Kenangan Menggelikan Ani Yudhoyono Sahur di Istana

Senin, 03 Juni 2019 | 16:42 WIB
Kenangan Menggelikan Ani Yudhoyono Sahur di Istana
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) bersama dan Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono (kiri) melambaikan tangan sebelum memasuki pesawat khusus kepresidenan di Bandara Internasional Halim Perdanakusumah. [Antara/Widodo S. Jusuf/foc]

Suara.com - Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, memiliki kenangan cukup menggelikan selama menjadi ibu negara dan tinggal di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Sebagai seorang Ibu Negara, Ani Yudhoyono dituntut untuk selalu tampil rapi, termasuk saat sahur.

Melalui buku yang ditulis oleh Ani Yudhoyono sendiri berjudul 10 Tahun Perjalanan Hati, Ani Yudhoyono menceritakan momen menggelikan saat kali pertama tinggal di Istana Merdeka.

Setelah dilantik pada 20 Oktober 2004, SBY dan Ani Yudhoyono langsung menempati Istana Merdeka, saat itu bertepatan dengan Bulan Ramadan.

Berbagai aturan yang ada di Istana membuat Ani Yudhoyono harus dalam keadaan selalu rapi dan siap, termasuk saat hendak sahur.

Untuk makan sahur saja Ani Yudhoyono harus berdandan dan mengenakan pakaian rapih.

"Unik sekali kondisinya. Sambil terkantuk-kantuk, saya mencuci muka. Lalu berdandan secukupnya saja dan mengenakan baju rapih komplet dengan selop. Kami pun keluar dari ruang tidur," kata Ani Yudhoyono seperti dikutip Suara.com dari buku karyanya, Senin (3/6/2019).

SBY dan Ani Yudhoyono (Instagra,/@aniyudhoyono)
SBY dan Ani Yudhoyono (Instagram/@aniyudhoyono)

Kebiasaan tersebut dirasakan begitu menggelikan oleh Ani Yudhoyono. Sebab, biasanya bila tinggal di kediamannya di Cikeas, Ani Yudhoyono hanya gosok gigi dan membasuh wajah sebelum sahur. Bahkan, makan masih mengenakan daster, namun justru kini sebaliknya.

Untuk bisa makan sahur, SBY dan Ani Yudhoyono harus berjalan cukup jauh dari ruang tidur menuju ruang makan.

Baca Juga: Cipika-cipiki dengan SBY, Prabowo Melayat Ani Yudhoyono di Cikeas

Ruang makan terletak di dekat dapur sisi barat istana, melewati sebuah ruang resepsi yang sangat besar, berseberangan dengan area ruang tidur yang ada di sisi timur.

Suasana tegang terasa ketika prosesi santap sahur dimulai. Tidak ada suara apa pun selain denting sendok dan garpu beradu menyentuh piring membuat suasana makan jauh dari kata hangat.

"Kami sahur dalam situasi agak tegang, sangat resmi. Tegang. Senyap. Kaku. Jauh dari gambaran orang sahur dalam suasana hangat," ungkap Ani Yudhoyono.

Usai makan, SBY dan Ani Yudhoyono kembali ke ruang tidur dengan langkah tegap, berwibawa, dan melemparkan senyum hangat kepada para staf Rumga.

Ritual tersebut yang terus dilakukan oleh Ani Yudhoyono selama 10 tahun mendampingi SBY menjadi presiden.

"Tampil rapi adalah harga mati di istana. Dan ibu negara harus menjadi contoh baik. Walau pukul tiga pagi! Dalam hati, saya tertawa geli campur getir," pungkas Ani Yudhoyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI