Ratusan KPPS Meninggal, Mardani Ali Sera: The Evil in the Detail....

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Kamis, 09 Mei 2019 | 13:21 WIB
Ratusan KPPS Meninggal, Mardani Ali Sera: The Evil in the Detail....
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi II DPR Mardani Ali Sera memberi tanggapan tentang banyaknya korban yang berjatuhan setelah Pemilu 2019, termasuk lebih dari 500 petugas KPPS meninggal dunia.

Ia mengatakan kepada Najwa Shihab dalam acara Mata Najwa, Rabu (8/5/2019), DPR tak ingin terburu-buru melakukan evaluasi total.

"Yang jelas kan waktu itu pertimbangan MK memutuskan, salah satunya mengurangi pemborosan waktu, mengurangi konflik atau gesekan horizontal di masyarakat, kemudian disebutnya akan memperhemat biaya yang dikeluarkan, memperkuat sistem presidential," ujar Najwa Shihab.

"Adakah hal-hal yang memang ketika itu tidak terbayangkan, konsekuensi logis dari keputusan ini, Bang Mardani?" tanya Najwa.

Mardani Ali Sera kemudian menjawab, saat ini DPR tak ingin melakukan evaluasi total secara terburu-buru. Hal itu, menurut keterangannya, sudah dibicarakan dengan para penyelenggara pemilu.

"Kami sendiri tentu sekarang ini tidak ingin cepat-cepat melakukan evaluasi total karena sudah komunikasi dengan teman-teman KPU, Bawaslu, DKPP," kata Mardani Ali Sera.

"Mereka, para penyelenggara ini, Undang-Undang 7 Tahun 2017 penyelenggara itu tiga: KPU, Bawaslu, DKPP," tambahnya. "Peserta pemilu juga tiga, jangan lupa, capres-cawapres, partai politik, dan para calon anggota DPD."

Berdasarkan penjelasan Mardani Ali Sera, terkait keputusan tentang penyelenggaraan Pemilu 2019, MK sebenarnya memiliki niat baik untuk menggelar pemilu serentak, yakni demi menghindari 'politik dagang sapi'.

"Tadi Prof Hamdi Muluk bilang, ada politik dagang sapi, ketika pileg atau pilpres, maka siapa dapat angka, itu yang menjadi tiket, tentu ini bisa dihilangkan, niatnya," jelas Mardani Ali Sera.

baca juga

"Tadinya ada pileg dan pilpres terpisah, dua kali kerja, dijadikan satu. Secara kerangka teoritisnya, MK sudah benar, apalagi MK sifatnya final dan mengikat," imbuhnya.

Namun, ia kemudian mengatakan, masalah yang sebenarnya terletak pada detail pelaksanaan pemilu serentak pada 2019 ini.

"Tetapi ada problem, the evil in the detail," katanya.

Dirinya lalu mengatakan telah berupaya meringankan beban kerja petugas dengan mengurangi jumlah pemilih dalam setiap TPS.

"Saya mendampingi teman-teman KPU buat simulasi. Ketika satu TPS DPT-nya 500, itu sampai jam 2 dini hari, makanya kenapa sekarang TPS-nya cuma 300," tutur Mardani Ali Sera. "Karena ketika kita buat simulasi untuk 300 sampai jam 12 malam, baru simulasi."

Dia kemudian mengimbau seluruh penyelenggara dan peserta pemilu serta masyrakat untuk membahas masalah dalam pemilu dengan tuntas secara bersama-sama.

"Ada banyak detailnya," ujarnya. "Karena itu monggo, saya mengimbau semua, baik penyelanggara, peserta pemilu, masyarakat juga khususnya, teman-teman yang di bawah, buat evaluasi, kita perlu membahas secara tuntas pemilu kita biar benar-benar jadi pesta rakyat, bukan tragedi demokrasi."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fasilitas Menyimpang Ditemukan di Lapas Cibinong, Komisi II DPR Turun Tangan

Fasilitas Menyimpang Ditemukan di Lapas Cibinong, Komisi II DPR Turun Tangan

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:56 WIB

Pemerintah Siapkan Substansi RUU Pemilu, Bima Arya Soroti Soal Suara Terbuang

Pemerintah Siapkan Substansi RUU Pemilu, Bima Arya Soroti Soal Suara Terbuang

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:56 WIB

DPR Sahkan 15 UU Kabupaten/Kota di Kalimantan, Pontianak hingga Ketapang Masuk Daftar

DPR Sahkan 15 UU Kabupaten/Kota di Kalimantan, Pontianak hingga Ketapang Masuk Daftar

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:55 WIB

Ramai Keluhan Warga soal Sumbangan Dipaksa di Senen, PMI DKI Jakarta Buka Suara

Ramai Keluhan Warga soal Sumbangan Dipaksa di Senen, PMI DKI Jakarta Buka Suara

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:54 WIB

Kasus Suap HGB Mencuat, Nusron Wahid Lagi-lagi Absen Rapat di DPR

Kasus Suap HGB Mencuat, Nusron Wahid Lagi-lagi Absen Rapat di DPR

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:41 WIB

RUU Pemilu Masuk Babak Baru, DPR Segera Bentuk Panja Tahun Ini

RUU Pemilu Masuk Babak Baru, DPR Segera Bentuk Panja Tahun Ini

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:50 WIB

Demi Hemat Anggaran, 36 Ribu Kades Minta Jabatan Diperpanjang, DPR: Ancam Demokrasi

Demi Hemat Anggaran, 36 Ribu Kades Minta Jabatan Diperpanjang, DPR: Ancam Demokrasi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:16 WIB

Golkar Rombak Susunan AKD DPR, Bamsoet Kini Jadi Anggota Biasa Komisi II

Golkar Rombak Susunan AKD DPR, Bamsoet Kini Jadi Anggota Biasa Komisi II

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:11 WIB

11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan

11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:35 WIB

Terkini

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

×