah keluarga tentara," ujarnya.

"Jejak itu menjelma jadi langkah besar ketika jodoh mempertemukan beliau dengan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Ibu Ani Yudhoyono adalah putri dan istri seorang tentara yang menjelma jadi ibu dari segala anak bangsa," sambungnya.

Selain itu ia juga menganggap Ani merupakan salah satu penyumbang inspirasi saat SBY memimpin Indonesia 10 tahun. Meskipun sempat digoyang oleh berbagai peristiwa di dalam negeri, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat Ani sebagai ibu negara.

baca juga

Untuk diketahui, Ani dipanggil oleh Maha Kuasa pada Sabtu (1/5/2019). Ani yang telah berjuang melawan kanker darahnya kini sudah tenang disisi-Nya.

Hinca pun meluapkan penyesalannya karena sedikit meluangkan waktu untuk menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ani atas perjuangan dan perhatiannya sebagai ibu negara.

"Sekarang kita yang ditinggalkan hanya bisa mengingat sementara pikiran menuntun kita mencium wangi melati yang ditebarnya untuk bangsa," tuturnya.

"Ibu Ani Yudhoyono dipanggil oleh Sang Pencipta tetapi beliau hidup abadi dalam kenangan bangsa," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibas Ungkap Keinginan Ani Yudhoyono: I Just Want to Go Home....

Ibas Ungkap Keinginan Ani Yudhoyono: I Just Want to Go Home....

News | Senin, 03 Juni 2019 | 14:05 WIB

Pakai Kostum Ketat ke Takziah Ani Yudhoyono, Gibran Tegur Keras Kaesang

Pakai Kostum Ketat ke Takziah Ani Yudhoyono, Gibran Tegur Keras Kaesang

News | Senin, 03 Juni 2019 | 14:07 WIB

Kaesang Ogah Kostum Takziah ke Ani Yudhoyono Dibandingkan dengan Sandiaga

Kaesang Ogah Kostum Takziah ke Ani Yudhoyono Dibandingkan dengan Sandiaga

News | Senin, 03 Juni 2019 | 13:39 WIB

Kondisi SBY di Malam usai Ani Yudhoyono Dimakamkan, Sempat Curhat Begini

Kondisi SBY di Malam usai Ani Yudhoyono Dimakamkan, Sempat Curhat Begini

News | Senin, 03 Juni 2019 | 13:09 WIB

Sore Ini, Prabowo Dikabarkan Bakal Takziah ke Kediaman SBY

Sore Ini, Prabowo Dikabarkan Bakal Takziah ke Kediaman SBY

News | Senin, 03 Juni 2019 | 13:02 WIB

Terkini

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:59 WIB

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang

Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:57 WIB

Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK

Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:53 WIB

Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia

Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:51 WIB

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:51 WIB

Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru

Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:50 WIB

Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara

Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:46 WIB

Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?

Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:45 WIB

×