Skema Sekat Lalin Diberlakukan Jika Ada Penumpukan Arus Balik ke Jakarta

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir
Skema Sekat Lalin Diberlakukan Jika Ada Penumpukan Arus Balik ke Jakarta
Ilustrasi. [Antara/Oky Lukmansyah]

Kepala Balitbang Kemenhub, Sugihardjo mengatakan nantinya kendaraan yang hendak masuk tol tersebut akan diarahkan untuk melewati jalur arteri pantai utara atau Pantura.

Suara.com - Kementerian Perhubungan akan memberlakukan penyekatan arus lalu lintas bagi kendaraan yang hendak masuk ke tol menuju Jakarta jika terjadi kepadatan.

Kepala Balitbang Kemenhub, Sugihardjo mengatakan nantinya kendaraan yang hendak masuk tol tersebut akan diarahkan untuk melewati jalur arteri pantai utara atau Pantura.

Sugihardjo menerangkan berdasarkan komunikasi yang telah dilakukan dengan Dirjen Perhubungan Darat dan Korps Lalu Lintas (Korlantas), tidak boleh adanya hambatan lalu lintas menuju Jakarta. Mengingat, arus balik Lebaran 2019 dari Timur menuju Barat yakni Jakarta terpantau masih padat.

"Kalau sempat tersendat, makin lama makin menumpuk. Makanya, tadi di-clear-kan di rest area. Kalau misalnya kondisi belum clear, itu mungkin dari hulunya akan disekat. Mungkin tidak semua kendaraan bisa masuk tol," kata Sugihardjo di Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2019, Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Minggu (9/6/2019).

Kendati begitu, Sugihardjo mengatakan sebelum memberlakukan penyekatan arus lalu lintas kendaraan yang hendak masuk tol itu, pihaknya akan terlebih dahulu melihat perkembangan situasi arus lalu lintas.

"Dalam traffic kalau dia sudah ngikat, itu mencairkannya susah. Jadi sebenarnya locking, sebelum stuck itu harus ada pengendalian. Supaya bebannya tidak makin menumpuk. Kalau disekat itu artinya dikontrol di pintu masuk. Di Palimanan, misalnya sebelum itu supaya enggak semuanya masuk tol. Diarahkan ke Pantura," ujarnya.

Sebelumnya, Corporate Communication Department Head Jasa Marga, Irra Susiyanti mengatakan peningkatan lalu lintas arus balik masih akan terjadi pada hari ini. Sebanyak 82.810 kendaraan diprediksi akan melintasi gerbang tol (GT) Cikampek Utama menuju Jakarta.

Irra menerangkan volume kendaraan tersebut naik sekitar 210 persen. Dimana menurutnya angka lalu lintas harian (LHR) normalnya hanya berkisar 26.705 kendaraan.

"Pada hari ini yang diprediksi mencapai 82.810 kendaraan akan melintasi GT Cikampek Utama menuju Jakarta. Angka tersebut naik 210 persen dari LHR normal 26.705 kendaraan," kata Irra.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS