Cerita Hemeti, Bekas Pedagang Unta Jadi Wapres Sudan yang Tak Lulus Sekolah

Bangun Santoso

Kamis, 04 Juli 2019 | 09:55 WIB
Cerita Hemeti, Bekas Pedagang Unta Jadi Wapres Sudan yang Tak Lulus Sekolah
Wapres Sudan Mohamed Hamdan Dagolo atau Hemiti. (AFP)

Suara.com - Kisah pemimpin negara selalu menjadi sorotan publik. Mulai dari silsilah keluarga, kekayaan atau bahkan latar belakang pendidikannya. Salah satunya adalah Mohamed Hamdan Dagolo.

Mohamed Hamdan Dagolo adalah terpilih sebagai Wakil Presiden Sudan. Uniknya, Pria yang akrab disapa Hemeti ini ditunjuk sebagai Wakil Presiden Dewan Militer Peralihan Sudan merupakan sosok yang tidak lulus sekolah!

Mengutip laman Telegraph, Rabu (3/7/2019), Hemeti berasal dari wilayah barat Sudan. Dirinya pernah bekerja sebagai pedagang unta, hingga kemudian menjelma sebagai sosok penting di Sudan.

Meski tidak lulus sekolah dan berasal dari luar kalangan elite militer, Hemeti dikenal sebagai penguasa Khortum. Ia merupakan komandan perang Dafur, membawahi puluhan ribu orang meski dengan peralatan seadanya.

Meski demikian, Hemeti mampu memimpin ribuan pasukannya dengan baik, bahkan disebut jauh lebih baik ketimbang pasukan militer resmi Sudan.

Bukan itu saja, latar belakang sebagai pengusaha, menjadikan Hemeti juga memiliki banyak uang untuk mendanai milisi. Dia punya tambang emas hingga kolega kuat di Arab Saudi serta beberapa negara di kawasan Teluk Arab.

Kemunculan Hemeti menjadi penguasa dimulai pada 2003. Kala itu, orang kulit hitam Afrika yang kebanyakan bekerja sebagai petani melakukan pemberontakan terhadap pemerintah di wilayah barat Darfur. Pihak militer kewalahan mengawasi taktik gerilya dan mulai merekrut milisi Arab yang dikenal dengan nama Janjaweed.

Kala itu, Hemeti adalah seorang pria berusia sekitar 20-an tahun yang ambisius. Dia lahir di antara kelompok Mahamid Arab-Sudan sebagai penggembala unta pada 1975. Dia keluar dari sekolah dasar pada usia 16 tahun untuk berdagang unta. Pelanggannya tersebar hingga ke Chad, Libia, dan Mesir.

Pada permulaan konflik, Hemeti memberikan pengamanan konvoi pedagang di Dafur dengan imbalan uang. Itulah yang awalnya membuat dia kaya raya. Selanjutnya, dia membantu memobilisasi pejuang Janjaweed. Bagi Hemeti dan para pria lainnya di daerah terpencil, perang adalah sarana untuk mendapatkan uang.

baca juga

BBC melaporkan, pada akhir 2007, Hemeti membawa milisinya ke pegunungan dan kembali mendukung Khartum setelah mendapatkan uang serta senjata. Pada 2013, pasukan Hemeti menjadi Pasukan Pendukung Cepat (RSF).

Menurut survei Small Arms Survey (2016), Hemeti menyediakan uang sekitar Rp 4,9 triliun untuk membantu ekonomi Sudan. Hal itu membuatnya dihormati, sampai akhirnya berhasil menempati posisi sebagai Wakil Presiden Dewan Militer Peralihan Sudan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bengisnya Tentara Sudan, Terungkap 70 Kasus Pemerkosaan Demonstran

Bengisnya Tentara Sudan, Terungkap 70 Kasus Pemerkosaan Demonstran

News | Jum'at, 14 Juni 2019 | 12:52 WIB

Media Sosial Membiru #BlueForSudan, Ada Apa dengan Sudan?

Media Sosial Membiru #BlueForSudan, Ada Apa dengan Sudan?

News | Jum'at, 14 Juni 2019 | 11:32 WIB

Unik, Begal-begal Marak di Jalan Jelang Buka Puasa di Sudan

Unik, Begal-begal Marak di Jalan Jelang Buka Puasa di Sudan

News | Senin, 13 Mei 2019 | 14:23 WIB

Negara Dilanda Ketegangan, Polisi Sudan Malah Mogok Kerja

Negara Dilanda Ketegangan, Polisi Sudan Malah Mogok Kerja

News | Senin, 29 April 2019 | 13:08 WIB

Paus Fransiskus Cium Kaki Para Pemimpin Sudan Selatan, Memohon Perdamaian

Paus Fransiskus Cium Kaki Para Pemimpin Sudan Selatan, Memohon Perdamaian

News | Jum'at, 12 April 2019 | 16:30 WIB

Terkini

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang

Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Pahami Dilema Orangtua Urban, Nikita Willy Buka Ruang Hadir Utuh Lewat FamFest 2026

Pahami Dilema Orangtua Urban, Nikita Willy Buka Ruang Hadir Utuh Lewat FamFest 2026

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:40 WIB

RiaMiranda Archive Sale 2026 Tawarkan Koleksi Eksklusif dan Promo Menarik dari BRI

RiaMiranda Archive Sale 2026 Tawarkan Koleksi Eksklusif dan Promo Menarik dari BRI

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Bagaimana Cara Cetak KK Barcode Sendiri Menggunakan Kertas A4?

Bagaimana Cara Cetak KK Barcode Sendiri Menggunakan Kertas A4?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:35 WIB

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Bukan Cuma Buat MBG! Bima Arya Luruskan Simpang Siur Anggaran Insentif Daerah Rp1 Triliun

Bukan Cuma Buat MBG! Bima Arya Luruskan Simpang Siur Anggaran Insentif Daerah Rp1 Triliun

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:30 WIB

×