Sebut Pemulangan Rizieq Shihab Isu Politik, Menhan: Saya Tidak Ikutan

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Selasa, 09 Juli 2019 | 17:49 WIB
Sebut Pemulangan Rizieq Shihab Isu Politik, Menhan: Saya Tidak Ikutan
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (Suara.com/M. Yasir).

Suara.com - Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu menilai isu pemulangan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dari Mekkah, Arab Saudi ke Indonesia merupakan persoalan politik.

Meski mengaku bersahabat dengan Rizieq, Ryamizard tak ingin ikut campur terkait pemulangan pentolan FPI tersebut.

"Begini ya, itu kan masalah politik saya tidak ikutan," tutur Ryamizard di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2019).

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu menilai pemulangan Rizieq memerlukan serangkaian proses negosiasi dengan pemerintah. Sebab, hal itu berkaitan dengan urusan politik.

"Itu kan masalah politik, kalau politik itu kan ada masalah negosiasi dan macam-macam lah," ujarnya.

Sebelumnya, Ryamizard mengaku menjalin persahabatan baik dengan Rizieq. Meski mereka memiliki pilihan politik berbeda pada Pilpres 2019.

Habib Rizieq Shihab (Suara.com/Oke Atmaja)
Habib Rizieq Shihab (Suara.com/Oke Atmaja)

Hal itu dikatakan Ryamizard dalam acara silaturahmi bersama Forum Rekat Anak Bangsa di Aula Gedung Urip Sumoharjo, Kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2019).

Ryamizard menuturkan, Rizieq juga pernah bertandang ke kediamannya.

"Habib Rizieq itu temen saya tuh, kasih nomor telepon saya dia tahu, dia pernah kerumah saya," tutur Ryamizard.

baca juga

Sebelumnya isu pemulangan Habib Rizieq sempat dikatakan oleh mantan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak terkait rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo Subianto.

Dahnil berharap pertemuan rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo itu juga membahas soal rencana untuk memulangkan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Indonesia sebagai wujud rekonsiliasi politik.

"Ini pandangan pribadi saya, bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya yang paling tepat beri kesempatan kepada Habib Rizieq kembali ke Indonesia," kata Dahnil melalui akun Twitternya @dahnilanzar pada Kamis (4/7/2019).

Menurutnya, daripada hanya mempertemukan Jokowi dan Prabowo lebih penting ialah meredamkan aksi kriminalisasi. Dengan begitu, ia menilai kalau kesempatan memulangkan Habib Rizieq bisa memulihkan pandangan radikalis yang selama ini menjadi momok bagi para pemuka agama.

"Stop upaya kriminalisasi, semuanya saling memaafkan. Kita bangun toleransi yang otentik, stop narasi-narasi stigmatisasi radikalis dan lain-lain," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Soal Persahabatan dengan Habib Rizieq, Menhan: Dia Teman Saya

Cerita Soal Persahabatan dengan Habib Rizieq, Menhan: Dia Teman Saya

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 15:15 WIB

Pengamat: Habib Rizieq Tak Punya Kekuatan Kendalikan Muslim, Cuekin Saja

Pengamat: Habib Rizieq Tak Punya Kekuatan Kendalikan Muslim, Cuekin Saja

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 12:16 WIB

Menhan Ryamizard: Waspada dan Siaga Aktivitas Terorisme di Filipina Selatan

Menhan Ryamizard: Waspada dan Siaga Aktivitas Terorisme di Filipina Selatan

News | Senin, 08 Juli 2019 | 13:44 WIB

Tak Dilarang, Menhan Ryamizard: Anggota TNI Boleh Jadi Capim KPK

Tak Dilarang, Menhan Ryamizard: Anggota TNI Boleh Jadi Capim KPK

News | Senin, 08 Juli 2019 | 11:55 WIB

Terkini

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Health | Minggu, 27 September 2026 | 17:45 WIB

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:28 WIB

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 17:25 WIB

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 17:20 WIB

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

×