Khawatir Mahasiswa Tinggalkan Pancasila, Menhan Sudah Panggil 300 Rektor

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 19 Juni 2019 | 17:20 WIB
Khawatir Mahasiswa Tinggalkan Pancasila, Menhan Sudah Panggil 300 Rektor
Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan telah mengundang sekitar 300 rektor dari berbagai Universitas. Dalam pertemuan itu, ia membahas terkait kondisi mahasiswa yang mulai menganut ideologi lain selain Pancasila.

Ryamizard menuturkan, Pancasila seharusnya bisa dijadikan sebagai alat perekat bangsa. Namun ia menilai hal itu sudah mulai luntur di kalangan mahasiswa.

"Bulan lalu saya memanggil rektor-rektor seluruh Indonesia. Ada 300 lebih. Saya katakan masalah Pancasila. Pancasila itu alat perekat, alat nomor satu bangsa," ujar Ryamizard di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (19/6/2019).

Kemenhan kata Ryamizard, akan mencegah masuknya ideologi selain Pancasila dikalangan mahasiswa. Menurutnya sekarang masih belum terlihat bermasala, namun ia kahawatir jika dibiarkan dampaknya akan terasa di masa depan.

"Sekarang enggak ada masalah. Tapi 20-30 tahun lagi kalau kita biarkan (bisa membahayakan)," kata Ryamizard.

Berdasarkan pengamatan dari Kemenhan, Ryamizard menyebut sebanyak 23,4 persen mahasiswa setuju untuk melakukan jihad atau khilafah. Selain itu disebutnya 23,3 persen siswa SMA juga sepakat dengan perbuatan jihad.

"Karena dalam pengamatan kami, ada 23,4 persen mahasiswa setuju dengan jihad untuk tegaknya negara islam atau khilafah. 23,3 persen pelajar SMA setuju jihad untuk negara islam," tuturnya.

Para pemuda tersebut ketika sudah menganut ideologi selain pancasila disebut Ryamizard akan menjadi berbahaya. Ia menuturkan, perwakilan dari mereka nantinya akan menempati posisi strategis seperti Kapolri, Panglima TNI hingga Presiden.

"Kemarin masih mahasiswa, ke depan dia akan jadi Presiden, akan jadi Panglima TNI, atau Kapolri, dia menganut khilafah, selesai bangsa ini. Karena Pancasila tak ada lagi," pungkas Ryamizard.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Perang Mindset, Menhan Ingin Tanamkan Pancasila ke Seluruh Warga

Hadapi Perang Mindset, Menhan Ingin Tanamkan Pancasila ke Seluruh Warga

News | Senin, 17 Juni 2019 | 13:25 WIB

BPK Usul Kemenhan Buat Program Wajib Militer, Menhan: Enggak Mudah Itu

BPK Usul Kemenhan Buat Program Wajib Militer, Menhan: Enggak Mudah Itu

News | Senin, 17 Juni 2019 | 13:05 WIB

Semangat Hari Lahir Pancasila, Indahnya Kirab Lampion di Kota Blitar

Semangat Hari Lahir Pancasila, Indahnya Kirab Lampion di Kota Blitar

Lifestyle | Senin, 03 Juni 2019 | 07:05 WIB

Jadi Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila, Ini Pidato Jokowi

Jadi Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila, Ini Pidato Jokowi

News | Sabtu, 01 Juni 2019 | 12:35 WIB

Disaksikan Megawati, Kemendagri MoU dengan BPIP untuk Optimalisi Pancasila

Disaksikan Megawati, Kemendagri MoU dengan BPIP untuk Optimalisi Pancasila

News | Senin, 20 Mei 2019 | 14:00 WIB

Terkini

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB