Damainya Hong Kong Meski Dilanda Demonstrasi Jutaan Warga

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 19 Juni 2019 | 12:48 WIB
Damainya Hong Kong Meski Dilanda Demonstrasi Jutaan Warga
Unjuk rasa menentang RUU ekstradisi di Hong Kong. (AFP)

Suara.com - Jalanan Hong Kong dipenuhi oleh warga berpakaian hitam-hitam yang berdemonstrasi kontra Rancangan Undang-undang (RUU) Ekstradisi pada Minggu (16/6). Panitia mengklaim mereka hadir dalam jumlah mencapai dua jutaan, sementara pihak kepolisian menyebut jumlahnya berkisar ratusan ribu.

Terlepas dari silang pendapat soal jumlah peserta, demonstrasi itu disebut-sebut sebagai aksi massa besar dan signifikan. Yoga P. Lordason, warga Indonesia yang sedang berada di Hong Kong untuk mengikuti lokakarya, melihat demonstrasi masa yang menyebut diri mereka sebagai "Hongkongers" itu dari dekat.

"Kemarin saya sekitar 30 menit di sana, cuma mampir ketika mau cari makan," kata Yoga sebagaimana dilansir Antara di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Posisi Yoga berada di sekitar stasiun mass rapid transit (MRT) Admiralty, sore hari sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Menurut dia, massa demonstrasi berada dalam keadaan yang kondusif.

"Situasinya sangat peaceful, sih, walaupun ribuan orang jumlahnya di sana, tidak ada kekerasan. Di tempat saya berdiri kemarin juga tidak ada aparat sama sekali, mungkin karena itu titik keberangkatan, dekat stasiun," ujar dia.

Dalam pandangan mata Yoga, "Hongkongers" itu membawa spanduk-spanduk protes. Di antara ribuan peserta aksi juga terlihat ada yang membawa serta bayi dan anak-anak.

"Dari yang saya dengar kemarin, mereka minta pembahasan RUU Ekstradisi itu dibatalkan sama sekali," kata dia.

Demonstrasi di akhir pekan, di mana orang berbondong-bondong turun ke jalan, membuat banyak tempat di sekitar lokasi tutup. Yoga, yang menaruh perhatian terhadap kajian pekerja migran itu, menuturkan bahwa dia berdiri dekat dengan kantor Bank Negara Indonesia (BNI) di sana.

"Biasanya BNI di luar negeri, terutama tempat-tempat pekerja migran, kalau hari Minggu justru ramai karena orang-orang ingin mengirim uang. Tapi waktu itu BNI tutup," kata Yoga.

Sementara itu, situasi di daerah luar pusat kota Hong Kong nampak biasa saja. Misalnya tempat-tempat makan di luar titik-titik demonstrasi buka secara normal.

"Sebelumnya saya nonton lomba balap kuda, dan masih banyak juga yang datang ke lomba itu," kata Yoga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Ini Keluar Penjara, Joshua Wong Langsung Pimpin aksi Anti Ekstradisi

Hari Ini Keluar Penjara, Joshua Wong Langsung Pimpin aksi Anti Ekstradisi

News | Senin, 17 Juni 2019 | 14:06 WIB

Bagai Laut Terbelah, Massa Hong Kong Beri Jalan Ambulans Tuai Pujian

Bagai Laut Terbelah, Massa Hong Kong Beri Jalan Ambulans Tuai Pujian

News | Senin, 17 Juni 2019 | 14:09 WIB

Tolak Maaf sang Pemimpin, Warga Hong Kong Masih Lanjutkan Demo

Tolak Maaf sang Pemimpin, Warga Hong Kong Masih Lanjutkan Demo

News | Senin, 17 Juni 2019 | 13:16 WIB

Hong Kong Tunda RUU Ekstradisi ke China

Hong Kong Tunda RUU Ekstradisi ke China

News | Sabtu, 15 Juni 2019 | 17:46 WIB

Viral Jurnalis Dilindungi Pendemo Hong Kong, Warganet: Tak Seperti 22 Mei

Viral Jurnalis Dilindungi Pendemo Hong Kong, Warganet: Tak Seperti 22 Mei

News | Jum'at, 14 Juni 2019 | 15:29 WIB

Terkini

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:44 WIB

Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan

Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:35 WIB

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:25 WIB

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:23 WIB

Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS

Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:14 WIB

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:05 WIB

Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:58 WIB

Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:51 WIB

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:49 WIB

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:58 WIB