Belum Dapat Salinan Putusan Syafruddin, KPK: Kami Perlu Lihat Sikap MA

Agung Sandy Lesmana | Welly Hidayat
Belum Dapat Salinan Putusan Syafruddin, KPK: Kami Perlu Lihat Sikap MA
Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung (tengah) memberikan keterangan pers sebelum meninggalkan Rutan Kelas 1 Jakarta Timur Cabang Rutan KPK, Jakarta, Selasa (9/7). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

"Kami belum menerima salinan putusan kasasi MA tersebut," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (11/7/2019).

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku belum menerima salinan putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) yang membebaskan penahanan eks Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung dalam kasus korupsi SKL BLBI.

‎"Kami belum menerima salinan putusan kasasi MA tersebut," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (11/7/2019).

Dengan dalih belum menerima salinan putusan itu, KPK tak mengetahui dasar hukum Hakim MA mengabulkan Kasasi yang diajukan Syaruddin Arsyad termasuk adanya dissenting oponion atau perbedaan pendapat dari tiga hakim MA saat menggelas sidang putusan tersebut.

"Jadi, KPK juga perlu melihat bagaimana sikap hakim di putusan itu terkait dengan kerugian negara Rp 4,58 T. Apakah MA menganulir hal itu, atau memperkuat atau tidak mempertimbangkan sama sekali. Hal ini baru terjawab jika putusan lengkap sudah diterima," tegas Febri.

Untuk diketahui, KPK juga akan berencana melakukan upaya hukum biasa maupun luar biasa terhadap putusan kasasi Syafruddin. Namun, KPK menunggu MA memberikan salinan putusan atas dikabulkannya permohonan Syafruddin.

Setelah permohonan Kasasi dikabulkan MA, Syafruddin telah dibebaskan dari rumah tahanan KPK pada Selasa (9/7/2019) lalu. 

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS