Banyak Parpol Lobi Jokowi Minta Jatah Menteri, JK: Itu Wajar-wajar Saja

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 16 Juli 2019 | 16:57 WIB
Banyak Parpol Lobi Jokowi Minta Jatah Menteri, JK: Itu Wajar-wajar Saja
Wapres Jusuf Kalla saat jumpa pers di kantornya. (Suara,com/Ria Rizki).

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai wajar ketika banyak partai politik pendukung Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi kini saling rebutan soal jatah kursi menteri pada Kabinet Kerja periode II. Namun, JK mengingatkan kepada Jokowi bahwa kursi yang bisa diperoleh partai politik sesuai dengan suara yang didapatkannya di parlemen.

JK mengatakan bahwa politik di manapun selalu berakhir kepada berbagi kekuasaan. Ikut dalam pelaksanaan kampanye hingga akhirnya calon pemimpin yang didukungnya meraih kemenangan merupakan cara yang dilakukan partai politik untuk mendapatkan kursi menteri.

"Jadi memang tujuannya dia ikut pemilu, ikut apa, capek-capek berkampanye, itu untuk... Kalau pada ujungnya tidak mendapat kursi dia tidak mendapat tujuannya," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2019).

"Karena itu wajar-wajar saja partai itu mencoba untuk mendapatkan kursi pemerintah kabinet yang baik. Itu wajar-wajar saja," sambungnya.

Dengan banyaknya partai politik yang melobi Jokowi terkait dengan jumlah kursi menteri yang bisa diperoleh, JK mengingatkan bahwa kursi menteri itu bisa didapatkan sesuai dengan perolehan suaranya di parlemen.

"Tentu juga ada aturan-aturannya dan kewajarannya. Ya tentu partai yang mempunyai kursi yang besar mendapat juga di kabinet juga yang memadai," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JK Klaim Sudah Lama Tahu soal Pertemuan Jokowi-Prabowo di MRT

JK Klaim Sudah Lama Tahu soal Pertemuan Jokowi-Prabowo di MRT

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 15:00 WIB

Amini Kabinet Idaman JK, Nasdem: Layak Jadi Masukan Jokowi

Amini Kabinet Idaman JK, Nasdem: Layak Jadi Masukan Jokowi

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 19:18 WIB

Kabinet Pemerintahan yang Diidam-idamkan JK

Kabinet Pemerintahan yang Diidam-idamkan JK

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 19:11 WIB

JK: Saat Ini Semua Partai Satu, Dapat Kursi dan Menteri Berapa

JK: Saat Ini Semua Partai Satu, Dapat Kursi dan Menteri Berapa

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 17:46 WIB

JK Akui Dibisiki Kapolri Tito soal Investigasi TGPF Kasus Novel

JK Akui Dibisiki Kapolri Tito soal Investigasi TGPF Kasus Novel

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 21:02 WIB

Jokowi Tegur Menteri BUMN dan ESDM, JK: Kita Harus Bangun Kilang Minyak

Jokowi Tegur Menteri BUMN dan ESDM, JK: Kita Harus Bangun Kilang Minyak

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 20:28 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB