Pesan Ani Yudhoyono untuk SBY: Saya Tak Pernah Berubah, Selalu Mencintaimu

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 04 Juni 2019 | 18:20 WIB
Pesan Ani  Yudhoyono untuk SBY: Saya Tak Pernah Berubah, Selalu Mencintaimu
Momen mengharukan SBY merawat dan mendampingi Ani Yudhoyono di rumah sakit Singapura. (Instagram)

Suara.com - Ani Yudhoyono, istri dari presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki pesan cinta khusus untuk sang suami. Pesan cinta itu ditorehkan melalui buku berjudul 10 Tahun Perjalanan Hati.

Selama puluhan tahun membina biduk rumah tangga bersama SBY, banyak hal yang telah dilalui oleh Ani Yudhoyono dan SBY.

Ani Yudhoyono menjadi sosok yang paling terdepan dalam mendampingi setiap langkah SBY.

Mulai dari menjadi letnan yang tinggal di barak, menjadi menteri hingga presiden, Ani Yudhoyono selalu setia mengiringi langkah SBY kemanapun ia pergi.

Ani juga mengungkapkan janji setianya untuk selalu mendampingi SBY.

"Saya masih tetap melakukan hal yang tidak akan pernah berubah: mendampingi SBY dengan segala corak kehidupan seperti apa pun. Saya mencintainya," kata Ani Yudhoyono seperti dikutip Suara.com dari bukunya, Selasa (4/6/2019).

Ani Yudhoyono mengenang masa-masa saat ia masih menjadi istri tentara. Sering ditinggal oleh SBY untuk menjalankan misi kenegaraan menjadi makanan sehari-hari bagi Ani Yudhoyono, ia berhasil melaluinya.

Ia selalu mengingat perkataan sang ibunda, mengajarkannya untuk menjadi wanita kuat dan bisa mengimbangi pergerakan suami.

"Ketika kau bersuamikan seorang tentara, maka kau ikut dalam perjuangannya. Kau harus bisa mengimbangi pergerakannya. Sebab seorang tentara yang baik tidak akan pernah meninggalkan tugas untuk negara. Kaulah yang harus mengalah," ujar Ani Yudhoyono mengenang ucapan sang ibunda.

Hal inilah yang terus dipegang teguh oleh Ani Yudhoyono. Berbagai cobaan yang datang silih berganti membuat Ani Yudhyoyono kuat dan dituntut untuk selalu tegar, terutama dihadapan sang suami yang memiliki tugas kenegaraan.

Hingga tiba saat SBY lengser dari kursi orang nomor satu di Indonesia dan kembali menjadi rakyat biasa, Ani Yudhoyono telah mengikat janji setia itu untuk selalu mendampingi SBY.

Namun, takdir berkata lain. Ani Yudhoyono mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu Singapura, usai berjuang melawan kanker darah sejak awal 2019.

Ani Yudhoyono dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Minggu (2/6/2019) siang. Lokasi pusara Ani Yudhoyono berdekatan dengan pusara istri mantan presiden BJ Habibie yakni Hasri Ainun Besari Habibie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Ani Yudhoyono Sabar Tanggapi Warganet Usil di Media Sosial

Cerita Ani Yudhoyono Sabar Tanggapi Warganet Usil di Media Sosial

News | Selasa, 04 Juni 2019 | 17:17 WIB

Prabowo Ungkit Pilihan Politik Ani Yudhoyono saat Takziah, PSI Beri Kritik

Prabowo Ungkit Pilihan Politik Ani Yudhoyono saat Takziah, PSI Beri Kritik

News | Selasa, 04 Juni 2019 | 14:37 WIB

Singgung Politik Bu Ani saat Takziah, Prabowo Didorong Minta Maaf ke SBY

Singgung Politik Bu Ani saat Takziah, Prabowo Didorong Minta Maaf ke SBY

News | Selasa, 04 Juni 2019 | 12:42 WIB

Terkini

Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran

Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:36 WIB

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:30 WIB

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:27 WIB

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:26 WIB

Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN

Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:16 WIB

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03 WIB

Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi

Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:59 WIB

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55 WIB

Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz

Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:46 WIB

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:35 WIB