Monster Plastik Bakal Muncul di Pantai, Desak Anies Teken Pergub Ini

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 11 Juli 2019 | 22:20 WIB
Monster Plastik Bakal Muncul di Pantai, Desak Anies Teken Pergub Ini
Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan berpose di ruang kerjanya di Balai Kota, Jakarta, Kamis (5/7).[Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Berbagai elemen bidang lingkungan hidup akan memunculkan 'monster plastik' di salah satu pantai di Jakarta. Salah satu tujuannya agar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan segera menandatangani Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai pelarangan penggunaan plastik sekali pakai.

Monster plastik tersebut menjadi salah satu rangkaian dari acara pawai bebas plastik yang digelar beberapa organisasi lingkungan hidup.

Ketua Umum Pandu Laut Nusantara, Bustar Maitar menyebut membuat aksi monster plastik agar terlihat plastik akan memakan Jakarta.

"Jadi monster plastik itu seolah-olah siap untuk memakan Jakarta kalau tidak segera menandatangani Pergub untuk peraturan plastik sekali pakai," ujar Bustar di Volunteer Hub, Panglima Polim, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019).

Monster plastik tersebut berasal dari tumpukan plastik di berbagai lokasi. Monster itu akan dibuat dengan tinggi empat meter dan panjang delapan meter.

Bustari menyebut permasalahan penggunaan plastik di Jakarta sudah akut. Bahkan 90 persen dari makanan yang dikonsumsi masyarakat mengandung mikro plastik.

"Artinya anda kalau makan mikro plastik yang kecil itu anda akan dimakan oleh plastik," kata Bustari.

Bustari mengaku berharap akan banyak masyarakat yang mengikuti pawai bebas plastik itu. Menurutnya jika banyak masyarakat yang ikut akan menjadi tantangan bagi Pemprov DKI untuk segera menandatangani Pergub.

"Jadi challenge juga untuk pemerintah Jakarta agar menandatangani kebijakan daerah terkait plastik sekali pakai," tutur Bustari.

Namun Bustari menyebut belum bisa memastikan lokasi kemunculannya karena masih menunggu konfirmasi. Untuk waktunya akan diadakan pada 20 Juli mendatang.

Pawai bebas plastik ini akan diadakan tanggal 21 Juli 2019 saat car free day di Jakarta. Rencananya pawai akan dilakukan dengan berjalan kaki dari Jalan Imam Bonjol sampai Monas.

Beberapa tokoh juga akan hadir dalam acara ini seperti Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, Kaka Slank, Abdi Slank, dan band Navicula.

Organisasi yang terlibat diantaranya seperti Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik, Pandu Laut Nusantara, Divers Clean Action, Walhi, Greenpeace, WWF, Ecoton, Koalisi Pejalan Kaki, dan organisasi terkait lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Depan, Pawai Bebas Plastik Bakal Digelar di Kawasan Car Free Day

Pekan Depan, Pawai Bebas Plastik Bakal Digelar di Kawasan Car Free Day

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 17:59 WIB

Parah, Perut Ikan Dibelah, Isinya Sendok dan Sampah Plastik Lain

Parah, Perut Ikan Dibelah, Isinya Sendok dan Sampah Plastik Lain

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 14:24 WIB

Keren, Mahasiswi ITS Manfaatkan Jamur untuk Mengurai Sampah plastik

Keren, Mahasiswi ITS Manfaatkan Jamur untuk Mengurai Sampah plastik

Lifestyle | Selasa, 09 Juli 2019 | 09:59 WIB

Terkini

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:44 WIB

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:11 WIB

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:03 WIB

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:45 WIB