Mardani Buat #KamiOposisi, Nasdem: Tidak Penting!

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 04 Juli 2019 | 12:14 WIB
Mardani Buat #KamiOposisi, Nasdem: Tidak Penting!
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Seruan tagar #KamiOposisi di media sosial mencuat setelah digagas oleh politikus PKS, Mardani Ali Sera. Terkait hal itu, Sekjen Nasdem Johnny G. Plate menyatakan tagar tersebut tidak penting.

Johnny menganggap pembuatan tagar Mardani merupakan hak demokrasinya. Sehingga ia tidak mempermasalahkam jika Mardani mau membuat tagar sebanyak apapun semisal #2019GantiPresiden hingga yang terbaru #KamiOposisi.

"Enggak penting, kalau mau PKS bikin tagarnya sendiri, silahkan. Kita tidak ada urusan dengan tagar-tagar mereka," kata Johnny di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Johnny kemudian menyindir Mardani melalui gerakan #2019GantiPresiden yang sebelumnya mencuat namun kemudian diharamkan kembali oleh dirinya.

"Politik ini tidak sesederhana politik tagar, nanti bikin tagar, cabut tagar. Bikin tagar bubarin tagar, rusak masyarakat," ujarnya.

Diketahui, setelah kontestasi pemilu 2019 berakhir, Mardani Ali Sera selaku penggagas kemudian mengharamkan penyebutan gerakan #2019GantiPresiden setelah pasangan Prabowo - Sandiaga kalah di Pilpres 2019. Dia menyatakan gerakan 2019 Ganti Presiden telah tutup buku.

"Per 13 April saya sudah mengharamkan diri tidak boleh teriak lagi ganti presiden. Sudah selesai. Kenapa? Karena itu sudah hari terakhir kampanye. Kalau sekarang apalagi. Sudah selesai kompetisinya. Kita kembali normal. Ganti presiden sudah tutup buku,"kata Mardani Ali Sera di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 3 Mei 2019 lalu.

Setelah tagar #2019GantiPresiden lenyap, kini muncul tagar baru pascapenetapan pemenang Pilpres 2019 Jokowi dan Maruf Amin oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tagar itu: #KamiOposisi.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (Suara.com/Ria Rizki)
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (Suara.com/Ria Rizki)

Penggagas tagar tersebut lagi-lagi Mardani Ali Sera. Dia menyerukan penggunaan tagar #KamiOposisi melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya, @MardaniAliSera.

baca juga

"Semangat mencintai negeri," cuit Mardani dalam postingan pertama #KamiOposisi seperti dikutip SUARA.com, Rabu (3/7/2019).

Dalam cuitan berikutnya, Mardani Ali Sera mengaku sudah mengontak Sang Alang untuk menciptakan lagu berjudul #KamiOposisi.

"Sudah kontak-kontakan dengan musisi keren @SangAlang_107, Insya Allah beliau siap ciptakan lagu #KamiOposisi," kicau Mardani Ali Sera.

Tagar dan gerakan yang digalang oleh Mardani Ali Sera seolah kian menguatkan sinyal bahwa PKS bakal berdiri di sisi berseberangan dengan pemerintah Jokowi - Maruf Amin alias oposisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mardani: PKS Lebih Baik Temani Partai Gerindra Jadi Oposisi

Mardani: PKS Lebih Baik Temani Partai Gerindra Jadi Oposisi

News | Senin, 01 Juli 2019 | 16:43 WIB

MA Tolak Gugatan Prabowo, PKS Berharap MK Tak Terpengaruh

MA Tolak Gugatan Prabowo, PKS Berharap MK Tak Terpengaruh

News | Kamis, 27 Juni 2019 | 14:20 WIB

Istiqomah Dukung Prabowo, PKS Tolak Wacana Pembubaran Koalisi

Istiqomah Dukung Prabowo, PKS Tolak Wacana Pembubaran Koalisi

News | Senin, 10 Juni 2019 | 10:31 WIB

Ratusan KPPS Meninggal, Mardani Ali Sera: The Evil in the Detail....

Ratusan KPPS Meninggal, Mardani Ali Sera: The Evil in the Detail....

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 13:21 WIB

Terkini

Persija Tanpa Didukung The Jakmania Hadapi Java United, Shin Tae-yong: Sakit Hati, Menyedihkan

Persija Tanpa Didukung The Jakmania Hadapi Java United, Shin Tae-yong: Sakit Hati, Menyedihkan

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 17:34 WIB

Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan

Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 17:33 WIB

Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Industri Perumahan

Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Industri Perumahan

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 17:31 WIB

Toyota Tanggapi Penjualan Mobil China yang Mengintai Pasar Nasional

Toyota Tanggapi Penjualan Mobil China yang Mengintai Pasar Nasional

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 17:30 WIB

Pesta Bahagia Seketika Jadi Jerit Tangis: Truk Rem Blong Terjang Hajatan di Lumajang, 1 Tewas

Pesta Bahagia Seketika Jadi Jerit Tangis: Truk Rem Blong Terjang Hajatan di Lumajang, 1 Tewas

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 17:28 WIB

BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

Banten | Jum'at, 18 September 2026 | 17:27 WIB

Java United Was-was Persija Racikan Shin Tae-yong

Java United Was-was Persija Racikan Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 17:25 WIB

Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 17:23 WIB

Mengapa Wajah Pelaku Penendangan di Senayan City Diblur Polisi? Ini Penjelasan Polda Metro

Mengapa Wajah Pelaku Penendangan di Senayan City Diblur Polisi? Ini Penjelasan Polda Metro

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:22 WIB

Modal 7 Video Rekayasa Tambak Ikan, Mahasiswa di Way Kanan Kuras Tabungan Korban Rp700 Juta

Modal 7 Video Rekayasa Tambak Ikan, Mahasiswa di Way Kanan Kuras Tabungan Korban Rp700 Juta

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 17:19 WIB

×