Meninggal di China, Ini Sosok Sutopo BNPB, Si 'Pawang' Bencana Indonesia

Bangun Santoso

Minggu, 07 Juli 2019 | 07:21 WIB
Meninggal di China, Ini Sosok Sutopo BNPB, Si 'Pawang' Bencana Indonesia
Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB. (Setkab.go.id)

Suara.com - Bagi penikmat media sosial maupun para awak media nasional, nama Sutopo Purwo Nugrogo mungkin sudah tak asing lagi mendengarnya. Ia adalah Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Di tengah gencarnya hoaks tak bertanggung jawab serta minimnya pengetahuan orang awam soal kebencanaan, Sutopo BNPB adalah suara yang paling 'kredibel' dan dapat dipercaya dalam penyebaran informasi terkait bencana alam di Indonesia.

Sebagai kepala pusat data dan informasi serta humas, tugas Sutopo Purwo Nugroho adalah menyampaikan kebenaran terkait data, informasi setiap bencana yang ada di bumi Nusantara. Maka tak salah, apabila Sutopo sangat aktif di media sosial membagikan berbagai informasi sekecil dan cepat apapun terkait kebencanaan.

Namun keaktifan Sutopo Purwo Nugroho kini tak lagi bisa dilihat maupun didengar. Pria kelahiran Boyolali, Jawa Tengah itu kini telah menghadap kepada sang Pencipta.

Sutopo Purwo Nugroho dikabarkan meninggal dunia di Guangzhou, China pukul 02.00 WIB waktu setempat atau pukul 01.00 WIB. Ia meninggal dunia saat menjalani pengobatan kanker stadium 4 yang diidapnya beberapa tahun terakhir.

Sutopo lulus Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1993 dan mengawali kariernya pada 1994 dengan bekerja sebagai peneliti di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.

Kemudian Ia merampungkan pendidikan MSc dan PhD pada 2008 lalu di Institut Pertanian Bogor di bidang hidrologi. Sutopo mulai menghiasi segala bentuk informasi di BNPB sejak Agustus 2010 lalu hingga sekarang.

Mahasiswa Berprestasi

Presiden Joko Widodo (kiri) menyaksikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memperlihatkan dokumentasi pertemuan mereka di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/10). ANTARA FOTO/Wahyu Putro
Presiden Joko Widodo (kiri) menyaksikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memperlihatkan dokumentasi pertemuan mereka di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/10). ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Sutopo Purwo Nugroho yang merupakan anak pertama dari pasangan Suharsono Harsosaputro dan Sri Roosmandari sejak kecil hidup prihatin. Bersama orangtuanya yang berprofesi sebagai guru tinggal di Boyolali dengan mengontrak rumah gedek atau rumah dari bambu.

baca juga

"Kalau dengar cerita ibu saya atau bapak saya, ya kami dari keluarga miskin. Mengontrak rumah di Boyalali, rumah gedek, bolong-bolong, dimakan rayap, lantainya dari tanah dan belum ada listrik," kenang Sutopo Purwo Nugroho kepada Suara.com saat ditemui di kantornya, beberapa waktu lalu.

Setelah menamatkan SD, SMP dan SMA di Boyolali, ia melanjutkan kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Tak hanya memiliki kerendahan hati, Sutopo Purwo Nugroho adalah sosok yang memiliki intelektual tinggi. Hal itu terbukti ia menjadi lulusan terbaik di fakultasnya sewaktu di UGM.

Tercatat ia telah menulis lebih dari 100 jurnal ilmiah baik nasional maupun internasional serta sejumlah buku.

Meski terbaring sakit Sutopo tetap menjalankan tugasnya memberikan informasi terkait kebencanaan di Indonesia. Tak ayal hal itu memantik rasa simpati dan hari para warganet.

Warganet pun banyak memberikan apresiasi maupun mendoakan agar Sutopo Purwo Nugroho disembuhkan dari sakitnya.

Kini, cuitan informatif dari pak Topo tak bisa lagi dilihat maupun di dengar. Namun dedikasinya menjadi inspirasi besar bagi seluruh warga Indonesia, khususnya soal kebencanaan.

Selamat jalan pak Topo!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tagar Meninggalnya Sutopo Jadi Trending Topik Twitter

Tagar Meninggalnya Sutopo Jadi Trending Topik Twitter

Tekno | Minggu, 07 Juli 2019 | 07:13 WIB

Perjalanan Haru Sutopo BNPB hingga Meninggal di Guangzhou China

Perjalanan Haru Sutopo BNPB hingga Meninggal di Guangzhou China

News | Minggu, 07 Juli 2019 | 06:35 WIB

Cuitan Turut Berduka Meninggalnya Sutopo Banjiri Twitter

Cuitan Turut Berduka Meninggalnya Sutopo Banjiri Twitter

Tekno | Minggu, 07 Juli 2019 | 06:31 WIB

Kapusdatin BNPB Sutopo Purwo Nugroho Meninggal Dunia

Kapusdatin BNPB Sutopo Purwo Nugroho Meninggal Dunia

News | Minggu, 07 Juli 2019 | 05:44 WIB

Kanker Paru Sutopo Menyebar, Organ Tubuh Apa Saja yang Bisa Diserang?

Kanker Paru Sutopo Menyebar, Organ Tubuh Apa Saja yang Bisa Diserang?

Health | Senin, 17 Juni 2019 | 08:55 WIB

Terkini

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:58 WIB

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:56 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:07 WIB

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:57 WIB

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:56 WIB

Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil

Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:51 WIB

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:50 WIB

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:48 WIB