Perjalanan Haru Sutopo BNPB hingga Meninggal di Guangzhou China

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 07 Juli 2019 | 06:35 WIB
Perjalanan Haru Sutopo BNPB hingga Meninggal di Guangzhou China
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. (Suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho alias Sutopo BNPB dikabarkan meninggal dunia di Guangzhou China pukul 02.00 waktu setempat atau 01.00 WIB, Minggu (7/7/2019) hari ini.

Selama ini Sutopo Purwo Nugroho memang dikenal sebagai salah satu penyintas kanker stadium 4. Hal ini juga diunggah di keterangan Twitter miliknya.

Meski mengidap penyakit yang mematikan, tak menyurutkan langkah Sutopo Purwo Nugroho dalam bertugas di BNPB. Ia sangat aktif memberikan berbagai informasi melalui Twitter maupun media sosial lain terkait kebencanaan di Indonesia.

Ia terakhir merayakan ulang tahun adalah pada Minggu (7/10/2018). Itu merupakan hari ulang tahunnya yang ke-49.

Di hari ulang tahunnya itu, Sutopo BNPB sempat berbagi kisah haru lelaki kelahiran Boyolali, 7 Oktober 1969 itu.

Sutopo Purwo Nugroho yang merupakan anak pertama dari pasangan Suharsono Harsosaputro dan Sri Roosmandari sejak kecil hidup prihatin. Bersama orangtuanya yang berprofesi sebagai guru tinggal di Boyolali dengan mengontrak rumah gedek atau rumah dari bambu.

"Kalau dengar cerita ibu saya atau bapak saya, ya kami dari keluarga miskin. Mengontrak rumah di Boyalali, rumah gedek, bolong-bolong, dimakan rayap, lantainya dari tanah dan belum ada listrik," kenang Sutopo Purwo Nugroho kepada Suara.com saat ditemui di kantornya, beberapa waktu lalu.

Masa-masa prihatin Sutopo Purwo Nugroho berlanjut bahkan ketika mulai beranjak dewasa. Ia mengatakan, untuk bisa makan telur saja mesti menunggu waktu yang spesial seperti hari raya Idul Fitri.

Duduk di kelas 5 SD, Sutopo Purwo Nugroho mengaku masih merasakan pergi sekolah tanpa sepatu.

"SD kelas 5 saya masih nyeker (tak bersepatu). Saya mengalami betul itu namanya susah," kenang lelaki yang akrab disapa pak Topo ini.

Meski demikian segala keterbatasan ekonomi tersebut tak menyurutkan semangat Sutopo Purwo Nugroho kecil untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

Setelah menamatkan SD, SMP dan SMA di Boyolali, ia melanjutkan kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM). Di kampus bergengsi inilah ia menyabet gelar S1 geografi pada 1993, bahkan menjadi lulusan terbaik.

Belum puas dengan gelar tersebut, Sutopo Purwo Nugroho lalu melanjutkan pendidikan di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan berhasil meraih gelar S2 dan S3 di bidang hidrologi.

Hingga kekinian, ia dikenal sebagai sosok pengawal informasi bencana sejak menjabat sebagai Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB.

Kiprahnya sebagai Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB begitu fenomenal dan inspiratif. Ini dikarenakan meski tengah diberi cobaan berupa penyakit kanker paru stadium 4B, Sutopo Purwo Nugroho tetap bekerja giat memberikan informasi akurat mengenai berbagai bencana yang terjadi di Indonesia plus penanggulangannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuitan Turut Berduka Meninggalnya Sutopo Banjiri Twitter

Cuitan Turut Berduka Meninggalnya Sutopo Banjiri Twitter

Tekno | Minggu, 07 Juli 2019 | 06:31 WIB

Kapusdatin BNPB Sutopo Purwo Nugroho Meninggal Dunia

Kapusdatin BNPB Sutopo Purwo Nugroho Meninggal Dunia

News | Minggu, 07 Juli 2019 | 05:44 WIB

Kanker Paru Sutopo Menyebar, Organ Tubuh Apa Saja yang Bisa Diserang?

Kanker Paru Sutopo Menyebar, Organ Tubuh Apa Saja yang Bisa Diserang?

Health | Senin, 17 Juni 2019 | 08:55 WIB

Tagar #DoaBuatSutopo Viral, Doakan Kesembuhan Sutopo BNPB dari Kanker

Tagar #DoaBuatSutopo Viral, Doakan Kesembuhan Sutopo BNPB dari Kanker

Health | Minggu, 16 Juni 2019 | 21:26 WIB

Kanker Paru-Paru Sutopo Dikabarkan Memburuk, Berapa Lama Penyebarannya?

Kanker Paru-Paru Sutopo Dikabarkan Memburuk, Berapa Lama Penyebarannya?

Health | Jum'at, 31 Mei 2019 | 20:05 WIB

Terkini

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:55 WIB

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB