Beri Kuliah di Lemhanas, JK Cerita Pangkas Panitia Asian Games 2018

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 11 Juli 2019 | 20:14 WIB
Beri Kuliah di Lemhanas, JK Cerita Pangkas Panitia Asian Games 2018
Wapres Jusuf Kalla saat ditemui di kantornya. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Cerita JK, Pernah Pangkas Struktur Organisasi Asian Games Karena Mandek

Pada masa-masa akhir jabatannya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan aspek koordinasi dalam pemerintahan harus dibuat secara ringkas dan tepat, untuk melahirkan kerja sama antarlembaga negara secara baik.

Ia menceritakan, untuk mencapai itu, JK bahkan pernah memangkas struktur organisasi Asian Games 2018 karena dianggap mandek.

JK menceritakan, saat dirinya diminta untuk mengambilalih kepemimpinan Asian Games 2018 dengan sisa waktu 1,5 tahun jelang pelaksanaan.

Ketika mengambilalih, ia menilai struktur organisasi kepengurusan Asian Games terdiri dari pembina, pengarah, penanggungjawab, dan pelaksana.

"Karena berapa tahun itu, 5 tahun atau tiga tahun tidak begitu jalan. Maka yang terjadi ialah terlalu panjang itu sistem," kata JK saat memberikan kuliah umum kepada peserta pelatihan Lemhanas di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (11/7/2019).

Karena tidak berjalan baik, maka JK langsung memotong struktur organisasi menjadi dua saja yakni pengarah dan pelaksana. "Koordinasi harus singkat. jangan bertele-tele," ujarnya.

Karena itu JK menilai koordinasi di Indonesia sangatlah bernilai mahal. Begitupun dengan organisasi yang dihitung JK sangat banyak langsung dipangkas oleh dirinya.

Hal itu dilakukan JK karena menilai sebuah organisasi itu harus dibangun secara sederhana agar mudah menjalankan koordinasi.

"Tapi kita harus tongkrongin itu sistem, baru bisa jalan. Itulah sistem kita ini, karena memang tanpa itu tidak bisa jalan," ucapnya.

Akan tetapi JK mengingatkan kalau sang atasan semestinya memahami materi dari pekerjaannya itu sendiri. Dengan demikian sinergi yang diinginkan akan berjalan dengan baik.

"Jadi yang bertanggung jawab mengerti dengan pekerjaan itu dan harus mempelajarinya, seperti itu. Itu baru bisa sinergi itu jalan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beri Penghargaan Kalpataru 2019, JK Sindir Usaha Tambang yang Memicu Banjir

Beri Penghargaan Kalpataru 2019, JK Sindir Usaha Tambang yang Memicu Banjir

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 11:39 WIB

Wapres JK: Saya Optimistis Presiden Jokowi Beri Amnesti untuk Baiq Nuril

Wapres JK: Saya Optimistis Presiden Jokowi Beri Amnesti untuk Baiq Nuril

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 19:13 WIB

JK: Pemerintah Tidak Pernah Larang Habib Rizieq Pulang

JK: Pemerintah Tidak Pernah Larang Habib Rizieq Pulang

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 15:41 WIB

Resmikan RS Yarsi Berkonsep Syariah, Wapres JK: Minum Alkohol Tetap Haram

Resmikan RS Yarsi Berkonsep Syariah, Wapres JK: Minum Alkohol Tetap Haram

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 13:40 WIB

Terkini

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB