Penjagaan di MK Disebut Lebay, BPN: Kawat Berduri, Atau Mau Jualan Kawat?

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 26 Juni 2019 | 16:36 WIB
Penjagaan di MK Disebut Lebay, BPN: Kawat Berduri, Atau Mau Jualan Kawat?
Gedung Mahkamah Konstitusi. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferry Mursyidan Baldan mengkritik alat pengamanan yang digunakan aparat keamanan di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Saking tebalnya barikade kawat berduri yang digunakan aparat keamanan, Ferry sampai bingung apakah aparat keamanan ingin menjalankan tugas atau hanya berjualan.

Ferry mengungkapkan rasa herannya melihat sikap aparat keamanan yang justru terlihat takut dengan masyarakat yang menggelar aksi massa di sekitar Gedung MK. Salah satu yang disorotinya ialah kawat berduri yang digunakan aparat keamanan untuk memblokade jalan depan Gedung MK.

Direktur Relawan BPN Ferry Mursyidan Baldan. (Suara.com/Ria Rizki).
Direktur Relawan BPN Ferry Mursyidan Baldan. (Suara.com/Ria Rizki).

"Saya lihat kawatnya makin tebal. Saya bilang ini lama-lama pagar kawat barikade atau jualan kawat? Kok tebal banget. Berlebihan lah," ungkap Ferry saat ditemui Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019).

Ferry kemudian membandingkan saat sidang putusan sengketa Pemilihan Presiden 2014 silam. Saat itu masyarakat bisa masuk hingga ke depan Gedung MK untuk menanti putusan diumumkan oleh Majelis Hakim MK.

Dia pun meminta kepada aparat keamanan untuk tidak terlalu berlebihan kala menjaga jalannya sidang putusan sengketa Pilpres 2019. Ia meyakini kalau masyarakat yang melakukan aksi tersebut tidak memiliki tujuan untuk merusak fasilitas umum atau membuat kericuhan.

"Kesannya kaya mau ada apa gitu. Jadi, saya kira sudah lah kan polisi mengayomi, masyarakat itu tentu tidak punya kehendak merusak, biarkan lah mereka punya ruang untuk mendengarkan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Depan Massa FPI Cs, Marwan Batubara Minta MK Tunda Putusan Gugatan Prabowo

Depan Massa FPI Cs, Marwan Batubara Minta MK Tunda Putusan Gugatan Prabowo

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 16:25 WIB

Halau Pengerahan Massa ke MK, Pintu Tol Malang-Pandaan Dijaga Ketat Polisi

Halau Pengerahan Massa ke MK, Pintu Tol Malang-Pandaan Dijaga Ketat Polisi

Jatim | Rabu, 26 Juni 2019 | 16:12 WIB

KPU Pastikan Seluruh Komisioner Hadiri Siang Putusan Sengketa Pilpres di MK

KPU Pastikan Seluruh Komisioner Hadiri Siang Putusan Sengketa Pilpres di MK

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 15:29 WIB

Cegah Massa Serbu MK, Prabowo Gelar Nobar Sidang Putusan di Kertanegara

Cegah Massa Serbu MK, Prabowo Gelar Nobar Sidang Putusan di Kertanegara

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 14:55 WIB

Selain Ormas FPI Cs, Ada Tiga Massa Tandingan Berdemo Dekat MK

Selain Ormas FPI Cs, Ada Tiga Massa Tandingan Berdemo Dekat MK

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 14:36 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB