Andi Arief Berandai-andai, Bagaimana Jika MK Menangkan Prabowo - Sandiaga?

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Minggu, 09 Juni 2019 | 14:48 WIB
Andi Arief Berandai-andai, Bagaimana Jika MK Menangkan Prabowo - Sandiaga?
Potret Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief saat diciduk Polisi (dok. Istimewa)

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief berandai-andai jika pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno memenangkan gugatan sengketa hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi. Hal itu disampaikan Andi Arief lewat rangkaian kicauan atau kultwit pada akun Twitter pribadinya @AndiArief_.

Awalnya Andi Arief menilai banyak partai politik yang terbawa perasaan dalam menentukan sikap menjadi koalisi atau oposisi. Menurutnya, pada rezim orde baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto adanya oposisi berkelanjutan lantaran memang tidak adanya mekanisme penggantian presiden setiap lima tahun seperti halnya pasca reformasi.

"Banyak yang baper dalam koalisi dan sikap oposisi. Dulu ada oposisi berkelanjutan dalam penumbangan Soeharto karena memang gak ada mekanisme 5 tahunan gantikan rejim. Pemilu cuma memanjangkan kekuasaan Soeharto. Tetapi, kalau Gerindra mau jadi oposisi lagi, harus dihargai," kicau Andi Arief seperti dikutip suara.com pada Minggu (9/6/2019).

Menurut Andi Arief, dalam sistem kepartaian di era pascareformasi pergantian rezim dalam Pemilu yang demokratis partai politik seharusnya terlahir bukan untuk bercita-cita menjadi oposisi. Dia berpendapat, setiap partai politik justru harus berupaya dengan cara yang benar terlibat dalam kekuasaan dan dalam mengelola rakyat.

"Semua partai boleh bercita-cita terlibat dalam mengelola rakyat dalam kekuasaan, namun semua kembali apakah presiden terpilihnya memandang perlu melibatkan atau tidak. Namun ketidaklaziman memilih oposisi pada akhirnya juga tidak ada pilihan jika Presiden terpilih tidak memerlukan," kicaunya.

Sementara kata Andi Arief, bagi partai politik yang memang tidak memiliki pasangan calon presiden atau wakil presiden perilaku memilih partai dalam Pemilu Legislatif (Pileg) dimaksudkan agar partai dan calon legislatif bisa berperan dalam pemerintahan. Beda halnya kata Andi Arief bagi partai politik yang memiliki calon presiden dan wakil presiden.

"Mungkin berbeda Partai yang miliki capres/cawapres prilaku pemilih agar figur partai jadi Presiden. Itulah dasar menjadi oposisi jika kalah,"

Oleh karenanya, Andi Arief pun berandai jika pada akhirnya MK memenangkan Prabowo - Sandiaga Uno dalam gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 maka pemerintahan selama lima tahun kedepan akan dikelola oleh partai pengusungnya yakni Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sedangkan, Partai Demokrat sebagai partai pendukung menurutnya tidak berhak langsung ikut dalam pemerintahan dan tergantung pada ajakan presiden terpilih.

"Bagaimana kalau MK memenangkan 02? Pemerintahannya akan dikelola Gerindra-PAN-PKS sebagai pengusung. Partai Demokrat hanya pendukung, juga tidak berhak langsung ikut dalam pemerintahan tergantung ajakan Presidennya. Namun bisa saja koalisi 01 terlibat jika dianggap penting."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat Usul Prabowo Bubarkan Koalisi, Gerindra: Ngerti Hukum Nggak?

Demokrat Usul Prabowo Bubarkan Koalisi, Gerindra: Ngerti Hukum Nggak?

News | Minggu, 09 Juni 2019 | 13:31 WIB

Demokrat Nilai Bubarkan Koalisi Pilpres Bisa Turunkan Panas Tensi Politik

Demokrat Nilai Bubarkan Koalisi Pilpres Bisa Turunkan Panas Tensi Politik

News | Minggu, 09 Juni 2019 | 13:13 WIB

Pemilu Selesai, Demokrat Sarankan Prabowo Bubarkan Koalisi Pilpres 2019

Pemilu Selesai, Demokrat Sarankan Prabowo Bubarkan Koalisi Pilpres 2019

News | Minggu, 09 Juni 2019 | 11:32 WIB

Bu Ani Dukung Prabowo Bocoran dari SBY, Demokrat: Ini soal Etika

Bu Ani Dukung Prabowo Bocoran dari SBY, Demokrat: Ini soal Etika

News | Minggu, 09 Juni 2019 | 11:17 WIB

Habis Lebaran, PKS Tegaskan Masih Dukung Prabowo - Sandiaga

Habis Lebaran, PKS Tegaskan Masih Dukung Prabowo - Sandiaga

News | Minggu, 09 Juni 2019 | 10:50 WIB

Terkini

Museum Nasional dan Ratusan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Museum Nasional dan Ratusan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 18:32 WIB

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

×