Diguncang Gempa 7,2 SR, Warga Halmahera Takut Kembali ke Rumah

Bangun Santoso

Rabu, 17 Juli 2019 | 08:35 WIB
Diguncang Gempa 7,2 SR, Warga Halmahera Takut Kembali ke Rumah
Pengungsi gempa Halmahera. (Antara)

Suara.com - Para pengungsi korban gempa di sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara masih takut kembali ke rumah, karena khawatir akan terjadi tsunami menyusul masih adanya gempa susulan pascagempa utama 7,2 SR, Minggu (14/7/2019).

Para pengungsi di Desa Rangaranga, Kecamatan Gane Barat misalnya, seperti yang disampaikan kepala desa setempat, Derek Mathias saat dihubungi dari Ternate, Rabu (17/7), warga di desa itu sebanyak 800 jiwa tetap bertahan di tempat pengungsian di daerah ketinggian karena alasan tersebut.

Alasan lain warga masih takut balik ke rumah karena rumah mereka mengalami rusak berat dan khawatir akan roboh jika terus menerus digoyang gempa susulan, bahkan tidak sedikit rumah sudah ambruk rata dengan tanah.

Derek Mathias mengaku, untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi warganya di pengungsian, terpaksa menggunakan dana desa untuk membeli bahan makanan karena bantuan dari Pemkab Halmahera Selatan belum sampai akibat sulitnya akses transportasi.

Khusus untuk pengungsi di Kota Labuha, yang awalnya berjumlah 1.114 orang yang tersebar di sembilan titik sejak Selasa (16/7) sudah ada pulang ke rumah, tetapi hanya pada siang hari dan pada malam harinya kembali ke tempat pengungsian.

Sekretaris Daerah Halmahera Selatan yang juga Ketua Tim Tanggap Darurat Helmy Surya Botutihe memaklumi alasan para pengungsi yang masih takut kembali ke rumah itu, terutama pengungsi yang rumahnya mengalami rusak berat.

Namun para pengungsi diimbau untuk tidak perlu lagi takut, khususnya yang terkait dengan tsunami karena Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah menyampaikan bahwa gempa susulan yang masih terjadi pascagempa bumi utama 7,2 SR pada Minggu tidak menimbulkan tsunami.

Pemkab Halmahera Selatan, menurut Sekda sejak Senin (15/7) telah menyalurkan bantuan kepada para korban gempa diberbagai daerah terdampak gempa di Halmahera Selatan, namun kendala sulitnya akses ke lokasi bantuan itu belum semuanya sampai ke tujuan.

Sementara itu, data dari BPBD Malut menyebutkan jumlah pengungsi akibat gempa diberbagai wilayah di Halmahera Selatan tercatat 3.000 lebih, namun jumlah ini diduga tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya di lapangan karena data belum masuk ke BPBD.

baca juga

Gempa di Halmahera Selatan sesuai data sementara mengakibatkan korban meninggal enam orang, luka berat dua orang luka ringan 49 orang, sedangkan rumah warga yang rusak sebanyak 971 unit, sebagian besar di antaranya rusak berat bahkan tidak sedikit rata degan tanah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pura Agung Lokanantha Denpasar Rusak Akibat Gempa di Bali

Pura Agung Lokanantha Denpasar Rusak Akibat Gempa di Bali

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 08:22 WIB

Korban Tewas Gempa Halmahera Selatan Bertambah jadi 4 Orang

Korban Tewas Gempa Halmahera Selatan Bertambah jadi 4 Orang

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 17:03 WIB

Gempa Bali Bikin Ambrol Bangunan SD, Siswa dan Guru Berhamburan Keluar

Gempa Bali Bikin Ambrol Bangunan SD, Siswa dan Guru Berhamburan Keluar

Jatim | Selasa, 16 Juli 2019 | 14:28 WIB

Kementerian Pariwisata Peringatkan Wisatawan Pasca Gempa Bali 6 SR

Kementerian Pariwisata Peringatkan Wisatawan Pasca Gempa Bali 6 SR

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 13:57 WIB

Tak Ada Korban Tewas Akibat Gempa Bali 6 SR

Tak Ada Korban Tewas Akibat Gempa Bali 6 SR

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 13:26 WIB

Terkini

Mengapa Zodiak Gemini Sering Disalahpahami sebagai Pribadi yang Bermuka Dua?

Mengapa Zodiak Gemini Sering Disalahpahami sebagai Pribadi yang Bermuka Dua?

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Usaha Kuliner Tak Cukup Bermodal Resep Enak, 3 Hal Ini Juga Perlu Diperhatikan

Usaha Kuliner Tak Cukup Bermodal Resep Enak, 3 Hal Ini Juga Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Pengemudi BYD Lindas Ojol di Panglima Polim Jadi Tersangka

Pengemudi BYD Lindas Ojol di Panglima Polim Jadi Tersangka

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Kedubes Singapura Bantah Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani Temui Dubes, Sebut Disinformasi

Kedubes Singapura Bantah Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani Temui Dubes, Sebut Disinformasi

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Kunjungi Desa Tenganan Pegringsingan, Seruni dan Dekranas Dukung Pelestarian Tenun Gringsing

Kunjungi Desa Tenganan Pegringsingan, Seruni dan Dekranas Dukung Pelestarian Tenun Gringsing

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Menjadi Guru yang Berakhlak dalam Buku Adab di Atas Ilmu 5

Menjadi Guru yang Berakhlak dalam Buku Adab di Atas Ilmu 5

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Cara Pakai Sariayu Hair Tonic Mayang Sari Merang untuk Atasi Ketombe dan Bantu Suburkan Rambut

Cara Pakai Sariayu Hair Tonic Mayang Sari Merang untuk Atasi Ketombe dan Bantu Suburkan Rambut

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Sinopsis We Are Young, Dracin Militer Wan Qian dan Qin Hao di iQiyi

Sinopsis We Are Young, Dracin Militer Wan Qian dan Qin Hao di iQiyi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Para Atlet Jatim Mampu Pecahkan Rekor dalam Asian Para Games 2026

Gubernur Khofifah Apresiasi Para Atlet Jatim Mampu Pecahkan Rekor dalam Asian Para Games 2026

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:24 WIB

×