"Itu karena nanti itu, apa, harus jadi darah daging kita. Karena kadang-kadang kita ngomong oposisi-oposisi, tapi kita sendiri enggak kuat secara kultural, enggak tahan melihat perbedaan dan mendengar kata-kata yang beda dan sebagainya," katanya.
"Itu karena nanti itu, apa, harus jadi darah daging kita. Karena kadang-kadang kita ngomong oposisi-oposisi, tapi kita sendiri enggak kuat secara kultural, enggak tahan melihat perbedaan dan mendengar kata-kata yang beda dan sebagainya," katanya.