Kemen PUPR dan Pemprov Sulteng Perbaiki Rumah yang Rusak Akibat Bentrok

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 08 Juni 2019 | 22:36 WIB
Kemen PUPR dan Pemprov Sulteng Perbaiki Rumah yang Rusak Akibat Bentrok
Polisi mengamankan warga yang diduga terlibat dalam keributan antar warga di Desa Sampuabalo, Pasarwajo, Buton, Sulawesi Tenggara, Sabtu (8/6). [ANTARA FOTO/Mances]

Suara.com - Sebanyak 87 rumah warga Desa Gunung Jaya dibakar oleh sekelompok pemuda Desa Sampuabalo saat bentrok yang terjadi di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Rabu (5/6) pekan ini.

Nantinya rumah-rumah warga yang hancur tersebut akan diperbaiki oleh pemerintah daerah setempat dan juga Kementerian PUPR.

Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara Ajun Komisaris Besar Harry Goldenhardt menjelaskan, 87 rumah tersebut masih dibersihkan oleh pasukan aparat dari TNI/Polri.

Rumah-rumah itu sebelumnya sempat dilempar bebatuan dan akhirnya dibakar dengan cara dilempari bom molotov serta bensin.

"Saat ini aparat Polri dan TNI masih melakukan pembersihan di lokasi kejadian. Karena direncanakan rumah warga yang dibakar dibangunkan kembali oleh Pemda dan Kementerian PUPR," kata Harry kepada Suara.com, Sabtu (8/7/2019).

Sementara itu, warga yang mengungsi akibat pecahnya bentrok antar dua kelompok warga Desa Gunung Jaya dan Desa Sampuabalo tersebut berjumlah sekitar 871 orang. Mereka mengungsi ke desa-desa terdekat di wilayah Kecamatan Pasar Wajo Buton.

Harry menyampaikan, ratusan warga tersebut belum kembali ke kediaman masing-masing dikarenakan kondisi rumahnya yang tidak layak dihuni.

Meskipun begitu, Harry memastikan kalau kondisi di tempat terjadinya bentrok itu sudah kondusif.

"Masih di tempat pengungsian. Kondisi alhamdulillah sudah lebih kondusif.”

baca juga

Untuk diketahui, bentrok antardua kelompok pemuda itu dipicu oleh sekelompok pemuda dari Desa Gunung Jaya Kecamatan Siotapina Kabupaten Buton menggelar konvoi menggunakan kendaraan roda dua melintasi Desa Sampuabalo pada Selasa (4/6).

Saat konvoi, rombongan tersebut memainkan gas motornya sampai memancing amarah dari masyarakat Desa Sampuabalo.

Keesokan harinya, salah satu warga Desa Sampuabalo hendak melakukan silahturahmi ke rumah keluarganya dan harus melintasi Desa Gunung Jaya.

Namun, ketika saat melintas, ia terkena panah yang menancap di dada sebelah kiri. Dirinya langsung ke desa asalnya untuk melaporkan kejadian tersebut.

Karena kejadian itu, akhirnya kelompok pemuda yang berjumlah 100 orang dari Desa Sampuabalo menyerang Desa Gunung Jaya sambil melemparkan batu ke rumah-rumah warga. Karena kalah jumlah, warga setempat yang ketakutan langsung mengamankan diri.

Mengetahui banyak rumah yang ditinggalkan pemiliknya, beberapa pemuda dari Desa Sampuabalo melakukan pembakaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangkap 81 Pelaku Pembakaran Rumah Buton, Polisi Sita Parang dan Tombak

Tangkap 81 Pelaku Pembakaran Rumah Buton, Polisi Sita Parang dan Tombak

News | Sabtu, 08 Juni 2019 | 13:15 WIB

Bentrok Warga di Buton, Satu Warga Terkena Panah

Bentrok Warga di Buton, Satu Warga Terkena Panah

News | Kamis, 06 Juni 2019 | 19:00 WIB

Rebutan Mandat Saksi di TPS Sampang Berujung Penembakan

Rebutan Mandat Saksi di TPS Sampang Berujung Penembakan

Jatim | Rabu, 17 April 2019 | 14:41 WIB

Markas Diserang Massa PDIP, Ketua FPI DIY Siap Tempuh Jalur Hukum

Markas Diserang Massa PDIP, Ketua FPI DIY Siap Tempuh Jalur Hukum

Jogja | Senin, 08 April 2019 | 14:05 WIB

Polisi Kembali Tetapkan Satu Tersangka Biang Kerok Bentrokan di Tanah Abang

Polisi Kembali Tetapkan Satu Tersangka Biang Kerok Bentrokan di Tanah Abang

News | Kamis, 24 Januari 2019 | 07:08 WIB

Terkini

PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP

PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Demonstrasi Makin Marak, Pakar Sentil Lambatnya Respon Pemerintah, Rakyat Jangan Terus Disalahkan

Demonstrasi Makin Marak, Pakar Sentil Lambatnya Respon Pemerintah, Rakyat Jangan Terus Disalahkan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:41 WIB

3 Parfum Lokal yang Cocok Dipakai saat Musim Hujan, dari Aroma Woody Hangat hingga Manis Nyaman

3 Parfum Lokal yang Cocok Dipakai saat Musim Hujan, dari Aroma Woody Hangat hingga Manis Nyaman

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Kupas Tuntas Gaya Kalcer Honda Genio, Motor Retro yang Paham Kebutuhan Komuter dan Punya Warna Baru

Kupas Tuntas Gaya Kalcer Honda Genio, Motor Retro yang Paham Kebutuhan Komuter dan Punya Warna Baru

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Tak Perlu Mahal, Ini 4 Lip Balm untuk Bibir Hitam dan Kering di Bawah Rp30 Ribu

Tak Perlu Mahal, Ini 4 Lip Balm untuk Bibir Hitam dan Kering di Bawah Rp30 Ribu

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Persib Waspada! Igor Tolic Akui Melbourne Victory Punya Transisi Permainan Mematikan

Persib Waspada! Igor Tolic Akui Melbourne Victory Punya Transisi Permainan Mematikan

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Mainkan Peran Ganda di Film Kembar Tak Sama, Endy Arfian Bongkar Tantangan Terberatnya

Mainkan Peran Ganda di Film Kembar Tak Sama, Endy Arfian Bongkar Tantangan Terberatnya

Entertainment | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo

Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:32 WIB

×