IPW Sebut Keluarga Cendana Big Dalang Kerusuhan 22 Mei, Polri: Baru Dengar

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 13 Juni 2019 | 19:46 WIB
IPW Sebut Keluarga Cendana Big Dalang Kerusuhan 22 Mei, Polri: Baru Dengar
Sejumlah massa Aksi 22 Mei terlibat kericuhan di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/209). Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu serentak 2019. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

Suara.com - Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal mengaku baru mendengar informasi mengenai adanya 'big dalang' atau aktor intelektual tingkat tertinggi pada kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta dari media.

Iqbal mengatakan, penyidik kepolisian akan lebih dulu mempelajari informasi tersebut untuk menjadi pertimbangan.

"Itu info dari media. Sudah saya sampaikan kemarin ada media-media yang menulis, itu info bagi kami, yang kami perhatikan sebagai bahan pengembangan," ujar Iqbal di Mabes Polri, Kamis (13/6/2019).

Big dalang kerusuhan aksi 22 Mei sebelumnya diungkap oleh Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW), Neta S Pane. Hal tersebut dikatakan Neta ketika menjadi narasumber dalam acara Prime Talk di Metro TV dan diunggah ke YouTube.

[Suara.com/Ema Rohimah]
Ilustrasi kerusuhan 22 Mei. [Suara.com/Ema Rohimah]

Iqbal menegaskan, hingga saat ini pihak kepolisian belum melakukan pemanggilan terhadap seseorang berinisial TS yang disebut Neta sebagai dalang kerusuhan dalam wawancara tersebut.

Namun informasi mengenai TS kata Iqbal, bisa membantu penyidik dalam menginvestigasi kasus kerusuhan itu.

"Belum ada (pemanggilan TS), baru denger saya dari TV. Itu info bagi penyidik. Itu penting untuk membuat terang tindak pidana," jelas Iqbal.

Sebelumnya, dalam acara di Metro TV, Neta menyebut 'big dalang' berasal dari keluarga Soeharto selaku Presiden kedua Indonesia, keluarga cendana. Menurut Neta, keluarga Cendana berperan dalam membuat bargaining untuk menciptakan kerusuhan.

"Kalau off the recordnya keluarga cendana ya," kata Neta.

"Sebenarnya mereka buat bargaining saja. Kalau chaos pasar tanah Abang mereka bakar," Neta menambahkan.

Neta juga menyebut seseorang berinisial TS yang mendatangkan preman dari luar daerah ke Jakarta sebelum kerusuhan. TS disebut Neta adalah seorang pengusaha dan petinggi sebuah Partai Politik (Parpol).

"TS ini seorang pengusaha, orang Parpol. Dia mendatangkan preman dari Surabaya. Ada puluhan dibawa naik pesawat kemudian diinapkan di sejumlah hotel di Jalan Wahid Hasyim," tutur Neta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemungkinan Polisi Lepas Tembakan saat Kerusuhan 21 Mei Tengah Diselidiki

Kemungkinan Polisi Lepas Tembakan saat Kerusuhan 21 Mei Tengah Diselidiki

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 17:08 WIB

Polri Tak Pernah Sebut Kivlan Zen dan Soenarko Dalang Kerusuhan 22 Mei

Polri Tak Pernah Sebut Kivlan Zen dan Soenarko Dalang Kerusuhan 22 Mei

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 16:32 WIB

Kerusuhan 22 Mei Makan Korban Jiwa, DPR Akan Panggil Kapolri 19 Juni

Kerusuhan 22 Mei Makan Korban Jiwa, DPR Akan Panggil Kapolri 19 Juni

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 15:57 WIB

Biang Kerusuhan 22 Mei Diduga Ada Dikelompok Jokowi atau Prabowo

Biang Kerusuhan 22 Mei Diduga Ada Dikelompok Jokowi atau Prabowo

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 14:08 WIB

Kapolri: Polisi Tak Pernah Sebut Dalang Kerusuhan 22 Mei Kivlan Zein

Kapolri: Polisi Tak Pernah Sebut Dalang Kerusuhan 22 Mei Kivlan Zein

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 13:04 WIB

Terkini

Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh

Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:28 WIB

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:21 WIB

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:06 WIB

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:49 WIB

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:38 WIB

TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:16 WIB

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:02 WIB

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:43 WIB

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:29 WIB