Kebut Periksa Saksi, KPK Dalami Keterlibatan Rommy dalam Seleksi Rektor UIN

Reza Gunadha | Welly Hidayat | Suara.com

Senin, 17 Juni 2019 | 19:47 WIB
Kebut Periksa Saksi, KPK Dalami Keterlibatan Rommy dalam Seleksi Rektor UIN
Rommy saat hendak menjalani pemeriksaan tersangka kasus suap di KPK. (Suara.com/Welly)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi sedang menyelidiki peran mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy dalam proses seleksi calon rektor universitas Islam negeri.

Sejumlah rektor UIN sudah dipanggil KPK untuk mendalami dugaan patgulipat tersebut.

"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI yang pernah diikuti oleh para saksi, serta mengklarifikasi sejauh mana saksi mengetahui ada atau tidaknya peran tersangka RMY (Romahurmuziy) dalam proses seleksi itu," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Senin (17/6/2019).

Febri mengatakan, penyidik KPK masih terus mendalami dugaan tersebut dengan memanggil kembali sejumlah rektor UIN untuk dilakukan pemeriksaan, Selasa (18/6) besok.

Sementara Senin hari ini, KPK memeriksa 7 saksi yakni Ali Mudlofir, Masdar Hilmy, Akh Muzzaki, Syarif, Wajidi Sayadi, Hermansyah, dan Warul Walidin.

Seusai diperiksa, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak Syarif mangakui pernah bertemu Rommy dalam acara Muktamar NU.

Namun, ketika disinggung apakah ada pembicaraan terkait permintaan uang, Syarif membantah.

"Dulu di muktamar NU pernah, hanya itu, enggak pernah lagi. Enggak ada (permintaan uang). Orang penting mana mau ketemu saya. Saya mau ketemu orang penting ya enggak bisa.”

Untuk diketahui, dalam perkara suap jual beli jabatan di lingkungan Kemenag, Haris dan Muafaq didakwa memberikan uang suap kepada Eks Ketua Umum PPP, Romahurmuziy atau Rommy.

Kemudian untuk meloloskan mereka berdua, Rommy juga disebut meminta bantuan Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Periksa Dirut PT DRU Terkait Korupsi Kapal di Bea Cukai dan KKP

KPK Periksa Dirut PT DRU Terkait Korupsi Kapal di Bea Cukai dan KKP

News | Senin, 17 Juni 2019 | 11:13 WIB

KPK Periksa 7 Calon Rektor UIN Terkait Jual Beli Jabatan Romahurmuziy

KPK Periksa 7 Calon Rektor UIN Terkait Jual Beli Jabatan Romahurmuziy

News | Senin, 17 Juni 2019 | 10:19 WIB

KPK Akan Periksa Calon Rektor UIN Terkait Kasus Rommy

KPK Akan Periksa Calon Rektor UIN Terkait Kasus Rommy

News | Jum'at, 14 Juni 2019 | 19:40 WIB

5 Mainan Action Figure Zumi Zola Dilelang KPK, Minat? Ini Cara Belinya

5 Mainan Action Figure Zumi Zola Dilelang KPK, Minat? Ini Cara Belinya

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 16:16 WIB

Kasus Korupsi Pembangunan Kampus IPDN Gowa, KPK Panggil 3 Saksi

Kasus Korupsi Pembangunan Kampus IPDN Gowa, KPK Panggil 3 Saksi

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 11:31 WIB

Terkini

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:07 WIB

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:59 WIB

Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!

Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:49 WIB