Ditahan Sejak 13 Tahun, Aktivis Cilik Arab Saudi Mau Dipancung dan Disalib

Reza Gunadha

Senin, 10 Juni 2019 | 18:00 WIB
Ditahan Sejak 13 Tahun, Aktivis Cilik Arab Saudi Mau Dipancung dan Disalib
Murtaja Qureiris, remaja berusia 18 tahun di Arab Saudi, menghadapi hukuman mati setelah terlibat demonstransi memprotes kebijakan Kerajaan Raja Salman.

Suara.com - Murtaja Qureiris, remaja berusia 18 tahun di Arab Saudi, menghadapi hukuman mati dengan cara dipancung dan mayatnya disalib, setelah terlibat demonstrasi memprotes kebijakan Kerajaan Raja Salman.

Amnesty International telah mendesak Kerjaaan Arab Saudi untuk mengesampingkan hukuman mati bagi seorang anak remaja yang ditangkap lima tahun lalu.

Murtaja Qureiris ditangkap saat masih berusia 13 tahun, saat ia ikut aksi protes terhadap pemerintah and ditahan sejak saat itu.

Qureiris yang kekinian berusia 18 tahun kemungkinan menghadapi eksekusi karena serangkaian pelanggaran, beberapa di antaranya terjadi ketika ia berusia 10 tahun.

Penuntutan publik Arab Saudi meminta hukuman mati untuk Qureiris Agustus lalu, karena pelanggaran yang dianggap berat.

"Dia berpartisipasi dalam protes anti-pemerintah, menghadiri pemakaman saudaranya Ali Qureiris yang tewas dalam protes pada 2011, bergabung dengan 'organisasi teroris', melempar Molotov koktail di kantor polisi, dan menembaki pasukan keamanan,” demikian informasi yang didapat Amnesty Internasional dan dikutip Al Jazeera, Senin (10/6/2019).

Kantor berita CNN memublikasikan rekaman video yang menunjukkan Qureiris diduga berpartisipasi dalam protes sepeda di provinsi timur Arab Saudi pada 2011, bersama sekelompok anak muda lainnya.

Menurut CNN, otoritas perbatasan Saudi menahan Qureiris ketika ia bepergian dengan keluarganya ke Bahrain pada 2014.

Amnesty mengatakan setelah penangkapannya, Qureiris dikurung di sebuah pusat tahanan remaja di kota timur Dammam.

baca juga

Rezim Saudi juga menolak akses seorang pengacara sampai sidang pengadilan pertamanya pada Agustus 2018.

Setelah penangkapannya, Qureiris "Ditahan di sel isolasi selama sebulan, dan menjadi sasaran pemukulan dan intimidasi selama interogasi,” menurut Amnesty.

"Para interogatornya berjanji membebaskannya jika dia mengaku bersalah atas tuduhan itu."

Arab Saudi belum menanggapi laporan CNN dan seruan Amnesty International.

Rekam Jejak Demonstran Cilik

Remaja itu kekinian sedang menunggu sesi persidangan berikutnya, tetapi kelompok-kelompok hak asasi manusia khawatir terhadap hidup Qureiris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikut Arab Saudi, Ini 45 Negara yang Rayakan Idul Fitri Selasa Hari Ini

Ikut Arab Saudi, Ini 45 Negara yang Rayakan Idul Fitri Selasa Hari Ini

News | Selasa, 04 Juni 2019 | 13:42 WIB

Arab Saudi Lebih Dulu Rayakan Idul Fitri 1440 H Selasa Hari Ini

Arab Saudi Lebih Dulu Rayakan Idul Fitri 1440 H Selasa Hari Ini

News | Selasa, 04 Juni 2019 | 13:17 WIB

Mirip Diler, Begini Potret Tempat Sampah Mobil di Arab Saudi

Mirip Diler, Begini Potret Tempat Sampah Mobil di Arab Saudi

Otomotif | Kamis, 06 Juni 2019 | 15:05 WIB

Matahari Tepat di Atas Kakbah Hari Ini dan Besok, Saatnya Perbaiki Kiblat

Matahari Tepat di Atas Kakbah Hari Ini dan Besok, Saatnya Perbaiki Kiblat

News | Senin, 27 Mei 2019 | 13:30 WIB

Terkini

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

×