Wapres JK ke Capaja TNI-Polri: Kuasai Teknologi!

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 15 Juli 2019 | 12:34 WIB
Wapres JK ke Capaja TNI-Polri: Kuasai Teknologi!
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). (Foto dok. Setwapres)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengingatkan kepada calon perwira remaja (Capaja) Akademi TNI dan Polri kalau kondisi saat ini tidak bisa disamakan dengan perjuangan para tentara yang bertugas pada 1945. JK meminta prajurit TNI dan Polri harus bisa menguasai teknologi.

Awalnya, JK menceritakan soal Perang Dunia I yang menewaskan 25 juta tentara dan kurang lebih 28 juta warga sipil. Kejadian serupa pun terjadi saat Perang Dunia II yang juga menewaskan banyak orang.

"Artinya, setiap perang tentu menimbulkan korban," kata JK saat memberikan pembekalan kepada calon perwira remaja Akademi TNI dan Polri di Gedung Olahaga Ahmad Yani, Markas Besar TNI, di Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (15/7/2019).

Menurut JK, perang yang menimbulkan korban jiwa tidak bisa kembali dipraktikan pada masa kini. Kalla menuturkan, saat ini yang ada ialah perang teknologi.

"Yang terjadi, perang teknologi, yang menang yang kuasai teknologi. Tekno dipakai militer, kepolisian. Penguasaan tekno penting," ujarnya.

"Anda beda dengan tentara angkatan 45. Tentara yang dapat penguasaan teknologi. Anda harus belajar terus untuk hal-hal tersebut," sambungnya.

Kemajuan teknologi juga dirasa JK menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

Menurutnya jika bangsa tidak mampu menguasai teknologi, maka bangsa tersebut bisa saja akan mudah dikuasai oleh negara lain.

"Tentu kita harus kuasai teknologi agar penguasaan teknologi tak kuasai kita. Kita harus manfaatkan SDA sebaik-baiknya," tandasnya.

Untuk diketahui, pembekalan diikuti oleh 781 perwira, terdiri dari 259 TNI Angkatan Darat dengan komposisi 244 putra dan 15 putri sementara perwira Angkatan Laut berjumlah 117 orang yang terdiri dari 103 putra 14 putri, berikutnya 99 perwira Angkatan Udara dengan 9 putri dan 90 putra kemudian 306 perwira polri dengan komposisi 256 putra dan 50 putri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Islah di Stasiun, JK: Rif, Mas Bowo di Mana? Ini Sudah Waktunya....

Sebelum Islah di Stasiun, JK: Rif, Mas Bowo di Mana? Ini Sudah Waktunya....

News | Sabtu, 13 Juli 2019 | 14:43 WIB

Wapres JK: Generasi Muda Indonesia Selalu Tertinggal dari China

Wapres JK: Generasi Muda Indonesia Selalu Tertinggal dari China

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 18:01 WIB

Wapres JK: Kepala Daerah Tak Usah Studi Banding ke Luar Negeri

Wapres JK: Kepala Daerah Tak Usah Studi Banding ke Luar Negeri

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 13:15 WIB

Wapres JK: Wali Kota Risma Selain Cerdas Juga Keras

Wapres JK: Wali Kota Risma Selain Cerdas Juga Keras

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 11:53 WIB

Beri Kuliah di Lemhanas, JK Cerita Pangkas Panitia Asian Games 2018

Beri Kuliah di Lemhanas, JK Cerita Pangkas Panitia Asian Games 2018

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 20:14 WIB

Terkini

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:36 WIB

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:33 WIB

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:24 WIB

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

DPR Siapkan 'Omnibus Ketenagakerjaan' Baru: Nasib Outsourcing hingga Pesangon Bakal Dirombak Total?

DPR Siapkan 'Omnibus Ketenagakerjaan' Baru: Nasib Outsourcing hingga Pesangon Bakal Dirombak Total?

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:15 WIB

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:13 WIB

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:03 WIB

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:59 WIB

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:47 WIB