Ribut Lagi, Demokrat - Gerindra Saling Sindir soal Nyinyir Jatah Menteri

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 15 Juli 2019 | 14:45 WIB
Ribut Lagi, Demokrat - Gerindra Saling Sindir soal Nyinyir Jatah Menteri
Eks Jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade. (Suara.com/Novian).

Suara.com - Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dan Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade, terlibat adu argumen sengit di media sosial.

Keduanya memperdebatkan persoalan pembebasan sejumlah pendukung yang tersandung kasus selama Pilpres 2019.

Awalnya, Ferdinand Hutahaean melalui akun Twitter miliknya @ferdinandhaean2 mengomentari pernyataan Andre Rosiade di media televisi swasta mengenai desakan terhadap Presiden Jokowi untuk menyelesaikan kasus selama Pilpres 2019 bergulir.

Ferdinand Hutahaean meminta agar kepolisian dengan tegas menolak permintaan tersebut.

Sebab, hal itu akan menjadi catatan buruk bagi polisi yang mempermainkan kasus demi politik.

Debat sengit antara Ferdinand Hutahaean dengan Andre Rosiade di media sosial (Twitter)
Debat sengit antara Ferdinand Hutahaean dengan Andre Rosiade di media sosial (Twitter)

"Jika masalah hukum itu jadi bagian yang dijual oleh @andre_rosiade untuk membenarkan langkah zigzag politik Gerindra dan Prabowo, SAYA MENDUKUNG POLRI @DivHumas_Polri untuk menolaknya karena nanti akan jadi catatan buruk sejarah dan menjadi pembenaran bahwa Polri mempermainkan kasus demi politik," kata Ferdinand Hutahaean seperti dikutip Suara.com, Senin (15/7/2019).

Tak lama, Andre Rosiade menanggapi cuitan Ferdinand Hutahaean tersebut. Ia menyindir Ferdinand Hutahaean hanya bisa nyinyir dan menunggu jatah menteri tanpa memberikan solusi atas berbagai kasus yang menimpa para pendukung.

"Bro kan kadiv hukum dan advokasi, tunjukkan dong, bantu relawan dan pendukung yang masih bermasalah. Jangan hanya bisa nyinyir dan mikirin jatah menteri aja bro," ujar Andre Rosiade.

Debat sengit antara Ferdinand Hutahaean dengan Andre Rosiade di media sosial (Twitter)
Debat sengit antara Ferdinand Hutahaean dengan Andre Rosiade di media sosial (Twitter)

Tak terima disindir oleh Andre Rosiade, Ferdinand Hutahaean langsung bereaksi. Ia membantah bila partainya mengais jabatan menteri dan menyerahkan kasus para pendukung sepenuhnya kepada pihak kepolisian yang berwenang.

"Nyinyir? Janganlah gunakan narasi yang menunjukkan diri sendiri. Kami juga tak mikirin jatah menteri tapi sedang memikirkan agar luka dan kerusakan bangsa pasca pilpres segera teratasi dan kita menatap Indonesia ke depan. Soal masalah hukum, biarkan Polri menyelesaikan dengan cara hukum," tegas Ferdinand Hutahaean.

Debat sengit antara Ferdinand Hutahaean dengan Andre Rosiade di media sosial (Twitter)
Debat sengit antara Ferdinand Hutahaean dengan Andre Rosiade di media sosial (Twitter)

Balasan dari Ferdinand Hutahaean tersebut kembali ditanggapi oleh Andre Rosiade. Ia menyebut bila rakyat butuh aksi nyata, bukan hanya sekedar nyinyir tanpa berbuat apapun.

"Mikir melulu bro. Rakyat butuh langkah kongkret. Aksi nyata. Kami terus bekerja. Ahamdulillah sudah hampir 200 yang bebas. Insya Allah akan terus bertambah. Bukan sekedar nyinyir tapi enggak berbuat apa-apa," ungkap Andre Rosiade.

Debat sengit antara Ferdinand Hutahaean dengan Andre Rosiade di media sosial (Twitter)
Debat sengit antara Ferdinand Hutahaean dengan Andre Rosiade di media sosial (Twitter)

Untuk diketahui, Partai Gerindra meminta agar kasus yang membelit para pendukungnya selama Pilpres 2019 bisa diselesaikan sehingga para pendukungnya bisa bebas.

Permintaan tersebut disebut-sebut menjadi salah satu syarat yang diajukan oleh tim Prabowo Subianto dalam rekonsiliasi bersama Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua PA 212: Prabowo - Sandi Alat Kita, Kalau Sudah Rusak Cari yang Lain

Ketua PA 212: Prabowo - Sandi Alat Kita, Kalau Sudah Rusak Cari yang Lain

News | Senin, 15 Juli 2019 | 13:32 WIB

Konsisten Oposisi, Gerindra Ungkap Tawaran Jatah Menteri hingga Wapres

Konsisten Oposisi, Gerindra Ungkap Tawaran Jatah Menteri hingga Wapres

News | Senin, 15 Juli 2019 | 10:54 WIB

Residu Politik Identitas Besar, Demokrat: Prabowo-Sandi Harus Tanggungjawab

Residu Politik Identitas Besar, Demokrat: Prabowo-Sandi Harus Tanggungjawab

News | Senin, 15 Juli 2019 | 09:23 WIB

Demokrat: Narasi Prabowo-Sandiaga Overdosis Politik Identitas Tanpa Visi

Demokrat: Narasi Prabowo-Sandiaga Overdosis Politik Identitas Tanpa Visi

News | Senin, 15 Juli 2019 | 09:05 WIB

Terkini

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:41 WIB

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:33 WIB

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:27 WIB

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:23 WIB

Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:10 WIB

Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan

Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 21:06 WIB

Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?

Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:58 WIB

KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas

KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:47 WIB

Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA

Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:41 WIB

Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur

Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:40 WIB